Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
kembali ke rumah sakit


__ADS_3

"oh ya kenapa kamu lukaΒ² di tubuh kamu, bahkan banyak memar dan bekas luka di tubuh kamu... kakak mau tanya" tanya kak cherry πŸ’


"ehh kak, itu emm...." kataku yg sudah nggak bisa beralasan


"Alvin, jujur aja sama kakak, lagian kakak tau kamu udah di usir" kata kak cherry πŸ’


setelah mendengar itu aku terkejut, kenapa kak cherry πŸ’ bisa tahu aku di usir, atau dia sudah tau setelah melihat isi tas yg kubawa


"kak cherry πŸ’ tau dari mana? hehe" tanya ku


"kakak tau pas buka tas kamu, sekarang jujur aja, kamu sering di apain sama orang tua kamu" tanya kak cherry πŸ’


aku hanya diam tak bersuara, aku tak sanggup menjawab itu semua, bahkan aku sama sekali tak bergerak dan hanya menundukkan kepala.


"kalo kamu belum siap gpp, tapi kamu harus jawab jujur sama kakak, oh ya temen kakak tadi meriksa kamu dan mendiagnosa bahwa kamu mengidap gagal ginjal stadium 3 ......sekarang kamu ingin di obati dengan obat, melakukan operasi , atau membiarkan penyakitmu itu. kakak tau kamu tak peduli dengan luka atau penyakitmu sebenarnya, namun kakak hanya ingin tau pilihan mu itu... " jelas kak cherry πŸ’


"jadi aku mempunyai penyakit itu yah, hmmm gimana yah.... aku ingin memikirkan nya dulu, aku juga tak punya uang yg cukup, hehe " kataku


"kau boleh memikirkan nya dulu, tetapi ingatlah, kamu adalah korban jadi kami tidak bisa meminta pengembalian uang, kau tak perlu khawatir " kata kak cherry πŸ’


setelah itu kak cherry πŸ’ pergi merawat pasien lain, aku langsung merebahkan tubuh karna terlalu lelah. tapi aku tak bisa tidur karna mimpi tadi...


jadi aku memilih untuk jalanΒ² di lorong rumah sakit, tentu sambil membawa infus.


kemudian aku melihat anak kecil yg tidak mau meminum obat nya

__ADS_1


"nggak mau obat, pahit wlee hmpp" kata anak kecil


"hay adik manis, kenapa nggak mau minum obat? " tanya ku


"obat pahit, aku ingin permen huwaaa" pinta anak kecil


"adik sakit apa ? " tanyaku


"... nggak tau, emang kenapa kak? "


"adik mau nggak sembuh, nanti kita bisa main bareng-bareng di luar, gimana? " bujuk ku


"uwaah, kakak mau main sama zizi? " tanya anak kecil


"yee, mah ayo minum obat, habis itu zizi mau main sama kakak ini "


setelah zizi minum obat, aku menemaninya bermain sampai larut.


"kakak, zizi ngantuk Hooaaaam" kata zizi sambil mengusap matanya


"yaudah mama temenin zizi tidur yuk" kata mama zizi


"zizi mau sama kak Alvin hoaam " kata zizi


"tapi... " kata mama zizi

__ADS_1


"gpp tan, ayo zizi kak al temenin " kataku


setelah zizi tidur, saat akan pergi ke kamar ku lagi


"makasih yah nak Alvin, udah bantu saya ngurus zizi" kata mama zizi


"iyah tan Sama-sama, oh ya kalau zizi cari aku, tante bisa ke kamar no 205" kataku


lalu aku pergi setelah pamit, saat di kamar aku bertemu dengan teman kak cherry πŸ’, atau bisa di katakan dokter dari penyakit ku.


"kamu kemana aja dari tadi? cherry udah cariin kamu lo, tapi tetep nggak ketemu, janganΒ² kamu tadi ada niatan lompat yah!? " tanya nya


"ehh, stoop kak. jadi gini kak ceritanya.... " setelah aku menceritakan semuanya


"kukira kamu kemana, kenalin nama kakak, kak yola lalu kakak akan di pindahkan ke kota novella, jadi apa keputusanmu...


- ikut kak yola ke kota Novella, lalu di obati di sana


- operasi di sini


- kamu ingin mati tanpa mengobati penyakit mu


pilihan apa yg akan di tempuh Alvin??


πŸ’«πŸ’« bersambung πŸ’«πŸ’«

__ADS_1


__ADS_2