Selalu Dihiyanati

Selalu Dihiyanati
Episode 28


__ADS_3

Selesai beres beres akhirnya selesai juga lebih baik aku mandi dan siap siap kerumah sampai disana dulu baru aku memutuskan balik lagi kesini atau tidak.


sedangkan dirumah nya ayu istri pertama putra mereka berdua juga suda bangun sejak jam tiga subuh dan bermandi peluh biasa suami istri yang lama terpisah sekali ketemu pasti pengennya terus terusan melakukan itu Hingga jam lima


mereka suda beberapa kali mandi Sampai ayu suda lelah ;


"sayang emang kamu nggak pulang lihat putri"?


tanya ayu karna biar bagaimana pun putri tetaplah istri putra juga jadi ayu harus terima itu


awalnya shi ayu nggak sudi di madu tapi setelah melihat video malam pertama putri dan suaminya ayu jadi kasihan sama putri.


ayu tau putri perempuan baik baik dan ayu juga yakin kalau dulu putri tidak tau kalau suaminya suda beristri dia yakin kalau putri mengetahui semua pasti hati hancur.


"aku belum mau pulang sayang"


sambil terus memeluk ayu


"sayang kamu nggak boleh kayak gitu kamu harus adil sama kami berdua karna kami sama sama istri mu "


" Iya aku tau tapi dia istri balas dendam, aku nggak punya perasaan apa apa sama dia

__ADS_1


istri aku yang sah itu kamu karna aku nikahi kamu dengan hati kalau dia shi cuman nafsu"


ayu cuman bisa mendengar semua yang dikatakan suaminya dia pun tak bisa berbuat apa apa.


ayu bukan perempuan yang suka membantah dia terlalu lemah maka nya yang dikatakan putra dia selalu ikut sedangkan di rumah nya putri dan putra.


putri telah pulang;


" non tadi nyonya kesini nanyain non putri "


kata art di rumah memberitahukan kalau ibu mertua datang tadi pagi dan putri menanggapi biasa saja.


" pulang non datangnya nggak lama kok cuman kasih ini katanya untuk non "


"oke terima kasih bi...


lalu mama tanya aku bibi jawabnya gimana"?


"nyonya tanya non dan tuan kemana bibi jawab saja non dan tuan lagi keluar"


"bagus lah kalau mama nggak nanya macam macam soalnya lagi nggak mud oke baik bi aku keatas ya ".

__ADS_1


sambil berlalu dari hadapan bibi dan langsung masuk ke kamarnya.


Setelah beres beres kamar tiba tiba putra masuk lalu menggunci pintu


" ouw mas kamu suda pulang?


tanpa menjawab pertanyaan putri putra malah menyeret putri ketempat tidur putri pun kaget dan ingin menghindar tapi begitulah tenaga laki laki kan besar dari perempuan.


"mas lepaskan kamu kenapa shi kalau mau minta baik baik bukan kayak ini "


putri belum selesai ngomong juga dia suda dapat serangan bertubi tubi .


putra seperti babi kelaparan pakaian putri suda berantakan di lantai maka terjadi lagi mandi peluh antara putra dan putri hingga putri kaget dia telah berbaring di sofa,


kok bisa aku malah tidur disini?


putri bertanya tanya dalam hati dan dia baru sadar karna seluruh tubuh nya sakit tapi putri berusaha ke toilet untuk membersihkan tubuhnya sambil ber rendam putri kembali menangis karna mengingat perlakuan putra tadi.


apa segitu benci nya putra sampai dia sekasar itu tadi putri terus menangis meratapi hidup nya dan tubuhnya yang sekarang hancur putra tak menghargainya sedikitpun.


dia tak menyangkah menikah dengan laki laki sekasar putra putri ingin cerai tapi putri terlalu takut untuk saat ini biarlah dulu .

__ADS_1


__ADS_2