
Di hari berikutnya di sekolah Rin dan Keyaru tengah berbicara berdua di kelas mengenai beberapa hal yang terjadi di sekolah itu.
"Ayahku bilang, Ayah mencurigai seseorang sebagai pemimpin yokai" kata Rin kepada Keyaru, Rin terlihat sangat ingin tahu siapa yang di curigai oleh Ayahnya
"Aku juga mencurigai tempat yang di jadikan markas besar oleh para yokai itu Rin" kata Keyaru yang menaruh rasa penasaran di sebuah tempat yang saat ini di ingat-ingat di pikirannya
"Benarkah? Dimana itu Key?" tanya Rin penasaran
Di tengah-tengah mereka sedang seru-serunya mengobrol tiba-tiba saja Igarashi muncul. Igarashi adalah seorang gadis yang mengagumi sosoknya Keyaru, dan Rin tahu bahwa dia selalu mengikuti Keyaru ke mana pun dia pergi.
"Keyaru, apa yang kamu lakukan di sini? Aku pikir kamu sibuk dengan tugas yang diberikan oleh sensei?" tanya Igarashi, dengan senyum yang terlalu lebar di wajahnya.
"Ah, tidak ada yang spesial. Begitulah, kami hanya berbicara tentang tugas kami," jawab Keyaru, mencoba untuk tetap tenang.
Namun, Rin merasakan ada yang tidak beres dengan sikap Igarashi. Dia terlihat terlalu antusias dan senang saat melihat Keyaru. Rin mencoba untuk menjaga jarak dan tidak terlalu menunjukkan kedekatannya dengan Keyaru. Tiba-tiba, Igarashi mengambil foto Rin dan Keyaru dengan cepat dan lalu menghilang. Rin dan Keyaru merasa terkejut dan tidak tahu apa yang harus mereka lakukan.
"Keyaru, apa yang akan kamu lakukan tentang foto itu? Bagaimana jika dia menyebarkannya?" tanya Rin, cemas.
Keyaru menghela napas, "Aku tidak tahu, Rin. Aku hanya berharap dia tidak menyebarkannya. Aku harus berbicara dengannya dan memastikan dia tidak membuat masalah."
Rin mengangguk, "Baiklah. Tapi aku juga harus tetap waspada dan berhati-hati."
Sepulang sekolah Keyaru dan Rin pergi ke klub kendo untuk berlatih. Dari kejauhan Igarashi terlihat kesal ketika dia melihat kedekatan Rin dengan Keyaru. Dia cemburu dan bertambah kesal ketika melihat Rin di pasangkan dengan Keyaru ketika berlatih pedang.
Sore, menjelang petang mereka berdua pulang bersama.
Keesokan harinya, ketika Rin dan Keyaru tiba di sekolah, mereka menemukan bahwa foto mereka sudah tersebar di seluruh media sosial.
"Kamu melihat foto yang diposting oleh Igarashi?" tanya Ryo pada Rin.
__ADS_1
Rin hanya tersenyum tipis, mencoba untuk tidak panik, "Ya, aku melihatnya. Tapi itu tidak terlalu mengganggu, sih."
"Bagaimana denganmu, Keyaru? Kamu terlihat sangat dekat dengannya. Apa kamu punya hubungan spesial dengannya?" tanya Naoki kepada Keyaru
Keyaru tersenyum, "Tidak, tidak ada yang spesial di antara kami. Kami hanya menjadi teman baik."
Namun, Rin tahu bahwa Keyaru dan Igarashi lebih dekat daripada yang dia katakan pada teman-temannya.
Setelah itu, Rin dan Keyaru berbicara tentang cara mengatasi situasi ini.
"Bagaimana ini? Semua gadis yang mengidolakan kamu membenciku, setiap hari aku di labrak dan mereka mengatakan hal buruk kepadaku" kata Rin yang sudah merasa lelah dengan kesehariannya yang tidak mengenakkan di sekolahnya
"Maafkan aku Rin, aku tidak bisa melakukan apa pun untuk membantumu" kata Keyaru yang merasa kebingungan
Setelah itu mereka berusaha untuk tetap tenang dan menghadapi masalah ini dengan kepala dingin. Namun, keesokan harinya, ketika Rin dan Keyaru tiba di sekolah, mereka merasa tidak nyaman dengan cara teman-teman mereka melihat mereka.
Hari demi hari berlalu, dan situasi antara Rin, Keyaru, dan Igarashi semakin rumit. Igarashi terus mengikuti Keyaru ke mana pun dia pergi dan terus memperlihatkan perasaannya padanya. Rin mencoba untuk menjaga jarak dan tidak terlalu menunjukkan kedekatannya dengan Keyaru, tapi pada saat yang sama, dia merasa kesepian dan tidak nyaman.
