Selalu Dihiyanati

Selalu Dihiyanati
episode 8 bertemu lagi


__ADS_3

saat malam tiba jam shif akupun berakhir,


maka aku siap siap untuk pulang.


saat diruang ganti:


" hei put udah mau pulang nic"?


"iya yan hari ini shif aku sampai jam delapan tiga puluh".


"trus kamu ngapain disini"?


"aku juga mau pulang tadi izin sama bos soalnya ada urusan keluarga".


"oh"


" oke put aku duluan ya"...


"atau mau ikut sama aku"?


"nggak usah yan kamu duluan saja aku naik taxi online yang sudah aku pesan".


"okelah klu gitu daaa..."


yani pergi dan aku keluar untuk menunggu taxi yang aku pesan tadi.


tapi sampai 30 menit nggak datang datang.


ini kenapa ya...?


sudah lewat dari tiga puluh menit kok taxi belum nongol shi tiba tiba ada yang menyapa;


"percuma taxi nya nggak bakalan lewat daerah sini taxi jarang lewat kalau kamu mau aku anterin kamu pulang itu pun kalau kamu mau...?kalau nggak mau aku jalan".


siapa lagi kalau bukan si tino laki laki nyebelin yang nginap dihotel.


emang dia mau kemana malam malam kayak gini?

__ADS_1


akupun terus ngomong dalam hati dan pikiran aku sendiri.


"woi ada orang disini lho... bengong saja dari tadi


di ajak ngobrol juga".


"i...ya maaf".


kenapa aku salting gini shi...?


"mau nggak aku anterin pulang"?


"nggak usah terima kasih"


sambil jalan meninggalkan dia yang masih duduk didalam mobil.


dari pada aku disitu mendingan aku jalan kedepan sana mungkin ada taxi yang lewat.


sambil jalan aku ngomong sendiri seperti orang gila ya...!


begitulah nasib kalau nggak punya pacar kayak gini nic kemana mana harus dengan angkutan umum.


tapi itu semua sudah berlalu aku harus bisa mandiri seperti dulu lagi.


tanpa aku sadari aku melangkah sudah semakin jauh aku baru sadar kalau aku sudah jauh dari area hotel sambil melihat kiri kanan.


ini dimana?


trus taxi aku mana?


kok nggak muncul muncul sambil melihat hp mungkin ada pesan masuk atau apa gitu tapi sama sekali nggak ada.


masih berdiri mengomel taxi yang tak kunjung datang.


malah dia yang datang siapa lagi kalau bukan si nyebelin,


"ketemu lagi nic...?

__ADS_1


sepertinya kita jodoh karna dari tadi sudah ketemu 4x lho ".


sambil menunjukan empat jari nya dia,


"ayolah aku antar pulang dari pada kamu sendirian dijalan kayak gini malam malam emang kamu nggak takut"?


iya juga shi...sebenarnya aku takut cuman gengsi saja untuk ungkapin.


"kenapa ya...?


cewe itu ribet banget apa susahnya shi kalau ngomong saja kalau kalian itu butuh laki laki".


"apa kamu bilang"?


"ngga semua perempuan butuh laki laki ya..."


"jujur saja kale..."


kami terus berantem dijalan dan hujan pun turun.


"aduh kok hujan"?


"maka nya ayo masuk dari pada kamu basah"


karna nggak bisa menghindar terpaksa masuk sajalah dari pada aku basah kuyup.


"rumah kamu dimana? biar aku antar".


"emang kamu nggak punya kerjaan sekarang"?


"kerja apa malam malam kayak gini"


" malam kayak gini kerjaan laki itu hanya antar ceweknya pulang."


"ceweknya...?


Apa maksudnya?

__ADS_1


"ouw tadi kamu pergi jemput cewe kamu pulang"?


krn terlalu grogi kalau ketemu orang baru makanya kayak gini ngomong pun ngga nyambung.


__ADS_2