
"sayang sekali, padahal menurutku wajah mu cantik kok. tapi karna kau sangat dekat dengan Nya, aku jadi tak di hiraukan olehnya tau! " ucap kakak kelas perempuan itu
"hancurkan saja wajah nya vi, biar di benci sama Dia terus kamu dekatin deh Dia. gampang kan hehe" ucap teman nya
"aku setuju! " jawab lainnya
"ini bukanlah salahmu, tapi salah ibumu yg melahirkan mu dengan wajah cantik. jadi jangan iri pada kami yah hehe" ucapnya lalu melayangkan pukulan ke arah lyla
~slap
aku menangkis pukulan itu lalu menampar wajah kaka kelas perempuan itu...
aku tau dia adalah kakak kelas, tapi siapapun tidak boleh membully lyla!
"ap.. kenapa... kenapa kamu melindungi perempuan dekil itu... " ucap nya terkejut
"apa maksud mu.. aku melindunginya karna aku adalah kakak nya, dan kau tidak akan kubiarkan melukai adikku " jawab ku
dia mundur perlahan karna terkejut, teman nya juga tampak terkejut melihat kemunculan ku untuk melindungi lyla.
"seharusnya akulah yg berada di posisi itu, dan seharusnya aku lah yg di cintai oleh - Mu, bukan dirinya!! arghh..
ia menerjang ke arah lyla, tapi aku menghadangnya dan mendorongnya sampai jatuh
aku tidak mau seorang perempuan terluka lagi gara-gara aku tapi... sepertinya dia telah sakit hati karna aku melindungi lyla...
"Alvin, penyelamat siswa siswi selama mereka di bully oleh duo kembar preman sekolah. menjadi idola hanya dalam hari pertama masuk ke sekolah. " ucap nya
"cukup, aku tahu kalian adalah fans ku, kalian sangat suka padaku tapi nggak gini caranya!?. Jika kalian menyakiti adikku, maka kalian juga menyakiti ku. jangan sekali kali kalian mendekati adikku atau aku lagi. paham! " tegas ku
namun sepertinya ucapan ku malah memperburuk suasana hati mereka
__ADS_1
"aku tidak menyukai mu, tapi aku mencintaimu. kau adalah crush ku tapi kau malah menghancurkan harapan ku... kakak ku benar, aku mencintai orang yg salah. kau benar - benar menyebalkan " ucap nya
lalu mereka pergi meninggalkan kami
"hei, lyla tenang lah kakak disini... hey ly... " ucap ku kaget
melihat lyla yg mematung ketakutan...
aku telah memakai segala cara dari menggoyangkan tubuhnya, menarik rambut bahkan mencubit pipinya sampai merah...
tetapi yg terjadi setelah itu adalah ia tak sadarkan diri
dan membuatku menggendongnya sampai di UKS...
"hey Fu, kau tak mau membantu ku menggendong lyla? " tanya ku
"buat apa, dia kan adikmu kenapa aku yg repot hmpp, apalagi badan nya kek " ucap Fu dengan nada mengejek
..."LYLA!! SADARLAH! HEY... "...
Teriak ku beberapa kali lalu lyla tersadar
"al... jangan berteriak, aku... eh" ucap nya pelan setelah sadar
"haaah akhirnya kamu sadar juga... aku takkan meninggalkan mu lagi oke?! " ucapku
"oh.. oke? " jawab nya yg masih bingung
"tapi apa yg terjad...
" shht, kau tak perlu tau oke..? " jawab ku
__ADS_1
"ishh, pokoknya aku mau tau emang tadi aku ngapain hmpp" ucapnya tak ingat
"kau mau tau... bahwa... " ucapku
" apa... " jawab nya
"kalau... "
"apa....!? "
"kalau kau tak sengaja berbuat hal memalukan lalu tak sadarkan diri seenaknya hehe" jawab ku dengan nada mengejek dan raut wajah nakal
dia tak perlu ingat tentang ketakutan nya, selama ia bisa melupakannya aku kira itu cukup.
" ahhh /(〃゚∆゚〃)\ .....!? "
wajah nya memerah, lalu sontak menarik selimut
"walau aku tak ingat tapi jangan beritahu selanjutnya padaku atau siapapun!! " ucap nya
itu membuatku ingin mengerjainya terus
tapi tak lama kemudian
~ Bell pulang berbunyi 🕰🔔
"ayo pulang nanti aku masakin apa yg kamu mau, kalau aku bisa masakin sih hehe... " ucapku menghibur lyla
"kalau gitu d - o - n - a - t , aku mau donat hehe" jawab nya cukup ceria dari pada sebelumnya...
__ADS_1
...---------------- Bersambung ----------------...