
Ilustrasi Alvin setelah berkali kali meninju dinding
note : Gambar dari gacha club, di edit di Ibis paint x dengan tangan ku
"aku harus bagaimana...
...Alvin!...
" siapa...
suara samar terdengar dari segala arah
...Alvin Bangun!!...
"aku... aku tak bisa....
...Kau pasti bisa, Bertahan lah!!...
...Bangun!!...
...Jika kau tak bangun... maka aku akan menyusulmu......
" apa?... menyusulku... jangan kau akan tersiksa disini...
...Alvin!?!?...
cahaya terang menyilaukan mengarah ke mata ku.
...saat terbangun aku berada di mobil ambulans 🚑...
"kak--...Yola...aku.. " ucapku tak bisa bernafas dengan baik
"tak perlu berbicara dulu, yg penting kamu udah sadar " ucap kak yola di samping ku
"hiks... Kak alvin... " ucap lyla di belakang kak yola, ia tak kuasa menahan air matanya
entah apa yg terjadi padaku tadi, namun sepertinya serius
...🏥 saat sampai di rumah sakit 🚑...
__ADS_1
"... Penyakit mu kambuh, kondisi mental mu memburuk... apa yg kau khawatirkan? apa yg kau pikirkan? " tanya kak yola
aku membuang muka dari nya...
dari apa yg di ceritakan lyla dan kak yola tadi, setelah pingsan dari suntikan bius kak yola. aku di bawa ke uks, namun saat mereka meninggalkan ku sendiri di sana
aku terbangun namun juga tak sadar, aku terus meninju dinding sampai mereka harus menyuntikkan bius lagi. karna tubuhku tak bisa menahan efek bius, itu membuatku susah bernafas karna saraf yg tegang, lalu aku di larikan ke rumah sakit
note : ini hanya asumsi liar ide author, author bukan seorang dokter, namun hanya anak SMP. tapi tolong jangan anggap benar adanya yg author tulis dari menurut perkataan dokter. Ini Hanya lah Novel Fiksi dari ide liar author
"kau ingin sembuhkan? kalau begitu tenang kan dirimu, tak usah pikirkan lainnya. jika ada yg mengganjal di hatimu keluarkan saja ...." ucap nya lagi
"apa kau ingin meninggalkan fina sendirian... " ucap nya membuatku ingat
bahwa terakhir kali aku dan fina bertemu, fina menyatakan cinta nya padaku. aku tak bisa mengacuhkan perasaan nya ....
"bo-- bolehkah aku pinjam telepon mu? " tanya ku
"tentu, kau telepon saja no cherry, pasti dia akan mengatakan nya pada fina. paham? " ucap kak yola
aku mengangguk menjawab kak yola
"ehh... kenapa? " tanya ku
"hmmm, bukan kah kalian berdua akan berbicara dengan satu sama lain... tentu aku tak boleh menguping pembicaraan pribadi kalian. ok sampai jumpa " ucap kak yola lalu meninggalkan ruangan ku
aku menghubungi no kak cherry sesuai ucapan kak yola
"... hai yola, ada perlu apa " ucap kak cherry menerima panggilan
"oh halo kak cherry, ini aku Alvin.. emm boleh aku bicara dengan fina..." ucapku
"tentu, fina! Alvin ingin bicara dengan mu..." ucap kak cherry
"emm, Alvin, kakak harap kamu bisa menenangkan fina. ibu nya baru saja meninggalkan nya kemarin. kumohon" pinta kak cherry sebelum fina menerima telepon ku
"oke, akan kuusahakan kak" jawab ku
Fina...
"halo, Alvin.. apa yg ingin kau bicarakan dengan ku? " ucap fina, kurasa dia masih bersedih, karna terdengar dari nada nya yg malas
__ADS_1
"emmm.... gimana yah aku.... " ucapku gugup setelah akan menjawab nya
padahal sebelum mendengar suaranya aku masih tenang, namun setelah nya aku menjadi gugup dan panik dengan apa yg akan ku katakan
"em fina... aku... mencintaimu
note : gambar dari gacha club, di edit di Ibis paint x dengan tangan ku
maaf ada kesalahan pada baju lengannya, author malas benerin
"aku juga mencintaimu Alvin " jawab fina
setelah kami berdua menyatakan rasa, selama 20 menit kami hanya diam dan tak berbicara apa pun karna terlalu gugup
"bagaimana kondisimu disana Alvin... " ucap fina malu 😚
"aku baik kok, gimana keadaan di sekolah? " ucapku
"mantan mu sudah bahagia bersama nya, sedangkan teman mu sekarang sedang pdkt dengan seseorang yg selalu mengobatimu " ucap fina tidak ingin memanggil mereka dengan menggunakan nama mereka
"owh, begitu yah. baguslah. jadi apa maksudmu kita akan bertemu lagi saat terakhir kali itu? " ucapku
"karna... cepat atau lambat aku juga akan bersamamu disana " ucap fina
"maksudnya? " tanya ku tidak paham
"lupakan, tidurlah kau pasti sudah mengantuk " ucap fina ingin mengakhiri pembicaraan mereka
"oke, tetap semangat fina, eh maksudku... yg semangat sayang ku" ucapku lalu memutuskan panggilan
muka sangat merah setelah menyatakan rasa kami berdua...
mulai sekarang, tgl 16 okt kami adalah pasangan baru. aku takkan melupakan hari ini
semoga saja, kehidupan ku ke depan nya akan lebih baik dan aku segera sembuh dari penyakit ini...
aku ingin segera membalas budi mereka semua...
...🍃🍁 Bersambung 🌇🌹...
__ADS_1