Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
Ancaman (Eps Spesial)


__ADS_3

saat sampai di kelas


kami tetap menjadi bahan perbincangan mereka bahkan ada yg memberi ku bunga dan coklat, dan kebanyakan dari mereka adalah anak pendiam yg mungkin sering menjadi korban bully mereka berdua


saat istirahat


situasi yg sama tetap terjadi, namun kali ini lyla kembali memperingati mereka. aneh nya semua yg di ucapkan lyla secara sukarela mereka lakukan


apakah demi aku? atau lyla yg telah mendominasi lebih dulu sebelum aku masuk dan populer di sekolah ini...


tidak...


itu tidak mungkin...


mengingat bahwa lyla sama sekali tak punya teman yg benar benar menganggapnya...


tapi...


masa karna aku sih...


skip 🌱 beberapa hari, tepatnya 1 minggu setelah kehebohan yg kubuat


dulu aku sebenarnya anak berprestasi di segala bidang materi sampai mendapat beasiswa, namun tak lama nilaiku turun karna penyakit yg ku derita, aku telah izin beberapa kali di setiap mata pelajaran dan membuat nilai ku turun


namun, setelah masuk ke sekolah ini, materi yg kuterima ternyata hanya mengulang. tenu saja aku akan menjadi terdepan lagi seperti saat masa lalu itu....


tapi sepertinya ada yg tak senang dengan prestasi yg kudapat...


saat istirahat


"lyla aku mau ke kamar kecil, kamu tunggu di sini saja " ucap ku lalu bangun dari tempat duduk


"eehh, pokoknya aku harus ikut, kak yola sudah memberiku perintah dan aku tidak boleh melanggarnya hmpp" ucap lyla dengan tegas


"cuman sebentar doang kok ayolah " ucapku


"kakak mau tinggal si rumah lagi hmm... " ancam lyla


tak berpikir panjang karna sudah terdesak aku sudah tak peduli lagi


"ughh, terserah lah pokoknya setelah sampai jangan mengikutiku lagi " ucapku


"tentu aja masa aku harus--


~Wushhhh


aku berlari secepat mungkin, karna posisi kantin cukup dekat dengan kamar kecil


" ishh kaaaaak!!!! tungguiiin ihhhh" teriak lyla mengeluh


10 menit kemudian di dalam kamar kecil murid pria


"akhirnya... hmpp memang lyla tadi sama sekali tak bisa membaca situasi " gumam ku


"apa menurut mu, dia adalah pengganggu yg harus di singkirkan? " ucap seseorang

__ADS_1


"tidak, aku tidak berpikir dia seperti itu. dia hanya mengkhawatirkan ku saja, omong omong, kamu siapa?" tanya ku


saat menengok ke arahnya tatapan tajamnya menyambutku dan di tambah muka datar yg ingin mendominasi lawan nya, aku tersentak lalu mundur perlahan


"hei kau tak perlu takut padaku, aku tak akan melukai mu. namun hanya memperingatkan sesuatu yg mungkin tak terlalu penting untuk di bahas " ucapnya sembari berjalan ke arah ku


"apa, apa yg kau ingin kan dariku... " tanya ku


"tidak banyak, tapi aku akan memberi mu pilihan...


" aku ingin kau Keluar dari sekolah ini atau Melakukan hal yg membuat mu tidak menjadi populer lagi! " ucap nya sambil menodongkan ¢ūTTēr


aku tidak tau, apakah dia menggertakku saja atau akan melukaiku bahkan benar benar ingin memb*N*H ku


karna dia memakai sarung tangan saat membawa benda itu...



"jadi kau ingin aku tidak populer lagi di sekolah ini atau keluar dari sekolah ini ... " tanya ku


"Ya!! jadi... apa pilihan mu... " tanya nya


"... maaf tapi aku tak memilih keduanya... " jawab ku


tapi setelah mendengar ucapan ku raut wajah nya berubah menjadi orang yg terobsesi terhadap sesuatu lalu tak bisa mendapatkan nya...


sangat mengerikan, bahkan dia lebih jahat dari pada pembunuh...


kurasa dia tidak akan berteriak, karna di luar ada lyla yg sedang menungguku


"APA MAKSUDMU!! " ucapnya dangan nada gak tinggi


"ha... hahahaha, kukira kau akan mengerti karna semua nilai sempurna yg kau dapatkan... namun kurasa aku salah, kau adalah orang b0d0h pertama yg kuladeni " ucap nya


" owh, apakah tidak ada orang dewasa yg bisa melawan mu ? " tanyaku


dengan cepat tangan nya mencekikku....


