SAYANG Aku Rindu

SAYANG Aku Rindu
PROLOG


__ADS_3

kini 4 tahun telah berlalu,namun masa masa saat elkan menyatakan cinta pada dirinya terasa begitu jelas melekat di memory kepalanya,Tania masih bisa mengingat semua nya tentang kenangan mereka berdua semasa masih menjadi siswa SMA,hingga setelah lulus Elkan mengajak nya untuk menikah,


itu terjadi sebulan yang lalu,,


setelah Tania lulus dari SMA elkan melamar nya pada saat mereka sedang merayakan nya di sebuah kafe,


pesta kecil yang diadakan di kafe rooftop itu hanya dihadiri oleh dua teman Tania dan pacar mereka masing masing ,dan juga elkan pastinya.


malam itu mereka asyik ngobrol berenam sambil menikmati makanan yang telah mereka pesan .


malam sudah larut tapi mereka masih asyik bercerita sambil menikmati pemandangan langit malam itu yang dipenuhi bintang yang bertabur indah diatas sana.


Nanda,pacar aida dan Yudy pacarnya Adelia yang merupakan teman sekelas elkan waktu masih SMA banyak berbicara sambil sesekali tertawa bersama Tania dan dua temannya,


berbeda dengan elkan kebanyakan diam dan hanya fokus memandang wajah Tania yang ditiup angin hingga rambut rambutnya beterbangan.


"eh,kamu jadikan masuk universitas yang kamu bilang itu??"tanya aida pada Tania,


Tania yang sedang menunduk memakan makanannya langsung mendongak.


"iya jadi,tapi keknya harus ambil kelas yang sore deh,soalnya aku kerjanya pagi sekarang" jawab Tania memberitahu temanya,


"oh....kamu masih kerja sambilan ya ?"kali ini Adelia yang yang bertanya.


Tania mengangguk .


"iya,kan lumayan juga aku bisa nutupi kekurangan uang yang dikasih paman aku untuk bayar iuran kampus."


"emang kamu kerja dimana Tan,?"tanya Yudy pacar Adelia


"dia kerja di kafe happy people ,kenapa emang ?"sahut aida cepat membuat Yudy meliriknya sebal.


"aku tanya Tania ,bukan kamu"balas Yudy kesal.lalu berdebat lagi dengan aida yang tidak ada mau kalah satupun.


sementara tania hanya mengulum senyum melihat tingkah sahabatnya yang lagi adu mulut itu,lalu menolehkan kepalanya kesamping pada elkan yang hanya duduk diam sambil memperhatikannya.


Tania melemparkan senyum manis pada elkan saat mata keduanya bertemu


elkan pun tersenyum membalas Tania,tangannya mencari tangan Tania dibawah meja lalu menggenggamnya dengan erat.


"kamu cantik!"ucap elkan singkat,lalu membawa tangan Tania yang ada dalam genggamannya pada bibirnya ,mengecup singkat .


Tania hanya menurut sambil tetap masih tersenyum,


inilah yang beda dari elkan,karna saat tania bersama pria itu ,semua permasalahan dalam hidupnya lenyap dan menguap begitu saja.


"ehm "dehem aida yang sudah selesai bertengkar dengan Yudy,


Tania sontak melepaskan tangan nya dan beralih menatap temannya yang sedang memandang mereka dengan senyum senyum.


"kita gak dianggap ey!" ledek adelia menyindir tania,


"hooh,dunia Cuma milik berdua "timpal Yudy melirik Tania yang sedang memerah karna malu.


"iya,kita semua cuma butiran debu"sahut Nanda.


Tania hanya diam dengan wajah memerah.


elkan mendengus samar lalu kembali mendekatkan kepalanya bersandar dibahu Tania tidak memperdulikan teman temannya yang terus saja meledek nya.


Tania tersentak samar saat elkan dengan sengaja memeluknya dari samping sambil menyenderkan kepala dibahunya.

__ADS_1


sementara teman temannya kompak bersorak heboh.


Adelia menatap kemesraan dua sejoli itu dengan iri,lalu menoleh pada kekasihnya.


"beb,aku mau juga donk dipeluk kayak Tania "ucap Adelia manja,membuat aida menoleh cepat lalu mendelik


"eh...jangan iri kamu!"sahut aida malas.


"udah sini kalo mau peluk "kata Yudy sambil membuka tangannya ,menyuruh Adelia duduk di pangkuannya,


wajah Adelia langsung merekah,dengan segera bangkit dari kursinya melompat kedalam pangkuan Yudy sambil memeluk Yudy erat.


Nanda yang melihat temannya bermesraan segera menyikut aida,membuat gadis itu menoleh padanya.


Nanda tersenyum manis,


"kamu gak pengen kayak mereka ??"


tanya Nanda ikutan iri.


aida mendelik mendengar pertanyaan Nanda.


"gak ah,gak mau aku ,males...."jawab aida jutek membuat nanda memberungut kesal.


"kok gak mau sih,? kamu gak liat mereka lagi pada romantis romantisnya?,kan aku juga pengen" rengek Nanda mulai kumat mode manja nya


"pengen pengen,gak ,aku gak mau."tolak aida melongos .


Nanda kembali cemberut sambil memajukan bibir bawahnya,


ya resiko punya cewek jutek,apa apa aja selalu ditolak.


sementara elkan dan Tania hanya tersenyum melihat aksi Nanda dengan aida,


elkan kembali menatap Tania sambil membawa kepalanya masuk lebih dekat ke leher Tania,lalu memejamkan matanya saat menghirup aroma wangi rambut gadis itu yang terurai .


