SEKOLAH DI KOTA MATI

SEKOLAH DI KOTA MATI
SEKOLAH DI KOTA MATI 03


__ADS_3

Pendeta Hiroki menceritakan semuanya. 100 tahun lalu di tengah malam pada kota Tokyo muncul sebuah portal misterius tepatnya di atap gedung sekolahnya Rin dan Keyaru selama beberapa menit. Setelah portal itu menghilang, muncul kekacauan di beberapa tempat yang di sebabkan oleh serangan supranatural dari kelompok roh jahat. Polisi maupun organisasi yang bertugas dalam bidang keamanan tidak mampu menangani masalah tersebut karena kekuatan supranatural bukanlah tandingan mereka.


Hari itu sebagian wilayah kota Tokyo dalam kondisi yang mengerikan, teriakan minta tolong dan ketakutan orang-orang bergema dan terdengar dimana-mana. Banyak orang yang tewas akibat serangan roh jahat, selain itu fasilitas umum maupun rumah-rumah masyarakat juga hancur. Kemudian datanglah seorang lelaki yang berpakaian nyentrik seperti kimono santai musim panas, dengan berbekal kipas tangan lipat. Laki-laki itu berdiri dengan tegak tanpa rasa takut menghadapi salah satu roh jahat yang ukurannya paling besar. "Hei, apa kau punya pemimpin?" tanya laki-laki itu kepada roh jahat di hadapannya


"Iya" jawab roh jahat tersebut


"Jadi, kau datang kesini bersama pemimpinmu?" tanya laki-laki itu


"Tidak, aku dan teman-temanku bermain-main di tempat ini setelah mendapatkan ijin dari pemimpin kami" jawab roh jahat


"Bermain-main? Di sini bukan tempat bermain" ucap laki-laki sambil menggerakkan tangannya atau kipas-kipas karena laki-laki itu merasa gerah


"Aku tahu" kata roh jahat


"Kalau begitu pergilah atau aku yang akan mengusirmu?" tanya laki-laki itu. Dia mengibaskan kipasnya ke arah roh jahat, dan roh jahat yang paling besar itu terlempar ke tempat yang jauh dari keramaian. Setelah itu laki-laki berlari ke tempat roh jahat berada.


Peperangan seorang laki-laki dengan kekuatan supranatural yang bertarung melawan roh jahat di kota Tokyo pun di mulai. Itu adalah suatu peristiwa yang spektakuler dan menegangkan. Seorang laki-laki dengan kekuatan yang luar biasa, dia melindungi kota dan warga dari serangan roh-roh jahat yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.


Dengan kekuatannya yang luar biasa, orang itu mampu melawan dan mengalahkan roh jahat yang sangat kuat. Serangan-serangannya yang cepat dan akurat, serta keahliannya dalam menggunakan kekuatan supernatural dari kipasnya, membuat roh jahat atau pun yokai tidak berdaya dalam menghadapi serangannya.

__ADS_1


Namun, meskipun memiliki kekuatan supranatural, laki-laki tersebut tidak bisa menang sendirian melawan semua yokai yang menyerang kota Tokyo. Kekuatan dan keberanian lainnya dibutuhkan untuk melawan yokai tersebut. Ia membutuhkan dukungan dan bantuan dari orang-orang yang mempercayainya, yang bersedia membantunya dalam memerangi kejahatan.


Selama peperangan tersebut, banyak kerusakan dan kekacauan terjadi di kota Tokyo. Laki-laki tersebut harus bertarung dengan gigih dan terus menerus, melawan yokai yang menyerang tanpa henti. Namun, dengan tekad dan semangat yang kuat, dia berhasil mengalahkan semua yokai yang mengancam kota Tokyo.


Laki-laki dengan kekuatan supranatural tersebut akhirnya berhasil membebaskan kota Tokyo dari ancaman yokai. Meskipun ia mengalami luka-luka dan kelelahan yang parah, ia bangga dan merasa puas bahwa ia berhasil melindungi kota dan warga dari kehancuran.


Laki-laki itu bernama Rihito, dia mengajukan permohonan ijin kepada Perdana Menteri untuk membentuk organisasi yang bernama Yokai Hunters Association. Organisasi ini memiliki tujuan utama untuk memerangi dan melindungi masyarakat dari serangan-serangan roh jahat. Dengan didukung oleh kekuatan supranaturalnya, Rihito menjadi pemimpin Yokai Hunters Association dan merekrut orang-orang yang berbakat untuk menjadi anggota dalam organisasi ini. Mereka dilatih untuk menggunakan senjata-senjata supernatural dan teknik-teknik khusus untuk melawan roh jahat.


Yokai Hunters Association menjadi sangat populer di kalangan masyarakat Tokyo karena berhasil memerangi dan melindungi mereka dari serangan mahkluk jahat yang memiliki kekuatan supranatural. Organisasi ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan menjadi salah satu organisasi legal yang diakui. Dalam perannya sebagai pemimpin Yokai Hunters Association, Rihito sering menginspirasi anggota-anggotanya dan memimpin mereka dalam pertarungan melawan yokai jahat yang terus mengancam kota Tokyo. Dengan keberanian dan kekuatan supranaturalnya, Rihito dan Yokai Hunters Association berhasil melindungi masyarakat dari serangan yokai jahat dan membuat kota Tokyo menjadi lebih aman.