"Duuuuh kenapa aku jadi memikirkan Keyaru sih?! Tidak, aku tidak boleh memikirkannya karena aku bukanlah siapa-siapanya Keyaru. Aku hanya teman di sekolah dan organisasi YHA. Aku juga tidak boleh terlalu berharap untuk menjadi pacarnya karena aku sangat aneh dan tidak secantik gadis-gadis di luar sana, Keyaru tidak mungkin suka pada gadis sepertiku. Selain itu masih banyak hal yang harus aku lakukan daripada pacaran kan?" kata Rin kepada dirinya sendiri
Namun, tiba-tiba, Rin melihat sesuatu yang mengejutkan. Dia melihat bahwa Igarashi di penuhi aura kegelapan yang hitam pekat dan penuh dengan kejahatan. Dari situ Rin langsung tahu bahwa Igarashi sebenarnya adalah yokai yang telah menipu Keyaru. Saat ini Igarashi mencoba untuk memanfaatkan perasaan Keyaru untuknya dan mengambil keuntungan dari situasi itu.
"Aaaah bagaimana mungkin Keyaru tidak tahu hal ini sih? Dia kan setengah yokai, harusnya dia bisa mendeteksi keberadaan makhluk di dekatnya yang membahayakan kan?" Rin merasa marah dan ingin memberitahu Keyaru tentang kebohongan Igarashi. Dia segera berlari menuju Keyaru dan memberitahunya semuanya.
"Keyaru" Rin berhenti berlari dan mengatur nafasnya lalu menatap Keyaru bersama Igarashi dengan tatapan mata tajam
"Rin?" tanya Keyaru
Rin menunjuk Igarasi lalu berkata kepada Keyaru "Dia adalah yokai!"
__ADS_1
Keyaru merasa sangat marah dan sedih ketika mengetahui bahwa Igarashi sebenarnya adalah yokai yang menipunya. Dia merasa sangat bodoh karena telah mempercayai Igarashi begitu saja.
Igarashi mencoba untuk merayu Keyaru lagi "Keyaru, dengarkan penjelasanku dulu"
"Tidak Igarashi! Tidak ada yang perlu di jelaskan!" Keyaru menolaknya dengan tegas. Dia tidak akan membiarkan dirinya ditipu oleh Igarashi lagi.
"Keyaru, aku sebenarnya adalah Aika, teman masa kecilmu" Igarashi langsung merubah wujud aslinya sebagai yokai. "Aku merasa bersalah karena meninggalkanmu sendirian, jadi aku ingin kembali ke sisimu dan melindungimu" jelasnya kepada Keyaru
Keyaru diam sejenak. Dia berusaha keras untuk menenangkan pikiran dan hatinya "Aku mengerti, Aika. Aku masih merasa sedikit tidak percaya, tapi aku akan mencoba menerimamu sebagai Aika, bukan sebagai Igarashi. Aku masih butuh waktu untuk memproses semuanya, tapi aku merasa senang karena kau kembali"
Aika, seorang yokai. Dia bukan termasuk yokai yang suka dengan kejahatan. Aika juga teman masa kecilnya Keyaru yang sudah lama pergi. Dia sangat menyukai Keyaru. Saat ini dirinya berusaha mendekati Keyaru setelah sekian lama meninggalkannya. Aika berharap Keyaru bisa menerima dirinya kembali, meskipun dia telah menjadi seorang yokai. Namun, Keyaru diam-diam jatuh hati pada seorang gadis bernama Rin.
Meskipun demikian, Aika tetap berusaha mendekati Keyaru, memberinya hadiah dan menunjukkan kepadanya kekuatannya sebagai seorang yokai. Tapi Keyaru merasa canggung dan tidak nyaman dengan sikap Aika yang terlalu posesif dan terus-menerus mengikuti dirinya.
Suatu hari, saat Keyaru sedang bersama Rin, Aika tiba-tiba muncul dan mencoba membujuk Keyaru untuk kembali padanya. Keyaru merasa terganggu dan marah karena merasa Aika memaksanya. Dia ingin Aika mengerti bahwa dia tidak bisa memaksakan perasaannya pada Keyaru.
"Kenapa kau begitu memaksa, Aika? Aku tahu kau mencintai aku, tapi aku tidak bisa membalas perasaanmu. Aku sudah jatuh hati pada orang lain," kata Keyaru
Rin yang mendengar bahwa Keyaru jatuh cinta pada orang lain tiba-tiba merasakan rasa sakit di hatinya. Sedangkan Aika, dia merasa terpukul dan sedih karena akhirnya mengetahui bahwa Keyaru tidak mencintainya. Namun, dia merasa lega bahwa Keyaru akhirnya memberitahunya secara jujur. Dia merasa bahwa dia sudah cukup berusaha dan tidak ingin memaksakan diri pada Keyaru.
"Baiklah, Keyaru. Aku mengerti. Aku sudah mencoba semampuku untuk mendapatkan cintamu, tapi mungkin memang aku bukanlah yang terbaik untukmu. Aku akan menghormati keputusanmu dan berharap kau bisa bahagia bersama orang yang kau suka," ucap Aika dengan sedih dan memutuskan untuk pergi dan meninggalkan Keyaru dan Rin. Meski terkadang masih merasa sedih dan kecewa, Aika berusaha untuk mengikhlaskan Keyaru dan membiarkan dia bahagia dengan orang yang dicintainya.
Keyaru, melanjutkan langkahnya bersama Rin menuju ke kuil.
"Jadi, siapa orang yang kamu suka Keyaru?" tanya Rin yang merasa penasaran
Keyaru tersenyum ramah "Entahlah"
"Eeeh? Jawaban macam apa itu?" tanya Rin
__ADS_1
------------- BERSAMBUNG ----------------