"akh....


aku berusaha melepaskan genggaman tangannya, tapi...


saat melihat raut wajah nya berubah lagi


sekarang dia terlihat agak sedih (kurasa)


" memang kamu tau apa, dengan kehidupan ku hah" ucapnya marah


"karna kurasa kita memiliki rasa kehilangan yg sama, mungkin... " jawabku


ia menggertakkan gigi


"kita sama sekali tidak sama!!, aku di besarkan di panti dan selalu di jauhi... sampai sekarang aku tetap tidak mengerti kenapa mereka bersikap seperti itu padaku.. kau sama sekali takkan mengerti rasanya hidup tanpa ada yg menyayangi mu dan selalu di tindas bak kecoak yg berada di kamar yg bersih! " jawabnya nada tinggi


"hee, kau benar kita itu tidak sama, tapi rasa kehilangan tetap sama.... hehe" jawab ku

__ADS_1


"apa maksud mu...


"aku tidak ingin mengingatnya tapi... untuk membuktikan bahwa kita sama dan tidak ada yg perlu terluka atau saling bermusuhan... aku harus melakukan ini... " jawab ku lalu membuka seragam


"apa... apa yg akan kau lakukan, aku ini masih lurus tauu! kamu... kamu tidak bisa begini! " jawab nya panik melihat ku akan membuka seragam atas


"emm aku tak tau apa maksudmu dengan ^masih lurus^ itu, tapi aku hanya ingin menunjukkan ini... " ucap ku mulai terlihat perban yg masih membalut tubuhku


" eh... kenapa di perban ?! " tanya nya bingung


~sreek


aku melepas perban itu dan terlihat beberapa luka yg masih sedikit belum kering, dan belasan bekas luka merah, lebam atau bekas benda tajam


"apa.. apa yg terjadi padamu... " tanya nya


"mungkin kamu tak akan percaya bahwa penyebab semua luka ini adalah Orang tua ku sendiri " jawab ku mengejutkan nya


menjadi seorang anak yg tinggal di panti tanpa kasih sayang, teman atau saudara. mungkin takkan menyangka bahwa, orang yg kau pikir menyayangi mu akan berbuat kejam terhadapmu...


"tidak... tidak mungkin orang tua mu akan sekejam itu pada anak nya sendiri. dalam buku berkata bahwa orang tua lah yg paling menyayangi kita" ucapnya


"tidak semua sifat manusia yg ada di buku benar² ada dan tidak semua sifat baik manusia benar² akan di tulis di buku" jawab ku


aku mengatakan nya sambil memakai kembali perban dan seragam


".... maaf, maaf kan aku karna telah mengancam mu. padahal aku hanya iri dengan kepopuleran mu dan kepintaran mu... " jawab nya


"tentu, selama kamu sudah merasa bersalah dan menyesalinya. omong² apa hanya aku korban yg telah kamu ancam?! " jawab ku


"ehh iya. emang kenapa? " ucapnya


"gpp sih, takutnya kamu sama kayak tukang pembully yg aku lawan kemarin hehe" jawab ku


"hei aku boleh belajar bareng kamu nggak, aku juga pengen sepintar kamu. biar jadi populer dan terkenal hehe" ucapnya


"tentu selama kamu tidak besar kepala " ucap ku santai


"btw salken namaku Fu " ucapnya


"salken aku alvin, tapi namakamu beneran cuman fu doang ? " tanya ku


"hmm nggak tau juga, karna sejak kecil aku di panggil fu oleh orang panti " jawab fu


"owh kalo gitu ayo keluar, disini lama lama pengap juga " ucap ku lalu membuka pintu


" eh kenapa kamu kayak kaget gitu, emang di depan ada ap...!!? " ucap ku terhenti melihat...


lyla sedang di bully beberapa kakak kelas perempuan


...🍃 Mini Clip 🥀...


"Alvin, aku mau tau kenapa adikmu lyla bersi keras ingin selalu berada di dekatmu padahal kita sedang ada di kamar kecil buat Cowo... " tanya fu


"kalau aku bilang bahwa, lyla cuman ngincar donat buatan ku gimana.. " jawab ku

__ADS_1


"eh...


...---------------- Bersambung ----------------...


__ADS_2