
Dia membuat dirinya lebih meyakinkan dengan mempertahankan ekspresi serius
pada seluruh perkataannya.
“Mu, i-itu ... benar .....” Wajah instruktur menjadi kaku setelah mendengar
alasan rio.
Bukan instruktur tidak percaya Rio. Dia sudah bisa menebak siapa pelakunya, tapi dia tidak ingin memprovokasi keluarga bangsawan tingkat atas. Oleh karena itu ia menempatkan keraguannya pada rio tapi jawaban yang ia terima jauh melebihi harapannya.
Bisa dikatakannya bahwa goblin adalah monster terkenal didunia. Yang paling lemah di antara monster, memiliki kecerdasan rendah tapi hasrat seksual yang kuat.
Untuk membandingkan manusia dengan goblin dianggap sebagai penghinaan terbesar. Meskipun Rio bilang itu adalah ulah goblin, itu jelas adalah perbuatan manusia. Dia menolak untuk menjawab siapa pelakunya yang merupakan seorang siswa di Academy, tapi terus bersikeras mengatakan goblin benda dibalik perlakuan buruk ini. Itu semua hanya untuk menyesatkan, tapi dia berani untuk mengejek pelakunya.
Seolah-olah mengakui dia adalah pelakunya, seorang siswa menatap tajam pada Rio dengan ekspresi yang mengejek seolah-olah dia tidak bisa lagi berdiri dihadapan Rio. Tapi dia juga tidak bisa membantah Rio. Ini akan setara dengan mengakui kesalahannya. Melakukan improvisasi dengan mempertimbangkan setiap
kemungkinan, itu adalah pembalasan benar-benar rumit
Instruktur merasa bahwa dia telaj sengaja membangunkan naga yang sedang tidur. Ketika Rio melihat ke sekitar kelas, seperti yang diharapkan, sejumlah siswa yang tergabung dengan bangsawan kelas tinggi memaki Rio. Mungkin mereka biang keladinya.
“ ... Maaf, Rio tolong untuk pindah kekursi yang lain. Aku akan mengumpulkan bungannya setelah kelas selesai”
“Saya mengerti”
Instruktur memutuskan untuk segera memulai kelas untuk menghindari masalah lagi. Rio duduk sendiri di meja kosong yang diperintahkan. Setelah kelas, sejumlah siswa sengaja memfitnah Rio sehingga orang lain juga bisa mendengar.
__ADS_1
Mereka berbicara tentang bagaimana Rio gagal melakukan ‘ritual kontrak’ suasana ejekan kembali menyelimuti kelas. Orang lain yang tidak senang terhadap Rio bergabung. Disisi lain, Rio hanya mengabaikan mereka.
Itu adalah hubungan yang kekanak-kanakan yang akan berlangsung sampai lulus. Dia memiliki sesuatu yang lebih baik untuk dipikirkan tentang seperti kenaka ‘Ritual Kontrak’ yang dia lakukan gagal. Dia bisa memperkuat kemampuan fisik dan tubuh dengan kekuatan sihir, namun ia tidak bisa menyelesaikan
kontrak.
Rio saat ini hanya mengetahui sedikit pengetahuan yang berkaitan dengan sihir. Pertama, ia bisa melihat kekuatan sihir dengan mata. Kedua, ia bisa memperkuat kemampuan fisik dan tubuh dengan kekuatan sihir. Ketiga, saar melakukan ‘Ritual Kontrak’ ia bisa memahami bagaimana mantra sihir mengganggu
hukum alam. Keempat, untuk beberapa alasan tepat sebelum formasi sihir dapat mengukir sendiri ke dalam tubuhnya, ia menolak. Kelima, meskipun ia bisa merasakan sihir yang terukir ke dalam formasi sihir, dia tidak bisa memahami isinya.
Dari fakta-fakta itu sendiri, Rio tidak mampu menyimpulkan alasan kenapa 'Ritual Kontrak’ Gagal. Tapu jika ia tidak bisa menyelesaikan ‘Ritual Kontrak’ dia tidak akan bisa menggambar sihir, inilah apa yang Rio pikirkan.
Karena dia harus memahami metode pengaktifan sihir melalui mantra sihir. Lali dia harus bisa mampu menggunakan sihir jika dia meniru prinsip-prinsip tersebut. Tidak membutuhkan waktu yang lama sampai dia tiba pada kesimpulan itu.
