Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
Hari Pertama Sekolah


__ADS_3

🍀🍁 Besok nya (Hari Senin) 🍃🌷


kami berdua sudah bersiap dari pukul 05:40 , tapi aku tidak melihat kak yola sama sekali hari ini, serta nasi goreng yg kusiapkan di penanak nasi tetap utuh.


aku memakai seragam sekolah ku dulu karna belum membeli seragam khusus sekolah lyla, kami berdua berangkat bersama.


kami sarapan dengan masakan ku, tentu aku tak lupa meminum obat dan membawa inhaler untuk jaga jaga


sebelum memasuki kelas aku dan lyla pergi ke ruang kepala sekolah untuk mendaftarkan diriku ke sekolah. lyla juga meminta bahwa aku masuk ke kelas yg sama dengan nya. kini semua guru dan kepala sekolah mengetahui keadaan ku dan dapat memaklumi nya.


saat masuk ke kelas


~tok tok tok


lyla mengetuk pintu


"maaf Bu, kami terlambat masuk kelas karna kami harus minta surat pendaftaran untuk kakak ku dulu " ucap lyla


haah, awalnya kakak senior, lalu teman dekat, lalu kakak kandungnya. lyla akan mengenalkan aku sebagai siapa nya lagi yah 🤔


"iya, ibu sudah mengetahuinya dari kepala sekolah kalian di bebas kan dari hukuman, dan kamu segera perkenalkan dirimu " ucap guru yg mengajar


lyla pergi ketempat duduknya, lalu aku berjalan ke depan kelas memperkenalkan diri


"perkenalkan nama ku alvin, dulu aku sekolah di SMA novel sejahtera, namun aku pindah kesini karna harus menjaga adikku yg imut itu hehe, semoga kita berteman baik. makasih " ucapku


karna aku sudah lama tak berbicara di depan umum, jadi aku bingung mencari alasan agar tidak mempermalukan diriku sendiri hehe💧💦

__ADS_1


aku duduk di samping lyla


"kamu terlalu gugup yah, padahal aku tak se imut yg kamu kira loh" ucap lyla membuatku lebih malu dari tadi saat perkenalan


"eh, kenapa wajah mu merah?, kamu demam? " tanya lyla


"enggak, aku gpp kok, cuman gugup saat berbicara di depan umum hehe" ucap ku


🕰🔔 Skip saat istirahat 🌱☘️


"alvin, ayo kekantin bareng" ajak lyla


"hmm, tapi aku sudah menyiapkan bekal untuk kita loh, kamu enggak mau? " ucapku


"ehh beneran?! 😢" ucap lyla


"kenapa kamu enggak suka? 😟?! " tanya ku melihat lyla sedih


"haha sama-sama, aku juga enggak bisa cuman ngerepotin kalian" ucapku


kami makan bekal buatanku di taman sekolah, tapi ada beberapa pengganggu yg datang


"nyam nyam, hmmm 😋✨enak banget " ucap lyla


"kalau begitu aku juga senang dengarnya " ucapku


/2 orang mendatangi kami dengan muka masam

__ADS_1


"hei minggir kalian, ini adalah tempat makan kami. kalau enggak siap² tinjuku yg melayang hehe" ucap laki² pertama


"emang tempat makan bisa di miliki seseorang? " ucap lyla


"hee, gadis kecil harap diam, karna kami hanya berbicara dengan cec*ng*k ini saja, kamu nggak usah pergi, makan bareng kami aja" ucap laki² kedua


"kenapa cuman aku? haaah, yaudah lah, lyla ikut nggak" ucapku


"ikut dong, jangan tinggalin aku ishh" ucap lyla


"hei gadis kecil, apa yg kamu lakuin ayo makan bareng kami. kenapa malah ikut sama cec*ng*k itu sih" ucap laki² kedua


"wlee, aku nggak mau, mending sama kak Alvin" ucap lyla


"jadi kamu lebih milih cec*ng*k itu... hei cec*ng*k ayoo kita duel siapa yg menang nanti bisa milikin gadis itu, kalau kalah harus jauhin gadis manis itu hehe. gimana berani nggak?! " ucap laki² pertama


"Alvin, sebaiknya kita nggak usah berurusan dengan mereka ayo pergi" bujuk lyla


"owh jadi lu hanya pecundang, nggak berani sama tantangan?! cemen lu" ucap laki² kedua


lebih baik aku diam, dari pada menerima tantangan mereka, karna aku hanya anak yg lemah. apa yg bisa kulakukan selain mereporkan orang memang nya?


"lu di lahirin di keluarga pecundang makanya menjadi anak yg lebih dari cec*ng*k yaitu sampah masyarakat" ucap laki² pertama


ucapan mereka, membuatku tak bisa berdiam diri! mereka boleh menghinaku tapi jangan menghina keluarga ku!


aku langsung meluncurkan pukulan ke wajah nya, sampai ia terjatuh ke tanah dan mimisan

__ADS_1


"beraninya lu, anak cec*ng*k !!! " ucapnya


💧🟥 Bersambung 🥀🍃


__ADS_2