Selalu Dihiyanati

Selalu Dihiyanati
epidode 30


__ADS_3

Berhubungan kali ini berbeda karna dari pintu utama ke ruang tamu dan langsung ke ruang makan karna meja makan tinggi maka nya putra merasa pas disitu.


"mas cukup aku mau keluar sambil"


terus menahan sakit


"emang kamu mau kemana selagi suami mu dirumah seorang istri tidak di izinkan untuk keluar"


"tapi mas suda dari tadi aku cape"


"tapi aku belum puas"


dan putra menyeret putri ke sofa ruang tamu setelah beberapa gaya disitu putra menggendong putri ke meja makan.


"disini aku rasa pas "


"tapi mas nanti dilihat bibi "


sambil terus menangis

__ADS_1


"tenang saja sayang bibi suda aku suru pulang lagian semua tugasnya suda selesai kok"


"tapi bukan kah bibi tinggal disini"?


"nggak lagi mulai hari ini bibi kerja pulang jadi datangnya di saat aku tlp jadi kita berdua bebas melakukan nya dimana saja"


"tapi mass aku suda nggak kuat suda dari pagi lho aku cape mas "


" Tapi aku belum sayang jadi kamu harus menikmati saja oke"


setelah itu mereka berpindah lagi ke ruang nonton sambil putra memutar film porno dan dia mengikuti semua gaya yang di film meskipun putri menjerit dan meminta ampun namun putra terus saja menyakiti nya.


gimana mau menikmati kalau putra melakukannya dengan kasar beda sama video putra dan ayu mereka melakukan nya dengan penuh kasih sayang karna mereka saling cinta maka nya putra lembut sekali melakukanya.


putri suda tidak sanggup lagi makanya dia mendorong putra sampai putra jatuh ke lantai dari situ putri mengambil kesempatan untuk kabur namun belum naik tangga putra suda menindih nya lagi di tangga.


"mau lari kemana sayang ? Oh aku tahu kamu pasti bosan di sofa kan rupa nya selerah mu bagus juga kamu memilih tempat yang tepat"


"nggak mas aku cape mas aku mohon lepaskan aku"

__ADS_1


" apa lepaskan kamu?


aku belum puas sayang tadi aku makan banyak maka nya tenaga aku masih full lagian masih beberapa tempat di rumah ini yang belum kita kunjungi sayang ,


dan salah satu tangga ini sayang enak kan disini"?


Putri masih terus menangis dan meratapi nasibnya yang begitu sial karna menikah dengan laki laki seperti putra


kalau mau memilih putri lebih memilih untuk tidak menggenal laki laki ini tapi apa mau dikata nasi suda menjadi bubur dia harus menerima semua ini.


setelah putra merasa cukup disitu dia menggendong putri ke kolam renang dan mereka melakukan lagi disitu dengan berbagai gaya.


putra yang selalu memenggang kendali walaupun putri menjerit namun putra bertambah semangat dan jika putri berhenti untuk berteriak maka putra akan melakukan secara kasar agar putri merasa sakit dan menjerit karna dengan putri menjerit dan menangis kesakitan maka itu menjadi momen yang paling indah untuk dinikmati.


kalau mau jujur putra lebih suka melakukan dengan putri karna selesai melakukan nya putra merasa puas dan lega kalau dengan ayu putra merasa biasa biasa saja.


"mas nanti mama datang gimana Malu"


"tenang saja sayang beberapa gaya lagi selesai

__ADS_1


nikmati saja sayang aku jamin kamu tak akan melupakan kisah ini kan"?


setelah selesai melakukan putra membiarkan putri terlentak begitu saja dan dia langsung masuk kamar dan berganti baju dan langsung pergi tanpa ngomong apa apa sama putri.


__ADS_2