Selalu Dihiyanati

Selalu Dihiyanati
episode 12 dilamar 2


__ADS_3

aku akan buktiin sama kamu kalau aku serius dengan kamu.


putri ingat kembali pesan putra untuknya di aplikasi hijau tempo hari.


Putri tidak menyangka kalau putra membuktikan ucapannya;


"sayang kamu pasti kaget ya...


maaf ya aku nggak kasi kabar tentang ini tapi aku sudah pernah kan chet kamu jadi kamu pasti sudah membacanya"?


kata putra sambil memegang tangannya putri


dan mengajak putri duduk mamanya putra juga ikutan penggang tangan putri dan menuntun untuk duduk.


setelah semua keluarga nya putri dan keluarganya putra duduknya maka saatnya keluarga dari putra memberitahu alasan kedatangan mereka yang awal buka suara bapanya putra;


"pertama tama terima kasih, kepada tuan rumah karena sudah menerima keluarga kami pada sore dan malam hari ini.


kedatangan kami kesini ingin melamar putri bapak ibu atau adik bapak ibu.


kita disini semua tau kalau mereka berdua telah lama menjalin hubungan,


maka putra kami ingin masuk ke jenjang yang lebih serius kiranya nak putri mau menerima lamaran dari anak kami ini"?


setelah bicara panjang lebar beliau melihat putri dengan wajah yang menunggu jawaban.


"gimana putri kamu terima nggak?


kamu kan sudah kenal lama sama putra,

__ADS_1


segala keputusan ada di tangan kamu...


kakak shi terima semua keputusan dari putri"


putri bingung...


mau ngomong apa karna setahu dia hubungan mereka sudah selesai.


dan putri ingin sekali memberi tahu keluarga putra dan juga keluarganya. cuman putri kawatir itu akan membuat satu pihak merasa tidak dihargai;


"sebenarnya"...?


"ouw iya putri pertama tama aku minta maaf ya...


karna malam itu aku tak bisa mengendalikan emosi aku sebenarnya aku nggak serius kok ngomong begitu sama kamu.


aku masih sangat sayang sama kamu kamu mau kan jadi istri aku pendamping aku disaat suka dan duka"?


sambil berlutut dihadapan putri.


"cie cie mesra banget"


cindi adiknya putra ikut meledek abang nya calon kak ipar nya.


"hmm dunia milik berdua yang lain hanya ngontrak."


candra adiknya putra yang bungsu juga ikut meledek.


"dari pada digangguin terus mendingan ngaku sj".

__ADS_1


kata mama nya putra ikut bicara bagaimana putri mau ngomong kalau mereka tidak kasih kesempatan.


Putra dan putri sama sama malu shi tapi apa boleh buat bgitu lah kalau keluarga sudah pada kumpul apalagi kedua keluarga sudah pada kompak kayak gini putri tak bisa ngomong apa apa lagi.


mau dan tidak mau harus terima...


kalau mau jujur sebenarnya mereka berdua masih saling cinta apa lagi hubungan mereka cukup lama 5 tahun bukan waktu yang singkat meski pun putus nyambung terus.


namun mereka selalu berusaha berubah diri masing masing;


"jadi gimana putri terima nggak...?


nic lutut aku sudah sakit lho".


semua didalam ruangan itu pun tertawa dengan kelakar nya putra iya karna dari tadi mereka saling bercanda sampai sampai putri tak.


memperhatikan putra yang sudah lama berlutut.


"ouw iya aku minta maaf bangun lah aku terima kamu".


sambil putri membantu putra untuk bangun dan mempersilakan putra duduk kembali pada kursinya tadi.


semua pada tepuk tangan bahagia karna sebentar lagi putra dan putri akan menikah.


bapanya putra pun angkat bicara;


" terimakasih nak putri karna sudah menerima lamaran putra kami jadi bagaimana dari kakaknya putri malam ini kita mulai tentukan tanggal pernikahan mereka"?


"kami shi semua terserah dari pihak laki laki

__ADS_1


kami ikut saja dan untuk ketahuan orang tua kami nanti kami akan menjemput mereka kesini".


malam itu adalah malam yang sangat membahagiakan untuk kedua keluarga mereka khususnya putra dan putri karna sebentar lagi mereka akan mengikrarkan janji suci yang selalu di impikan oleh semua pasangan.


__ADS_2