Namun, seiring berjalannya waktu roh jahat melakukan teknik rahasia dalam menyerang, mereka tidak menunjukkan dirinya secara langsung. Sehingga masyarakat berpikir bahwa Tokyo sudah aman, mereka pun mulai mengabaikan organisasi Yokai Hunters Association. Dan dari masa ke masa organisasi itu seperti tidak pernah ada. Akan tetapi menurut Rihito serangan dari roh jahat justru malah semakin sering terjadi dengan teknik yang semakin kompleks dan sulit untuk dideteksi.


Namun, hal tersebut menyurutkan tekad organisasi Yokai Hunters Association dalam memerangi roh jahat dan menjaga keamanan masyarakat. Mereka terus melaksanakan misi mereka tanpa henti, meskipun pada akhirnya mereka harus menghadapi situasi yang semakin rumit serta sulit untuk diatasi. Hal itu membuat beberapa anggota organisasi memutuskan untuk mundur dan keluar, dan yang tersisa di organisasi itu adalah Rihito seorang diri. Dia bertarung sendirian melawan roh jahat sampai akhir hidupnya.


Sebelum Rihito meninggal, dia menyegek kekuatan supranatural miliknya di sebuah katana yang tersimpan di kuil. Katana itu milik seorang pendeta yang pertamakali membangun kuil tersebut. Katana itu di gunakan untuk melindungi diri dari gangguan roh jahat yang mencoba menghambat pembangunan kuil. Pendeta yang saat itu langsung menyadari bahwa katana miliknya di penuhi kekuatan magic langsung menyimpannya di tempat yang aman.


Dia berpesan kepada para pembantunya di kuil yang di sebut "Miko" agar tidak menyentuh katana yang di simpan karena berbahaya. Para Miko juga di himbau supaya mengawasi cucunya, bernama Hiroki yang akan menjadi penerusnya tidak sembarangan bermain-main dengan katana tersebut. Hiroki di ijinkan memegang katana itu jika dia sudah menjadi pendeta secara resmi, namun Hiroki tidak di ijinkan memilikinya karena katana itu menyimpan kekuatan magis dari Rihito, sehingga keturunan Rihito lah yang pantas memilikinya.


Malam itu, sesampainya Rin pulang ke rumah dia langsung mencari Ibunya yang bernama Rina Rihito

__ADS_1


"Tadaima..." ucap Rin mengunci pintu rumahnya lagi lalu berjalan menuju ke ruang makan


"Okaeri, dari mana saja kamu malam-malam begini Rin? Berlatih pedang?" tanya Rina, dia menyajikan beberapa hidangan makan malam di depan Rin


"Ibu, ada yang ingin aku tanyakan. Ini tentang Kakek" kata Rin


"Kenapa Kakek?" tanya Rina yang masih sibuk menyiapkan hidangan di meja makan


"Aku dengar Kakek bisa menguasi teknik sihir dan Kakek meninggal bukan karena sakit tapi karena di bunuh oleh yokai apa itu benar?" tanya Rin


Rina, menghentikan aktivitas. Kesedihan mulai terlihat jelas di wajahnya, setelah itu dia menundukkan kepalanya ke bawah dan mengeluarkan tetes-tetes air mata lantas berkata kepada Rin "Benar, Kakek bisa menggunakan ilmu sihir. Dan Kakek meninggal karena melindungiku. Dia di bunuh oleh yokai"


"Ibu, mengapa Ibu baru memberitahu hal ini padaku?" tanya Rin yang masih shock mendengar hal tersebut


"Maafkan Ibu Rin, Ibu tidak bermaksud untuk menyembunyikannya. Ibu hanya butuh waktu untuk mengatakannya padamu" Rina mengusap air matanya dan mulai memeluk Rin dengan rasa bersalah


"Tidak apa-apa Ibu, aku tidak marah kok" jawab Rin, dia melepaskan pelukan Ibunya dan menunjukkan katana miliknya "Kekuatan Kakek ada di dalam katana ini yang sudah menjadi milikku. Jadi aku akan meneruskan perjuangan Kakek, aku ingin Ibu mendukungku juga. Aku tahu ini berat untuk Ibu karena tidak mau kehilanganku sama seperti Ibu kehilangan Kakek tapi, ini menyangkut kehidupan sekaligus masa depan banyak orang" jelas Rin


"Rin... " Rina memeluk Rin sekali lagi "Jika kamu sudah berisi keras untuk mengikuti jalan Kakek Ibu bisa apa selain mendukungmu?" lanjut Rina yang mencoba menerima keputusan Rin

__ADS_1


...-------- BERSAMBUNG -----------...


__ADS_2