Tania membiarkan elkan bersandar dibahunya sementara dia kembali ngobrol sama teman temannya.


"eh...kalo aku jadi kuliah keluar negeri ,kalian jangan lupain aku ya,kalian pokonya harus sering hubungin aku,biar kita tetap harus berhubungan walaupun jauh!"peringat Adelia,


"pasti kok,mana mungkin kita lupain kamu,kamu kan sahabat kita yang paling baik,ya gak ai?" sahut Tania sambil menyikut aida .


"iya,pokonya kamu juga harus sering hubungin kita,awas aja kalo kamu lupa!"ancam aida.


Adelia mengangguk cepat,"gak bakalan lupa kok,kalian kan sahabat aku "


jawab Adelia sambil melayang kan ciuman jauh buat Tania dan aida .


Nanda memutar bola matanya malas lihat tingkah lebay gadis gadis itu.


"CK lebay banget !"omel nya dengan suara pelan ,tapi bisa didengar aida membuat aid menoleh cepat pada nanda dan segera menabok lengan cowok itu.


"aduhh,sakit ai!"keluhnya,


"biarin " sahut aida tidak peduli.


Tania dan Adelia kompak tertawa melihat pasangan kekasih yang tidak ada romantis romantisnya itu.


"sayang,aku ngantuk banget pulang yuk!"


Tania segera berhenti tertawa mendengar suara serak elkan di samping telinganya.

__ADS_1


"kamu ngantuk??,ya udah yuk kita pulang aja."


Tania menoleh pada teman nya.


"guys,udah larut ni balik yuk" ajak Tania


Nanda mengangkat tangannya melirik arloji di pergelangan kirinya.


"iya nih ,udah larut yuk kita pulang" sahutnya sambil mencolek lengan aida .


aida mengangguk


"yuk ,aku juga udah ngantuk" balasnya lalu segera berdiri dari kursinya duduk.


Adelia nampak cemberut,


"kok pulang ???padahal masih pengen lama lama disini "


namun Yudy segera mengangkat Adelia dan menggendongnya pergi dari sana. mengikuti teman teman nya yang sudah beranjak duluan,


Adelia tersenyum senang saat digendong Yudy ,dia melingkar kan tangan nya dileher Yudy takut jatuh.


setelah membayar,elkan dan Tania berjalan ke mobil elkan yang terparkir.


elkan dengan manisnya membukakan pintu untuk Tania,


setelah mereka berdua berada dalam mobil elkan tidak segera menghidupkan mobilnya,dia hanya menatap Tania yang duduk disampingnya yang juga melihat kearahnya.


"Tan,aku mau ngomong sesuatu sama kamu"ucap elkan menatap Tania,


"mau ngomong apa?"tanya Tania mengangkat alisnya,


"aku mau nikah sama kamu"jawab elkan santai .


Tania terkejut mendengar lamaran tiba tiba dari elkan itu,


"nikah ???,serius? ,kita masih harus sekolah dulu El!"


"kita masih bisa sekolah walaupun sudah nikah nanti,,aku pengen secepatnya jadiin kamu sebagai istri aku,kamu Taukan mama aku gimana,aku didesak sama perjodohan gila itu,aku gak mau menikah sama gadis yang tidak aku cintai,aku maunya nikah sama kamu,kalo kita udah nikah nanti mama gak kan bisa maksain aku lagi buat terima perjodohan itu,"terang elkan panjang lebar


Tania termenung mendengar perkataan elkan,dia tau betul mamanya elkan itu tidak merestui hubungan mereka,karna status Tania yang tidak setara dengan status kelurahga Andara ,keluarga elkan.


elkan mengenggm kedua tangan Tania.


"sayang...kamu gak usah khawatir,aku akan menjadi suami yang bertanggung jawab buat kamu,aku tau kamu masih belum siap,aku juga sebenarnya belum siap untuk menikah di usia yang sekarang,tapi ini aku lakukan untuk hubungan kita,agar tidak ada yang bisa memisahkan kita lagi.karna status hubungan kita sudah sah .dan mama gak akan bisa paksain aku lagi buat tinggalin kamu,"sambungnya elkan lagi.


Tania masih diam,memikirkan apa yang dikatakan elkan,hatinya membenarkan ucapan elkan,mama nya Elkan yang selalu berusaha buat memisahkan mereka,hingga melakukan perjodohan dengan rekan bisnisnya untuk elkan.tania juga takut kehilangan pemuda itu,,dia sudah sangat terlanjur mencintai elkan melebihi hidupnya sendiri.


"kalo kamu takut,kita bisa menikah secara sembunyi sembunyi dulu,nanti saat kamu udah selesai kuliah baru kita resmikan pada publik,


aku juga sudah dapat posisi di perusahaan papa,aku bisa mengurus perusahaan sambil kuliah,aku bisa menafkahi kamu dengan jerih aku sendiri."elkan kembali meyakinkan Tania.


"kalo mama kamu tetap nggak setuju sesudah kita menikah gimana??"tanya Tania khawatir


elkan menghembuskan napas .lalu tersenyum menatap Tania


"kamu jangan khawatir,mama gak bisa lakukin apa apa lagi jika kita sudah nikah."


"udah kamu jangan cemas lagi ya,aku janji akan selalu ada disamping kamu,kita hadapi semua ini berdua"ucap elkan memenangkan Tania.


tangannya elkan mengusap lembut pipi Tania,berusaha meyakin kan gadis itu bahwa yang dikatakannya semua benar adanya

__ADS_1


tania akhirnya mengangguk,membuat elkan lega dan segera memeluknya.


dan dari sanalah kisah mereka dimulai......


__ADS_2