
putra telah selesai makan dia langsung menerima telpon dari seseorang dan dari raut wajah nya dia kelihatan panik
putri cuman pura pura tak melihat dan mendengar putri terus saja makan sambil tersenyum dalam diam;
selamat ya mas pelan pelan namun pasti kamu akan menerima karma nya aku berharap makanan yang kamu makan tadi bisa menambah tenaga kamu agar nanti kamu akan tau yang sebenar nya kamu nggak struk.
Dalam hati putri bersorak ria itu baru awal sayang...
setelah menerima telpon putra buru buru mengambil kunci mobil dan pergi tanpa menoleh ke putri sedikit pun dia langsung pergi begitu saja
putri berdiri dan membereskan meja makan dan bersihkan dapur setelah itu membersihkan diri nya dan memutuskan untuk jalan jalan cari angin di luar.
sambil mengendarai mobil nya putri terus saja melaju sampai akhirnya putri sadar kalau dia suda keluar kota
waduh aku dimana ?
Sambil menepihkan mobil nya dan melihat di sekeliling nya seperti nya ini arah puncak
__ADS_1
sambil melamun putri dikejutkan oleh bunyi henponnya sendiri
( tring tring )
ya ampun ini hp ngagetin saja
rupa nya putra yang telpon ;
Putri:"iya mas"
setelah tersambung
putri :"aku nggak kemana mana cuman cari angin entar lagi aku pulang tadi aku telpon mas untuk izin cuman no mas sibuk"
Putra : "aaa itu alasan kamu saja ayo cepat pulang."
sedangkan dirumah ayu putra dan keluarga ayu lagi ngombrol rupanya tadi putra balik kerumah milik dia dan putri tapi dia tak menemukan putri dan akhirnya dia telpon
__ADS_1
setelah telpon putri putra ditelpon ayu untuk segera pulang kerumah karna ada sesuatu yang harus dibicarakan maka nya putra buru buru pulang kerumah nya ayu karna dari suara ayu barusan seperti nya ayu panik.
setelah sampai dan mengucap salam ;
"syalom pa, ma, aku pikir siapa rupa nya bapa dan mama kok nggak telpon supaya aku jemput"?
sambil duduk di hadapan mertua nya putra sebenarnya sangat takut rahasia dia dan putri terbongkar apa lagi sekarang air muka mertua nya serius kayak gitu membuat putra kentar kentir
" apa kah mau datang melihat anak perempuan ayah satu satu nya harus izin dulu sama kamu"?
" Oh tidak kok pa cuman putra menawarkan diri saja"
" nggak perlu susah susah jemput bapa dan mama bapa masih kuat nyetir kok dan bapa juga masih hafal jalan kerumah jadi kamu cukup bahagiain putri bapa dan ingat jangan macam macam"
" iya pa"
putra semakin gugup dengan tatapan bapa mertua nya mata nya begitu tajam andaikan mata nya itu pedang mungkin suda dari tadi menembus jantungnya
__ADS_1
putra hafal betul watak mertua nya yang begitu tegas kalau ketahuan putra menikah lagi maka di pastikan putra dan ayu akan bercerai sedangkan awal awal hubungan mereka dulu sangat di tentang oleh ayah nya ayu dan ayah ayu perna bilang kalau putra ketahuan selingkuh maka dia akan membawa pulang ayu apa pun itu meskipun ayu hamil sekalipun.
dari ìtu putra sangat kwatir karna dia suda bersumpah dia tidak akan menghiyanati ayu tapi apa boleh buat dia telah melanggar sumpah nya itu.