Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
Mimpi buruk sebenarnya~


__ADS_3

setelah percakapan itu, aku terbangun dari mimpi. lyla tak ada di sini, mungkin dia sedang bersama kak yola. saat ingin beranjak dari ranjang penglihatan ku agak kabur. apa mungkin kak yola memberiku bius saat aku sudah tertidur.


aku mengambil selimut dan menyelimuti tubuh ku karna sepertinya jaket ku di bawa lyla. aku keluar dari kamar dan terlihat beberapa perawat yg masih terjaga dan masih mendampingi pasien disini.


salah seorang perawat menghampiri ku dan mengkhawatirkan ku


“ Maaf tapi dokter menyuruh saya untuk memperingati anda agar tak keluar dari kamar, keadaan anda masih belum stabil ” ucap nya


“ maksudmu kak yola, katakan padanya aku bosan di kamar melulu. emang aku hewan apa? di kurung selamanya di kamar. sekarang aku ingin berjalan jalan sebentar” ucap ku lalu langsung meninggalkan nya didepan kamar


tapi ia malah mengikuti ku kemana pun aku pergi ishh ini menyebalkan. bahkan saat ke kamar kecil ia menunggu ku di depan sampai selesai.


“ bisakah kau tak mengikuti ku? ” ucap ku geram


“ kata dokter jika kau tetap bersikeras untuk keluar maka aku di suruh untuk mengikutimu kemana pun Anda pergi” ucapnya bahkan sambil tersenyum bak tugas seperti ini wajib sekali ia laksanakan


“ kau di beri bayaran apa memang nya kalau kau melaksanakan tugas darinya? ” tanya ku membuatnya sedikit berpikir


“ Aku adalah anak magang disini, jika melakukan apa yg dikatakan dokter maka aku akan lulus dan dapat bekerja sebagai perawat yg sebenarnya ” ucapnya sambil tersenyum lagi


melihat senyuman nya aku bahkan tak bisa berkata apapun lagi. karna aku sudah mengalami bagaimana sulitnya mencari pekerjaan, tapi setelah mengingat aku tak bisa bekerja juga, aku malah tambah kesal 💢


“ terserah kau saja, aku sekarang ingin ke ruangan kak yola. tapi aku lupa jalan nya, jadi tolong tuntun aku ke sana ” ucap ku sambil mengalihkan pandangan ke arah yg berlawanan


“ baiklah, mari ikuti saya ” ucap nya tapi yg lebih mengheran kan lagi kenapa dia menggandeng tangan ku?


tapi saat aku berusaha melepaskannya rasanya tangan kami menempel seperti telah di beri lem. lampu berkedao kedip entah apa yg terjadi.

__ADS_1


dia juga tiba tiba tertawa mengerikan dan saat dia melihat ke arah ku, darah mengucur di matanya dan


“ Arghhh!!!! haaah haaah ”


apa tadi itu hanya mimpi? kenapa bisa aku mimpi hantu seperti itu...


aku sudah berada di ranjang dan terlihat lyla yg sedang menonton film horor sambil makan mie


aku beranjak dari ranjang dan mematikan HP nya lalu kembali ke ranjang dan menutupi seluruh tubuh ku dengan selimut.


“ hei tadi sedang seru seru nya. kenapa malah di matikan? dan juga kenapa kau bersembunyi dibawah selimut? ” ucap nya mengintrogasi ku


“ j- jangan menonton film seperti itu lagi, tidak baik menonton nya saat malam hari kau tau. dan aku terganggu oleh suara nya oke? ” ucapku yg masih merinding dengan suasana sekitar


“ huuu apa kau takut pada hantu, iyakan kau takut hehehe” ledek lyla sambil memperlihatkan layar HP nya yg menyala dan siap memutar film yg tadi terhenti


“ diam dan jauhkan itu dari ku ” ucapku mendorong HP nya menjauh dari muka ku.


📱💬 “ kenapa kau terlihat ketakutan seperti itu, apakah aku tidak terlihat cantik di matamu yg berkilau itu? ” suara dari scene film yg berlanjut terdengar seperti hantu nya berada tepat di sampingku


bulu kuduk ku berdiri merinding dan reflek aku melompat turun ke depan menjauh dari lyla yg sedang menunjukkan layar HP nya sambil tersenyum bak ia adalah hantu nya


“ Jangan tersenyum seperti itu kau terlihat seperti hantu yg ada di film itu tau! ” teriak ku semakin membuat nya bersemangat


“ hiiiii jauhkan itu dariku! jauhkan ” Ucapku ketakutan dan tak bisa bergerak karna sudah berada di sisi pojok kamar


“ Hahaha apakah ini teriakan jantan seorang lelaki, bahkan aku sekarang tak bisa membayangkan suara keren dari laki laki itu bagaimana ” ucap nya sambil tertawa terbahak bahak

__ADS_1


⚡/Jdaaar


suara petir menyambar menandakan aku turun hujan


aku menutup mataku sebelum suara sambaran petir, saat aku membuka mataku lyla sudah terduduk di lantai dan menutup telinganya


sontak aku berlari ke arahnya dan memeluk erat agar ia tak semakin takut, apa ia trauma pada suara petir?


“ sudah tak apa, kau tak perlu takut, ada aku disini ” ucapku menenangkan nya tapi tak lama ia perlahan menunjukkan layar HP nya yg berhenti pada adegan wajah hantu nya terlihat jelas


mata yg mengucur darah, rambut yg semula di ikat, menjadi terurai dan panjang.


pandangan ku mulai kabur dan akhirnya pingsan di tempat tanpa reaksi yg tidak perlu.


“ eh? ehhhhhh kak al bangun kaaak?! ” ucap lyla panik


dan sudah tak terdengar lagi ia bicara apa


walau aku sudah bertahun tahun di siksa lalu di tinggal kan di gudang. tapi saat hari mulai gelap aku menutup mata dan tidak berani melihat apa pun


sampai fajar datang aku takkan berinteraksi apapun. terkadang aku sudah tertidur tanpa merasakan sakit akibat luka karna terlalu takut kegelapan dan hantu.


terakhir kali aku mendengar kata hantu, malam nya aku tak bisa tidur dan terjaga sepanjang malam di kamar, duduk bersembunyi di bawah selimut sambil terus memperhatikan lingkungan sekitar.


... ---------------- Bersambung ----------------...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2