
Putra terus saja berteriak dan akhir nya putri keluar juga dan langsung berjalan melewati putra dan masuk di ruang ganti,
" oh jadi sekarang kamu suda berani ya... Sama aku"?
sambil mendorong putri ke lemari dengan emosi
"dasar istri durhaka "
dan melucuti semua pakian dan akhir nya terjadi lagi dan lagi akhirnya mereka berdua sama sama cape dan ketiduran
putra tidur dengan perasaan puas sedangkan putri menahan rasa sakit
putri bangun dan membersihkan lagi diri nya dan ingin memasak karna diri sangat kelaparan putri tau pasti putra juga maka nya dengan menahan rasa sakit diseluruh badan nya putri pergi ke pasar untuk membeli sayur karna kebetulan rumah tak jauh dari pasar.
sambil memilih milih beberapa ikat sayur dan daging putri membeli agak banyak untuk disimpan di kulkas untuk beberapa hari kedepan agar dia tidak pergi tiap hari ke pasar.
setelah itu putri balik kerumah dan memasak beberapa menu dan hendak membangunkan suami nya dia mendengar suami nya lagi ngobrol dengan seseorang
putri menguping di balik pintu karna pintu nya sedikit terbuka maka nya putri bisa melihat ke dalam kalau suami nya lagi bicara lewat telpon namun dari pembicaran yang putri dengar kayaknya dia lagi telponan dengan Ayu;
__ADS_1
"mas kok dari tadi kamu nggak datang ngapain disitu Kan aku juga pengen kamu tau kan aku lagi hamil maka nya ingin di belai terus sama kamu".
"iya sayang secepatnya aku kesitu kok aku tadi datang karna mama mau datang kesini"
" trus gimana kabar mama"?
" Mama baik sayang mama juga tanya kandungan kamu dan aku bilang anak kita baik baik saja"
" tapi sayang awas lho tiap saat kamu main terus dengan itu perempuan kalau dia hamil bagaimana Karna aku mau cuman aku saja yang bole kasi kamu keturunan"
" iya sayang tenang saja meskipun tiap saat main dengan dia tapi aku nggak tumpah di dalam kok aku tumpah di luar lagian dia mandul sayang dan siapa juga yang sudi tanam benih di rahim perempuan kayak gitu.
" ouw iya sayang aku lupa kalau dia mandul"
sedangkan putri yang di depan pintu cepat cepat masuk ke kamar mandi dan membasuh wajah nya agar tidak terlihat kalau dia baru selesai menangis.
setelah itu putri pura pura menyusun makanan di meja makan
karna dia melihat putra telah turun;
__ADS_1
" hai istri ku yang paling hot gimana rasa nya tadi"?
sambil merangkul bahu putri
"enak kan sampai sampai kamu masak begitu banyak hari ini lapar banget ya... sayang oke baik kamu isi kembali tenaga kamu supaya sebentar kita tempur lagi".
"kamu juga perlu makan mas supaya jangan jatuh setelah mengetahui kenyataan"
"kenyataan maksud Kamu ?
seperti nya kamu menyembunyikan sesuatu dari aku kan"?
sambil menahan putri agar jangan duduk dulu di kursi
"kenyataan apa shi "?
Putra suda mulai terpancing emosi dan dia mau melucuti pakian putri agar mereka main lagi namun perut nya nggak bisa di ajak kompromi akhir nya dia mendorong putri dan dia langsung duduk di kursi dan menyendok makanan ke piring nya.
"bersyukur ya aku lapar
__ADS_1
oke kita isi dulu perut kita agar punya tenaga setelah itu kita main lagi."