Jika manusia yang mampu menggunakan sihir dianggap hardware, maka software nya sendiri adalah mantra sihir. Rio menganggap sihir seperti itu. Kemudian “Ritual Kontrak’ akan menjadi software, dia
merasa seperti sedang mengartikan sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Tentu saja, dengan menggunakan mantra sihir yang bisa campur tangan terhadap hukum alam.
Tapi dia kehilangan satu bagian penting dari software-nya. Itulah apa yang dipikirkan Rio. Namun, dia tidak tahu apa yang hilang itu. Untuk memulainya, ia sudah memiliki terlalu banyak keanehan. Mungkin tidak diperlukan baginya untuk mencoba sesuai dengan aturan. Mungkin dia bisa menggunakan sihir tanpa kontrak. Dia tidak perlu lagi khawatir tentang tidak dapat menyelesaikan ‘Ritual Kontrak’.
Rio optimis pada pemikiran seperti itu. Dia hanya perlu untuk membuktikan teorinya sekarang. Rio bermaksud untuk mengulangi dengan mengingat aliran kekuatan sihir dan formasi sihir.
End Vol 1 Chapter 08: Kegagalan
CHAPTER 09 : PERKEMBANGAN
__ADS_1
Waktu telah berlalu, sudah lima tahun sejak Rio diterima di Royal Academy. Rio berusia dua belas
tahun, dan sekarang berada di kelas enam SD. Sejak saat Rio mulai masuk Academy, dia terus menghadapi
pertentangan yang terus berlanjut sampai sekarang. Dan sekarang penindasan yang
dilakukan terhadapnya telah meningkat.
Mereka mengatakan, karena dia tidak mampu menyelesaikan ‘Ritual Kontrak’ bahkan sekali pun, dia menjadi orang pertama yang gagal dalam sejarah Royal Academy. Mereka mengatakan, nilai akademis yang hebatnya itu adalah penipuan. Mereka mengatakan, dia melakukan tindakan asusila terhadap siswa perempuan. Mereka mengatakan, dia memeras uang juniornya.
Dengan pengecualian tentang ‘Ritual Kontrak’, yang lainnya hanyalah sebuah rumor yang tak memiliki bukti apapun. Namun Academy hanya membiarkannya saja tanpa melakukan apa-apa untuk menghilangkan rumor itu. Rio tidak mengerti kenapa mereka memilih untuk melakukannya, tapi itu adalah hal yang sepele
baginya.
Oleh karena itu, Rio mengabaikan rumor dan tidak melakukan apapun untuk membantah mereka. Orang itu sendiri tidak punya niat untuk melakukan sesuatu tentang hal tersebut. Akibatnya, Rio ditinggalkan tanpa memiliki teman karena rumor itu. Di antara siswa, dia dikenal sebagai anak bermasalah yang paling
menonjol dalam sejarah Royal Academy.
Ngomong-ngomong, jumlah mata pelajaran pilihan yang bisa diambil siswa bertambah, karena mereka telah naik kelas. Sementara banyak dari siswa bangsawan memilih seni liberal sebagai pilihan mereka, Rio lebih menyukai mata pelajaran pilihan yang bisa memuaskan rasa ingin tahunya.
“oke, mari kita mulai dengan pengenalan teori sihir. Seperti yang sudah kalian ketahui, saya akan bertanggung jawab pada kelas ini untuk tahun ini. Terus terang saja, karena kalian sudah mempelajari teori sihir sampai sekarang, banyak siswa yang akan menjadi tertantang pada kelas ini, tapi karena kalian semua ada di sini , maka itu berarti kalian semua tertarik dengan topik ini.”
Seria bertugas untuk memberikan gambaran tentang kelas teori sihir yang merupakan salah satu mata pelajaran pilihan yang Rio pilih. Meskipun dia masih berusia 17 tahun, tubuhnya berhenti tumbuh ketika mencapai tingkat dari siswa SMP. Mata pelajaran itu tidak populer di kalangan siswa karena teori sihir tidak berguna dan merupakan hal yang tak berarti.
Satu-satunya asalan mengapa beberapa alasan memilih mata pelajaran pilihan ini adalah karena instruktur yang bertugasnnya adalah orang yang jenius. Di sisi lain, ada segelintir siswa laki-laki yang memilih mata pelajaran pilihan ini karena mereka terpesona oleh penampilan instruktur. Ada 30 siswa dikelas
__ADS_1
termasuk Rio sendiri. Christina dan Roana berada di antara siswa itu, serta Flora yang merupakan salah satu kelas dibawah mereka.
bersambung.............