Selalu Dihiyanati

Selalu Dihiyanati
episode 37


__ADS_3

"Kenapa wajah kamu pucat seperti itu ?


yang hamil kan Ayu ?


tapi yang kok yang pucat kamu?


ada yang kalian berdua sembuyikan?


karna ayah perna dengar sebuah kabar cuman ayah kurang yakin ayah mau kejujuran dari kalian berdua bagaimana kalian siap ceritakan untuk ayah cerita yang sesungguh nya"?


Sambil nenatap wajah anak nya dan menantu nya bergantian namun putra hanya tunduk tanpa berani menatap wajah mertua nya


akhirnya ayu yang angkat bicara ;


"pa cerita yang papa dengar itu cerita hoax yang benar cerita nya hubungan aku dan mas putra baik baik saja kok mungkin saja ada orang yang iri lihat hidup kami maka nya mereka cerita kayak gitu"


"oke kali ini ayah percaya sama kamu lagian ayah tau anak ayah tidak berani boong sama ayah nya apa lagi kamu lagi mengandung cucu ayah pasti kamu tau betul kan apa akibat nya kalau menyembuyikan sesuatu dari ayah"


"Iya papa aku tau kok lagian mana berani aku boong sama papa "

__ADS_1


"oke lah kalau gitu ayah datang hanya untuk mengecek berita tersebut tapi kalau ngga benar ayah dan bunda harus pulang."


"kok ayah nggak nginap"?


kata putra sejenak mengangkat muka nya untuk melihat wajah mertua nya setelah itu menunduk lagi ,


sambil bangun dari kursi pak rahmat dan istri nya bu santi akhirnya pamit mereka tidak biasa nginap di rumah keluarga apa lagi menantu mereka lebih memilih mengginap di hotel kalau suda terlalu larut untuk pulang tapi karna hari masih sore maka mereka memutuskan untuk pulang ke surabaya.


putra dan ayu pun mengantar mereka sampai mobil sambil memeluk ibu dan ayah nya sampai di ayah nya membisikkan sesuatu yang membuat wajah ayu tiba tiba pucat.


tapi dia berusaha menyembuyikan dari putra;


" daa...daa...ayah bunda hati hati dalam perjalanan"


setelah itu ayu dan putra masuk ke dalam rumah


"sayang wajah kamu tadi pucat setelah memeluk ayah ada apa ?


Ayah ngomong apa soalnya tadi aku perhatikan wajah kamu tiba tiba pucat "?

__ADS_1


"Nggak apa apa kok mungkin aku kepikiran yang ayah ngomong tadi tentang berita itu"


sambil duduk di ruang keluarga ayu makin takut kalau ketahuan pasti dia akan di pisahkan dari putra laki laki yang dari dulu dia cintai


memang dia sadar betul kalau dia nggak bisa bohong sama ayah nya karna dari kecil ayu lebih dekat dengan ayah nya di banding ibu nya maka nya ayah nya akan tahu kapan dia bohong dan kapan dia jujur ,


Tapi begitu lah sifat seorang ayah dia tidak akan memaksa anak nya untuk menceritakan sesuatu yang anak nya belum siap untuk cerita;


"ayah sudah tau semua nya"


sambil duduk di sofa dan menatap putra dengan rasa kawatir


"apa....?


ayah suda tahu yang benar saja sayang?


Tapi kenapa ayah nggak ngamuk ,


Kok ayah tenang tenang saja"?

__ADS_1


"iya karna ayah mau kejujuran dari kita tapi aku terlalu takut menceritakan yang sebenarnya aku takut kehilangan kamu sayang apa lagi sekarang aku lagi hamil aku nggak mau anak ini lahir tanpa sosok seorang ayah"


" iya sayang aku juga takut kehilangan kamu apa lagi sekarang aku punya anak dari perempuan yang aku cintai."


__ADS_2