Salahkah Aku Menjadi Istrimu

Salahkah Aku Menjadi Istrimu
Episode 19


__ADS_3

Sebulan setelah kejadian mengharukan itu, Kia yang telah memaaf kan Adit beserta orang tua nya, kini lebih merasa tenang, tak ada lagi ketakutan apalagi beban yang berat dia tanggung, seperti yang dia rasakan selama ini.


"Ki, aku antar pulang" kata dokter Irfan yang berlari menghampiri Kia yang sudah melangkah keluar


"tidak usah dok, saya bawa mobil" tolak Kia lembut


"baiklah... kamu hati hati yah" ucap dokter Irfan lalu melangkah kembali masuk


Sejujur nya dr irfan sangat kesal, Kia yang selama ini dia kejar tak sedikit pun merespon perasaan nya.


🌹 Begitu susah nya kah dirimu mengerti akan sedikit tentang perasaan ku....


Aku yang selama ini rela menunggu mu, tak sedikit pun kesempatan yang kau berikan....


segitu cinta nya kah kamu dengan nya, orang yang telah melukai mu....


sedang aku yang mencintai mu begitu dalam nya tak pernah kau tatap sedikit pun


Andai aku bisa mengubah perasaan ku, aku tak ingin mencintai mu agar aku tak merasa kan sakit nya sebuah*** PENOLAKAN😓


#Dr. Irfan#


Saat pulang dari kantor, Adit yang mengendarai mobil nya, singgah ke sebuah rumah makan Nusantara.


Adit berniat membeli kan mama Diana Coto Makassar makanan yang paling di sukai nya


"Kak Adit..." sapa Kia saat melihat Adit masuk di rumah makan tersebut


"Hei Ki" Adit tersenyum ramah


"Kak Adit mau makan?" tanya Kia


"Iya, kamu juga mau makan?" Adit balik bertanya


Sebenar nya niat Adit cuma beli Coto kesukaan mama nya tapi karna bertemu Kia, Adit malah ingin berlama lama.


Entah apa yang di rasa kan dengan Adit saat ini, tapi setelah bertemu dengan Kia hati nya terasa sejuk tiap kali melihat wajah manis itu.


"iya kak, tadi banyak pasien jadi lupa makan siang nya" jawab Kia dengan senyum manis nya


"Kamu masih seperti itu, selalu lupa makan saat melakukan sesuatu" Adit mengingat masa masa saat mereka masih jadi suami istri, Kia kerap lupa makan saat banyak tugas

__ADS_1


Walau Adit selalu cuek bahkan seolah tidak pernah peduli dengan Kia tapi dia juga tau tentang kebiasaan mantan istri nya itu


Mendengar perkataan Adit Kia tersenyum manis.


Entah di mana rasa sakit nya yang dulu, yang jelas nya saat ini hati nya sudah mulai menerima Adit.


"Permisi tuan, mau Pesan apa?" Tanya seorang pelayan pada mereka ber dua


"Saya pesan kepiting saos Padang, tempe mendoang dan jus jeruk" Kata Kia yang memesan makanan ke sukaan mantan suami nya itu


"Kalau kak Adit mau pesan apa?" tanya Kia pada Adit


"Samain sama kamu aja" spontan Adit tersenyum


"Kok sama" kata Kia yang pura pura tidak tau


"iya kan yang kamu pesan itu makanan kesukaan aku" kata Adit tersenyum jail


Kia mendengar kata Adit jadi salah tingkah


Setelah mereka makan Adit juga memesan Coto Makassar untuk mama nya.


"Kak, saya duluan ya" ucap Kia yang di angguki oleh Adit


*******


Di rumah, Adit masih selalu terbayang dengan wajah mantan istri nya itu


Adit bingung dengan perasaan nya, perasaan yang seharus nya dari dulu tapi malah baru sekarang muncul.


Adit takut Kia malah akan menjauh dari nya saat tau akan perasaan nya.


sedangkan Dr irfan yang berada di rumah nya, sedang terbakar api cemburu.


dia membanting semua barang barang yang ada dalam kamar nya


flashback on


Setelah kia menolak di antar Irfan pulang, Irfan sangat galau dan mudah marah, semua perawat kena getah nya.


tringg.....

__ADS_1


Hp dokter Irfan berbunyi


"*Halo ma...." jawab Irfan saat mengangkat telpon mama nya


" Kamu udah mau pulang kan fan?" Tanya wanita paruh baya itu di sebrang sana


"Iya ini udah mau pulang" jawab ifan yang berusaha tetap tenang agar mama nya tidak tau masalah nya


"Mama mau pesan, nanti kamu singgah di rumah makan Nusantara, beli kan mama sate kambing dan juga sup iga, soal nya adik sepupu kamu akan datang" pinta mama Irfan


"iya ma, nanti Irfan singgah" kata Irfan lalu menutup telpon nya*


Setelah menerima telpon mama nya dokter Irfan langsung keluar rumah sakit dan mengemudi kan mobil nya menuju rumah makan yang di maksud mama nya


Saat memasuki rumah makan, tiba tiba mata Irfan tertuju pada sosok wanita cantik yang tersenyum malu malu dengan seorang pria yang tak lain adalah kia dan Adit,


Melihat pemandangan itu Irfan terbakar api cemburu.


Emosi nya benar benar hampir meledak. niat nya ingin membelikan pesanan mama nya, Irfan malah keluar dari rumah makan tersebut dan tak jadi membelikan pesanan mama nya


Flashback off


"Irfan, kamu kenapa?" tanya mama Irfan dari luar kamar


"Tidak ma" jawab Irfan di dalam kamar tanpa membuka kan mama nya pintu


"terus itu apa yang jatuh?" tanya mama nya lagi


"Tidak ma, itu barang Irfan, tadi tidak sengaja menyenggol nya" jawab Irfan bohong


"Yah sudah, kamu ke bawah yah, Reni sudah datang" kata mama nya lalu melangkah pergi meninggal kan kamar anak nya


🌹***jika aku begitu sulit memiliki mu maka tak akan ada seorang pun yang akan memiliki mu dengan mudah.....


Aku akan baik jika kamu mampu mengerti, tapi aku akan sangat jahat jika hati ku sudah tersakiti.....


Dr irfan***


######


Terimakasih teman teman atas dukungan nya.

__ADS_1


tetap dukung author yah dengan memberi like, vote dan juga saran agar author tetap semangat belajar nulis nya....


__ADS_2