
Pukul 23:15 p Acara pertunangan Dion dan arsyah telah selesai, Adit dan Kia pamit pulang
"Syah aku pulang yah, udah malam banget nih" pamit Kia
"Makasih yah Ki" ucap arsyah lalu memeluk Kia
"Terimakasih, pak Adit telah meluang kan waktu nya" ucap Dion ke Adit
"kayak siapa aja" Adit memukul pelan lengan dion sambil tersenyum
Mereka semua sama sama tertawa terkecuali arsyah. arsyah masih tidak mengerti dengan hubungan Kia dan Adit, yang dia tau mereka telah ber pisah tapi kenapa baru sekarang mereka se akrab ini.
Setelah pamit Kia kemudian di antar Adit pulang.
Saat mengantar Kia pulang, tiba tiba di tengah jalan mobil Adit di cekal seseorang yang mereka sama sekali tidak kenal
"Ada apa kak?" tanya Kia
" tidak tau Ki" jawab Adit yang menghenti kan mobil nya dan hendak turun
"Kak...." cegah Kia
"sebentar Ki, aku liat dulu" kata Adit lalu membuka pintu
belum Adit melangkah tiba tiba seseorang memukul nya dari belakang
"Kak adittttt....." teriak Kia saat melihat Adit di hajar beberapa orang
"Hentikan...." Kia berusaha menghenti kan mereka, tapi mereka tetap menghajar Adit tanpa memperduli kan teriakan Kia
Kia tetap berusaha menolong Adit, tapi naas saat Kia ingin menghenti kan mereka malah Kia kena pukulan tepat di kepala nya
kepala Kia terasa pusing, dan saat itu Kia langsung jatuh dan tidak sadarkan diri
Melihat Kia pingsan karena pukulan pada kepala nya, Adit langsung bangun dan melawan ke empat premang itu....
__ADS_1
Saat Adit berusaha melawang ke empat preman itu, ada beberapa warga lewat dan membantu Adit yang terlihat kewalahan.
preman itu kemudian kawalahan melawan beberapa warga yang menolong Adit, mereka pun lari dan pergi
"Kia ..." Adit berusaha membangun kan Kia
"Mas, Tidak apa apa?" tanya seorang warga
"saya tidak apa apa, tapi...." belum sampai kata kata Adit seorang warga langsung memeriksa Kia
"Dia tidak apa apa, ini cuma luka ringan, mungkin dia cuma syok" kata seorang warga yang memeriksa ke adaan Kia
"saya seorang dokter" lanjut nya lagi saat Adit menatap nya
"Terimakasih dok" ucap Adit sambil tersenyum
"sama sama" kata dokter itu
"Terimakasih bapak bapak" ucap Adit ke pada semua bapak bapak yang menolong nya
"sama sama mas, kami permisi yah" kata warga dan kemudian meninggal kan Adit yang telah menggendong Kia agar bisa membawa nya ke mobil
Sesampai nya di rumah, Adit membawa Kia ke kamar nya di lantai atas, dan kemudian membaring kan Kia di atas tempat tidur.
Adit menatap wajah Kia yang terlihat sangat cantik menurut nya
"Kenapa dulu aku begitu bodoh yah" gumang Adit sambil menatap wajah cantik milik Kia
"ehmmm...." Kia bergerak dengan pelan
"Kia..." ucap Adit melihat Kia yang sudah mulai sadar
"Emm...aku di mana kak?" tanya Kia yang memegang kepala nya yang masih terasa pusing
"Kamu di rumah, tadi kamu pingsan" kata Adit yang membantu Kia duduk
__ADS_1
"Kamu istirahat di sini dulu yah" kat Adit lagi
"Tapi kak...." kata Kia terputus saat Adit menempel kan bi*bi*r nya pada bi*bir kia
Kia tidak bisa melakukan apa apa, tidak bergerak sama sekali, mungkin dia syok dengan apa yang Adit lakukan. melihat tidak ada respon Kia Adit melanjut kan aksi nya, yang tadi nya hanya menempel kan bi*bi*r nya kini Adit malah semakin memperdalam cium*am nya
Beberapa menit melakukan itu, Adit kemudian menghenti kan kegiatan nya saat melihat Kia seperti ke habisan nafas.
"Maaf Ki" kata Adit menghapus bekas ciu*man nya pada bibir Kia
Kia tidak menjawab, dia hanya menunduk. entah apa yang di rasakan nya saat ini, dia mau marah tapi hati nya berkata lain
Melihat Kia tidak mengatakan apapun, Adit kemudian beranjak dari tempat tidur
"Maaf kan aku Ki, mungkin perasaan ku ini terlambat. tapi percaya lah aku benar benar sudah jatuh cinta sama kamu" ungkap Adit
Mendengar pernyataan Adit Kia tetap diam, entah apa yang di pikir nya, sungguh ini benar benar membingung kan nya.
Kia membaring kan tubuh nya, saat Adit masih menatap nya, tapi Kia tetap tidak menanggapi nya
Melihat Kia berbaring dan memunggungi nya Adit kemudian masuk ke kamar mandi dan mengganti pakaian nya.
Adit kemudian berbaring di sofa dan membiar kan Kia tidur di tempat tidur nya.
Setelah beberapa menit Adit sudah tertidur pulas, Kia yang ternyata pura pura tidur membuka mata nya dan berbalik ke arah Adit yang tertidur di sofa
Kia menatap Adit yang tertidur pulas, wajah nya yang penuh lebam, dan terlihat beberapa luka di tangan nya. Kia kemudian bangun dan mengambil kotak P3K di lantai bawah. Kia mengobati luka Adit dengan pelan agar Adit tidak ter bangun
*******
Pagi pagi sekali Kia bangun dan ingin meninggal kan rumah Adit sebelum Adit terbangun
"Non Kia" panggil bik marni saat melihat Kia turun dari lantai atas
"Bibik, sudah datang?" tanya Kia balik
__ADS_1
"Iya non, bibik baru saja datang" kata bik marni yang menatap Kia dengan tatapan bingun
"Bik, Kia harus pergi" tanpa memberi penjelasan pada bik Marni, Kia langsung pergi