
karna putri akhir nya tino dan delon dua Laki-laki macho tersebut berdamai;
"sekarang kalian harus berdamai dan nggak boleh berantem lagi"
"oke aku minta maaf ya...lon" sambil mengulurkan tangan untuk delon.
"aku juga minta maaf kita tidak harus berantem begini hanya untuk menambah beban putri".sambil menerima uluran tangannya tino dan akhirnya mereka saling merangkul.
"gitu dong kan enak lihat nya".
untuk sementara putri dapat melupakan masalah nya namun, setelah itu putri ditelpon sama putra;
putra:" halo kamu dimana ? setelah telpon tersambung
putri:"aku di rumah teman "
putra:"bagus ya...?suami nggak dirumah kamu juga atur jalan sendiri sekarang juga kamu pulang "
tanpa menunggu jawaban putri putra langsung memutuskan telpon. dan tino sempat dengar percakapan putra dan putri hati panas karna wanita nya diperlakukan semena mena.
"put kamu yakin masih mau bertahan dengan laki laki seperti itu?dia itu brengsek put"
__ADS_1
"tino benar put kalau memilih aku lebih memilih kamu sama tino,meskipun kami selalu berantem tapi dia laki laki yang baik yang bisa menjagamu dan menjaga perasaanmu "
"tumben kamu bela dia... apa karna dia sahabat kamu"?
"bukan karna dia sahabat aku put tapi memang dia Laki-laki yang jauh lebih baik dari suami kamu. percaya dhe sama aku ".
saat putri masih ngobrol sama delon putra suda telpon lagi;
putra:"halo putri kenapa sampai sekarang kamu sampai rumah emang kamu dimana"?
tanpa menunggu putri ngomong putra suda ngomong panjang lebar
putri: " syalom iya sebentar lagi aku pulang nggak usah marah marah".
"ya...uda aku pulang kalau nggak suami aku telpon terus ".
"aku antar ya...put"?
"nggak usah no aku kan bawa mobil sendiri ".
"oke lah kalau gitu kamu hati hati ya...
__ADS_1
ouw iya kamu suda nggak kerja dihotel"?
"nggak lagi putra tidak izinkan aku kerja katanya gajinya cukup untuk membiayai hidup kami berdua".
"hahaha...Laki-laki brengsek itu egois banget ya...?kalau kamu izinkan dia suda babak belur dari kami berdua".
"sudahlah no walau bagaimana pun dia suami aku dan suda jadi tugas aku mengikuti maunya suami aku apapun itu.aku jalan daa..."
setelah itu putri keluar dari apartemen dan menuju ke lobi dan jalan keluar menuju mobil nya delon dan tino cuman bisa melihat dari kamar tino tak habis pikir dengan jalan pikiran putri meskipun dia sudah di selingkuh in di sakiti namun dia masih memilih untuk bertahan.
"aku nggak habis pikir dengan jalan pikiran putri kok bisa dia bertahan dengan Laki-laki brengsek seperti itu,apa yang harus kita lakukan lon"?
"nggak ada no kita saja perintah dari putri"
sambil mengangkat bahu tandanya dia juga bingung harus bagaimana menghadapi persoalan rumah tangga putri;
"kalau putri belum ngomong apa apa itu tandanya dia masih mampu untuk bertahan".
"oke lah aku salut sama dia...putri gadis yang kuat meskipun dia tau suaminya selingkuh dan suda punya anak dan dia juga diperlakukan seperti wanita malam oleh suaminya sendiri tapi dia selalu kuat".
"begitulah putri no maka nya kita tunggu saja dan ikuti saja ".
__ADS_1
"okee "
mereka berdua berjanji akan selalu melindungi putri.