
entahlah berapa lama mereka berdua tertidur
saat putri bangun dia baru sadar kalau mereka berada dikamar berbeda bukan lagi kamar hotel tempat mereka menginap kemarin.
putri tak tahu kapan dan jam beraapa kesini saking capeknya dia sampai dia lupa saat hendak bangun dan mau beranjak ke kamar mandi putri ditarik dari belakang dan langsung tertidur diatas dada putra.
"aku mau ke toilet sebentar sayang bisa dilepas nggak"?
putra malah semakin erat memeluk tubuh putri apa lagi goa nya putri menempel pas senjata nya putra maka nya senjata nya mulai tegak kembali.
"kamu harus tanggung jawab"
"aku"?
sambil menunjuk wajah nya sendiri...
"iya kamu...siapa lagi".
" tanggung jawab apa"?
putri bingung karna dia belum sadar ketika mereka berdiam sebentar putri mulai sadar ada sesuatu yang keras di bawa sana dia hendak bangun dari atas suami nya namun dengan cepat putra menindih.
"sayang emang kamu belum puas? apa ini sudah yang keberapa kali nya lho masih sakit lho badan aku sayang".
"apa ...sakit mana yang sakit sayang"?
setelah mendengar putri bilang sakit putra langsung bangun dari tubuh istri nya dan memeriksa.
"mana sayang mana yang sakit"?
dari tadi dia mencari cari namun dia tak
__ADS_1
menemukan sesuatu yang mencurigakan.
"seluruh badan aku pegal pegal sayang"
dan diam beberapa menit baru putri lanjut ngomong.
" yang mana sayang"? Dengan wajah panik putra bertanya.
"ini"
putri dengan malu malu menunjuk goa nya.
"masa shi sayang? kok sakit tapi waktu aku nusuk punyamu kamu mendesah dengan nikmat makanya aku pikir kamu nggak rasain sakit".
" aku kan masih perawan jadi
memang sakit lah".
" oke sayang aku minta maaf ya... lain kali aku pasti nusuk nya pelan pelan trus gimana cara mengobati nya sayang jangan bilang kita nggak boleh berhubungan selama seminggu aku nggak sanggup dan aku akan mati kalau selama itu".
"berarti nggak sampai seminggu kan"?
"iya nggak sampai kok istirahat entar ajah udah hilang".
"sini aku lihat"? hendak membuka paha putri
"nggak a nanti malah dimasukin jari nya lagi".
" nggak sayang cuman lihat doang"
sambil mengangkat dua jari tanda janji
__ADS_1
dengan malu malu putri membuka kaki nya saat memandang wajah putra yang sudah menelan air liur nya dia kembali menutup.
"nggak mau aa belum apa apa wajahnya udah nafsu kayak gitu".
"lah pasti nafsu sayang kamu kan istri aku kamu kan sudah sah jadi milik aku".
setelah mendengar kata kata barusan putri langsung membuka kaki nya;
" iya aku tahu".
"ouw iya sampai merah merah kayak gini maaf ya... sayang aku terlalu kasar ya masukin nya".
"ngga juga shi cuman mungkin goa aku terlalu kecil lagian aku kan baru pertama kali lakuin ini
meskipun waktu pacaran sama kamu kamu sering masukin jari mu cuman nggak sampai kedalam seperti sekarang ini".
"iya sayang oke kamu tunggu entar jangan kemana mana dulu aku akan kembali".
sambil berlari masuk sebuah ruangan yang putri juga tidak tahu itu ruangan apa.
setelah kembali sudah ada dos P 3 K di tangannya;
" kamu mau ngapain"?
" tenang ada salap disini aku mau mengoles di goa kamu".
"biar aku saja"
sambil mengambil kotak p3k dari tangan suaminya.
"sayang kalau kamu sendiri nggak bisa aku janji aku nggak akan ngapain ngapain aku cuman mengobati saja".
__ADS_1
dan putri membuka kakinya dan membiarkan putra mengoles salap di goa nya
dan sampai selesai sesuai dengan janji nya.