Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
obat


__ADS_3

"aku.... bolos, hehe" balas ku


"?!!!, apaaa?!!! " teriak hanun


"kamu ini yah, udah aku tungguin di sekolah malah bolos,, kamuu??!!...." lanjut hanun yg terpotong


"ehem.... " seorang pejalan kaki yg jalan nya terhalang oleh hanun dan aku


"ehh, maaf kak, kami tidak sengaja, silahkan lewat kakak" jawab hanun dengan sopan nya


aku terdiam mendengar bahasa dan perilaku hanun yg sangat sopan. tetapi saat kakak itu sudah pergi hanun menatapku dengan tatapan menyeramkan, pikirku.


"lain kali jika kamu bolos lagi, kita akan L D R , Hmpp"


aku terkejut mendengar hanun mengatakan itu, karna orang yg berharga bagiku akan mencuekkan ku.


"apa tidak bisa hukuman lain??, emmm hehehe, sayang πŸ’•" kataku sambil membujuk hanun


"tidak, pakai titik dan bukan koma " jawab hanun dengan rasa kesalnya


"haaaah, oke aku berjanji jika aku membolos lagi aku akan ldrr dengan mu " aku menghela nafas dan jawab ku dengan pasrah


setelah itu tidak ada percakapan lagi antara kami berdua. saat sampai di rumah aku hanya di acuhkan olah keluargaku, tentu saja aku sudah terbiasa. namun aku selalu memikirkan hukuman hanun kepadaku tadi.


☁☁di sekolah saat istirahat


"Vin, hari ini kamu mau makan apa? " tanya hanun saat mereka dalam perjalanan ke kantin

__ADS_1


"emmmmm, apa yah enaknya,,, yg biasa aja gpp" jawab ku agar bisa menghemat pengeluaran hanun


"masa itu itu aja. yg lain dong, emmmm gimana kalo mie ayam " jawab hanun


"terserah, selama nggak ngerepotin kamu " jawab ku


"ihh kok gitu sih, kan kita udah biasa gini. kenapa kamu baru malu sekarang?" jawab hanun sedang menggodaku


"ehhh emmm, hanun kamu tau nggak kenapa roy nggak masuk hari ini? hehe" tanyaku mengalihkan topik


"ish kamu yah hmpp, nggak tau juga. roy udah nggak masuk hari pertama kamu absen, itu aja yg ku tau,,, guru juga nggak ngejelasin kenapa " jawab hanun sambil kesal


πŸƒπŸƒbeberapa menit setelah memesan


"haaaah kenapa lama banget sih, laper banget rasanya" kata hanun sambil tiduran di meja


"ugh!! " rintih ku sambil memegangi perut


"hmmm kenapa vin? " tanya hanun yg penasaran


"aku pengen -- ishhh" jawab ku terpotong lalu meninggalkan hanun


"ehhh kamu mau kemana bentar lagi kita makan loh? "


"maaf kamu makan dulu aja aku mau ke --" teriak ku terpotong karna tau , sekarang aku berada di kantin


*kenapa mules nya sekarang sihh, padahal bentar lagi makan * kataku dalam hati

__ADS_1


dengan cepat aku berlari menuju UKS, hmmm tau lah kalian. Yups aku meminta obat BAB biasa ku. biasanya aku sering mengalami ini saat laper banget. hanun sama sekali tidak mengetahui ini karna, sejak hanun mentraktirku aku sudah jarang sekali begini.


Author : maaf buat yg lagi makan πŸ˜–πŸ™πŸ»


~Braak


Suara dobrakan pintu


"Ohh - olive Aku -- ugh - minta obat itu lagi ! " pinta ku sambil merintih kesakitan


note : olive adalah petugas UKS, yang biasa memberiku obat saat aku mengalami ini


"ehh obat apa, olive sedang izin sakit hari ini, jadi aku menggantikan nya " jawab seorang gadis


"berikan aku -- uggh " kataku terpotong karna sakitnya makin menjadi


"hei katakan obat apa?? " jawabnya


"obat BAB, biasanya olive meletakkan nya di lemari kaca itu" Kataku sambil menunjuk lemari kaca


"untuk saat ini aku berikan obat pereda nyeri, aku tidak tau yg mana obat yg kau maksud, maaf " katanya sambil membantuku meminum obat nya


"haaaah, untuk saat ini sakitnya sudah berkurang tapi tidak bertahan lama, aku akan mencari obatnya sendiri. maaf telah merepotkan mu" jawabku


"oke, nama ku Fina, salam kenal" kata nya sambil menjulurkan tangan nya


"nama ku Alvin salken juga" jawab ku singkat tanpa berjabat tangan dengan nya. kalian tau kan kalo aku udah punya pacar, aku ga mau di tuduh selingkuh

__ADS_1


~Bersambung


__ADS_2