
Sinopsi : Amakawa Haruto adalah seorang pemuda yang mati sebelum bertemu kembali dengan teman masa kecilnya yang menghilang lima tahun yang lalu.
Rio adalah seorang anak yang tinggal
di daerah kumuh yang ingin membalaskan dendam untuk ibunya yang dibunuh di depannya saat ia berusia lima tahun.
Bumi dan dunia lain. Dua orang dengan latar belakang dan status yang berbeda. Untuk
beberapa alasan, ingatan dan kepribadian Haruto yang seharusnya sudah meninggal telah dibangkitkan ke dalam tubuh Rio.
Saat kedua orang itu bingung karena ingatan dan kepribadian mereka yang bersatu, Rio (Haruto) memutuskan untuk hidup di dunia baru itu.
Seiring dengan ingatan Haruto, Rio membangkitkan sebuah “Kekuatan Spesial,” yang tidak diketahui dan sepertinya bahwa jika ia menggunakannya dengan baik, bisa membuat hidupnya menjadi lebih baik juga.
Tapi sebelum itu, Rio mengalami penculikan yang ternyata melibatkan kedua putri yang berasal dari Kerajaan Betram yang merupakan tempat tinggalnya.
Setelah meneyelamatkan putri itu, Rio diberikan sebuah beasiswa untuk masuk ke Royal
Academy, sebuah sekolah untuk mereka yang kaya dan berkuasa.
Menjadi yatim piatu di sekolah yang penuh dengan bangsawan, ternyata membuat tempat itu sangat menjijikan untuk ditinggali.
.
.
.
.
Arc 1 : Kebangkitan di Dunia Lain
Chapter 01 : Kehidupan Sebelumnya
Amakawa Haruto, seorang mahasiswa yang tinggal di Tokyo. Musim panas.
Dia berjalan di bawah langit biru yang cerah saat matahari bersinar terang di atas. Dengan
sinar matahari yang dipadukan dengan aspal di tanah, membuat suhu di kawasan itu panas
yang menyebabkan suhu udara disekitar naik.
Di tempat yang panas seperti itu, Haruto masih memiliki ekspresi tenang di wajahnya sambil
terus berjalan menuju kampus Universitas. Saat ia berjalan, Haruto melihat sekelompok
mahasiswi yang sedang berjalan di dekatnya dengan diam-diam mengeluarkan teriakan kecil.
Haruto memiliki suasana yang sulit untuk didekati, tubuhnya yang tinggi dengan wajah yang tampan. Juga seorang ahli seni bela diri kuno, ia mampu melatih tubuhnya yang membuat fisiknya menjadi sangat baik.
Oleh karena itu, Haruto yang sedang berjalan menuju kampus dipandang seperti seseorang Artis yang terkenal oleh para perempuan.
Meskipun begitu, tidak ada rumor yang mengatakan tentang Haruto yang tertarik pada
perempuan. Itu bukan berarti bahwa ia menyukai laki-laki. Hanya saja, selama 20 tahun ia hidup, Haruto tidak pernah mempunyai pacar.
Alasannya, karena hanya ada satu orang di hati Haruto. Orang itu adalah teman masa kecil
__ADS_1
Haruto. Sayangnya, perasaan itu tak pernah tersampaikan. Orang yang didambakannya tiba-tiba menghilang dari tempat yang bisa ia capai.
Lima tahun berlalu semenjak teman masa
kecil Haruto menghilang. Terkahir kali ia berbicara dengannya adalah 13 tahun yang lalu.
Bahkan sejak pertama kali ia bertemu, tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Haruto
untuk jatuh cinta padanya.
Bermain dengan dia setiap hari, sangat sulit baginya untuk tidak menyadari bahwa ia tertarik padanya.
Tapi orang tua Haruto bercerai ketika ia masih kecil dan ia di bawa oleh ayahnya untuk tinggal di rumah ayahnya, di pedesaan.
Pada saat itu, kedua teman masa kecil itu membuat sebuah janji. Suatu hari, ketika mereka bertemu kembali, mereka akan menikah.
Tidak ada kekuatan yang bisa mengikat janji itu, hanya sebuah janji sepintas di masa kecil mereka.
Tapi Haruto bertekad untuk membuat mimpi itu menjadi nyata dan mencurahkan semua
kekuatannya terhadap janji itu.
