Selalu Dihiyanati

Selalu Dihiyanati
episode 39


__ADS_3

Setelah beberapa menit mereka duduk di tepi danau dalam diam.


dan belum ada yang berani untuk membuka suara yang terdengar cuman hembusan angin.


akhirnya tino yang memberanikan diri untuk berbicara;


" kalau kamu mau nangis maka menangis lah jangan ditahan jika tangisan bisa membuat kamu lega maka menagislah kamu tidak usah ngomong apa apa".


Hati Tino begitu hancur melihat wanita yang dia cintai sehancur ini andai waktu bisa di putar dan andai malam itu dia tau kalau dia menghantar putri ke rumah kaka nya untuk dilamar maka dia tidak akan menghantar putri kesana tapi dia akan mengantar putri pada orang tua nya dan akan meminta orang tua nya untuk melamar putri.


namun semua telah terjadi dia tak dapat berbuat apa apa.


karna putri telah menjadi istri orang lain,tino tau kehidupan putri kayak gimana setelah menikah dia perna dengar cerita dari delon.


"tino..."


"ya"...?


"terima kasih ya... Karna kamu suda menemani aku dari tadi padahal aku suda menyakiti hati kamu."


"sudalah ngga usah pikiran yang macam macam delon banyak cerita tentang kamu rupa nya delon tau banyak tentang kamu".


"iya dia teman sekola aku maka nya masih akrab sampai sekarang ".

__ADS_1


"Oh...ya...? Dan apakah kamu masih mau berteman dengan aku walaupun aku tak harus memiliki mu tapi setidaknya terima lah aku menjadi teman curhatmu seperti delon teman yang kamu butuhkan dalam setiap situasi".


"terima kasih lagi tino aku tidak tau apa jadi nya tadi kalau nggak ketemu kamu mungkin aku hancur dan sehancur hancur nya".


"Tino maafin aku ya...karna dulu aku belum sempat balas perasaan kamu".


Sebenar nya putri sangat malu harus bertemu dengan tino karna dia perna menolak cinta nya tino.


tapi entah lah tino dan adalah dua orang yang paling mengerti diri nya bagaimana tidak putri telah berulang ulang kali menolak cinta nya delon namun delon tidak perna menjauh dari putri sama juga seperti tino.


pokoknya mereka berdua adalah laki laki hebat yang putri kenal.


kalau mau jujur sebenarnya putri merasa nyaman berada di dekat tino dan merasa terlindungi karna tino dan delon tau bagaimana cara nya menghargai dan menghormati perempuan.


"tino kamu tidak melanjutkan perjalanan kamu?


maaf ya...jadi terhambat karna aku".


" sama sekali nggak kamu tau kan perasaan aku ke kamu kayak gimana?aku rela lakuin apa saja asal kamu bahagia".


"makasi ya..."


"dari tadi makasi terus haha..."

__ADS_1


"oke kalau gitu aku antar kamu pulang ya...?


mau ke apartemen atau kerumah"?.


"ke apartemen saja aku malas ketemu putra".


"kamu masih kuat nyetir kan"?


"masih kok".


"oke kalau gitu aku ikut mobil kamu kamu dari belakang".


"emang kamu nggak lanjut perjalanan lagi"?


"nggak sebenarnya tadi aku cuman lagi cari angin dan nggak punya tujuan juga tapi setelah ketemu kamu aku kembali memiliki tujuan hidup".


"apaan shi...gombal banget".


"aku ngga gombal put aku serius aku ngga biasa gombalin cewe yang aku katakan memang dari hati aku".


"tapi no kamu tau kan aku suda menikah memang suami aku selalu menyakiti aku tapi sebenarnya aku sayang sama dia".


"iya put aku tau kamu sayang sama di tapi asal kamu tau dan penggang kata kata aku kalau suatu hari kamu akan mundur pelan pelan".

__ADS_1


__ADS_2