Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
masalah


__ADS_3

ternyata dia adalah....


Kak Aldo?!!!


"kak aldo apa yang akan kau lakukan!! " tanyaku berteriak


~kreeeek


suara pintu terbuka


olive dan pak hans kaget dengan kedatangan kak aldo dengan membawa handphone.


"hmmm mau ku apakan yah foto ini hahaha" kata kak aldo sambil menunjukkan foto ku bersama olive yg terlihat akan berc!vman


"aldo cepat hapus foto itu, aku tidak ingin kakak ku mengetahui ini! " kata olive


"kak aldo ku mohon hapus foto itu, aku akan melakukan apa saja, tapi jangan sampai hanun mengetahui ini " pintaku


"owh melakukan apa saja, bagaimana kalau kamu mati saja" jawab kak aldo


setelah mendengar itu kami terdiam


"apa tak bisa yg lain, kumohon " pintaku


"tidak, jika kau tak mau aku akan mengirim nya ke grup chat sekolah, selamat tinggal pecundang" kata kak aldo langsung pergi dari UKS


"olive biarin aku meluruskan ini ke hanun, biar nggak ada salah paham! " pinta ku

__ADS_1


"jadi kau ingin mengatakan sejujurnya tentang luka mu? " tanya olive


"Alvin, fotonya sudah di kirim di grup, bahkan jadi perbincangan di sosmed, kamu gpp kan? " tanya pak hans


"aku hanya ingin agar hanun tak salah paham tentang ku, tolong biarkan aku pergi" kata ku


"untuk apa aku menghalangimu, aku juga ingin meluruskan permasalahan ini dengan kakak ku, jika ibuku mengetahui ini aku akan di pindahkan kesekolah lain, aku akan makin khawatir dengan keadaanmu kalau begini jadinya" jawab olive


"terimakasih olive, nanti aku akan minum obatnya" kataku lalu meninggalkan UKS


aku berterima kasih padanya, karna biasanya aku tidak akan di perbolehkan pergi kemana pun jika kondisi ku seperti ini.


~kriiiiing


tak terasa bell istirahat sudah bunyi, ternyata aku selama itu berada di UKS, tapi karna semua guru termasuk kepala sekolah dan guru bk sudah tau keadaan ku maka aku di perbolehkan berada di UKS dengan sepengetahuan pak hans sebagai pendamping.


"Hanun! aku- " Kataku terpotong


~plak


Hanun menampar pipiku


"aku sudah tau kelakuan mu, sebaiknya kau menjauhiku dasar buaya" kata hanun


"tapi hanun, kejadian nya tidak yg seperti di foto, tadi aku- "


"CUKUP ALVIN!! gue udah muak sama kelakuan lu, gue gk butuh penjelasan omong kosong lu. stop ikutin gue dan jauhin gue. ayo roy kita pergi jauh dari si buaya, dan si pembohong itu" kata hanun

__ADS_1


mereka pergi meninggalkan ku sendirian, aku pikir masalah ini masih bisa di bicarakan lagi tapi...


karna perkataan nya aku bahkan tak berani bergerak dari tempatku berdiri


~tes


air mataku mengalir deras karna sudah tak terbendungkan lagi


jika ku ingat aku jarang sekali menangis, bahkan aku tak ingat kapan terakhir aku menangis


"Hey ini tak seburuk itu, kau masih mempunyai olive, Fina dan Pak hans, berhentilah menangis dasar cengeng! aku tau itu sakit tapi kau harus menahannya! " Kata² itu yg muncul di kepalaku, haha bahkan akal sehatku sampai menyemangati dirinya sendiri


aku tau aku lemah, tidak berguna, penyakitan, bahkan kupikir selama ini aku sama sekali tak membantu orang lain dan malah membuat mereka khawatir akan keadaan ku


rasanya ingin melompat saja dari atap ini, pikir ku saat melihat lantai dasar dari pagar pelindung


"apa aku akan melompat?


apa nanti rasa sakit ini akan hilang?


apa nanti ada yg menangisiku?


apa nanti mereka akan menyesal akan ketiadaanku? "


pertanyaan terus keluar masuk di kepala ku, rasanya akan pecah oleh suara aneh


apa aku akan lompat? ❔

__ADS_1


__ADS_2