Untuk mencapai impian mereka, ia mulai belajar berbagai ilmu pengetahuan, pertanian, pekerjaan rumah tangga, dan seni bela diri.
Dia ingin bertemu dengannya.
Dia tidak sanggup untuk tidak bertemu dengannya. Dia selalu bekerja keras dan tidak sabar
menunggu sampai hari ia tumbuh dewasa untuk bertemu kembali dengannya.
Karena itu, ayahnya memperbolehkan Haruto untuk mendaftar di SMA terkenal yang dekat dengan daerah tempat di mana teman masa kecilnya tinggal.
Itu adalah pertemuan kembali yang mengejutkan.
Secara kebetulan, teman masa kecilnya juga masuk ke SMA yang sama.
*Dokun* jantung Haruto berdegup kencang.
Tidak salah lagi, itu adalah dia. Bahkan jika penampilannya telah berubah seiring berjalannya waktu, ia tidak akan membuat kesalahan. Meski melihat dari kejauhan, tapi ia tahu karena dia adalah orang yang dicintainya.
Dia terpesona, melihat punggungnya, tertutupi oleh rambut hitam yang berkilau. Wajah
keclinya yang cantik. Kulitnya putih seperti salju. Postur tubuhnya yang pendek, tapi
memiliki bentuk yang seimbang.
Penampilannya, rapi dan bersih, yang membuatnya terlihat sangat anggun. Dia seperti seorang gadis yang tergambar dari sebuah lukisan.
Haruto merasa berterima kasih kepada nasib yang telah mempertemukan mereka kembali.
Tapi, disaat yang sama, ia juga mengutuk pada nasib itu. Di sampingnya adalah seorang pria
yang tidak ia kenal.
Haruto menjadi takut. Apakah mungkin mereka berdua berpacaran?
Ketika ia berpikir seperti itu, ia jadi tidak dapat memanggilnya. Dan selama ia menderita atas
__ADS_1
apa yang harus ia lakukan, teman masa kecil Haruto menghilang.
Sejak saat itu, Haruto terus hidup dalam penyesalan. Pada saat ia menyadari bahwa dia telah hilang, Haruto akhirnya menyadari kesalahan terbesar yang telah dilakukannya.
Hatinya seperti telah hancur. Dia bahkan tidak bisa mengeluarkan teriakan kesedihannya,
hanya bisa membiarkannya bergema di dalam tubuhnya.
Tapi, dia tidak menyerah.
Dia tidak akan putus asa begitu saja.
Karena dia masih belum menyampaikan perasaannya.
Haruto merasa bahwa selama ia berada di Tokyo, entah bagaimana ia pasti akan bertemu
dengannya suatu hari nanti.
Setelah lulus dari SMA, Haruto mendafar ke Universitas Tokyo. Tapi bahkan sampai hari ini,
ia tidak bisa mendapatkan informasi apapun tentangnya.
Akhirnya, tiga tahun telah berlalu.
Satu hari pun, ia tidak bisa melupakan tentang teman masa kecilnya yang ia cintai.
Dia bahkan meminta bantuan polisi untuk menyelidiki teman masa kecilnya yang telah hilang, tapi kebenarannya tidak pernah terungkap.
Setelah kuliah berakhir, Haruto pulang dengan menaiki bus. Waktu sudah hampir sore, jadi
hanya ada sedikit orang yang menaiki bus. Saat ini, hanya ada tiga penumpang termasuk
Haruto.
Bagian dalam bus benar-benar terselimuti dalam keheningan. Memandang ke luar
jendela, Haruto melihat pemandangan bunga yang lewat.
Tiba-tiba, bus mulai terguncang dengan keras.
Sebelum ia menyadarinya, bus telah berhenti di udara dan menimbulkan perasaan melayang;
disusul oleh rasa sakit pada seluruh tubuhnya. Dalam sekejap, kesadaran Haruto hilang.
“... te...”
Saat sebelum kesadarannya hilang, suara yang indah dalam bahasa yang tidak diketahuinya
bergema di dalam pikirannya.
“... Berita selanjutnya. Pada sore hari ini, tepatnya pada pukul 3:15. Di Tokyo, sebuah
bus dan truk berukuran sedang bertabrakan. Tiga penumpang bus telah dinyatakan tewas di tempat kejadian. Meskipun menderita luka yang serius, dua pengemudi selamat dari kecelakaan”
~End Chapter 01 : Kehidupan Sebelumnya~
__ADS_1