Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
Di usir


__ADS_3

"ini.... aku nggak butuh apa² kok sekarang, cuman butuh kasih sayang kamu hehe😉" jawabku


/Olive langsung memelukku karna terharu


karna itu mukaku memerah 💘💓😳


(〃°▽°〃)/ 🤯


"o- olive? kamu..... "


/bruuk


aku terjatuh


"ehh Alvin! bangun! jangan pingsan dong, Alvin! "teriak olive


/olive memeriksa kepalaku


"ah, panas banget, mukamu juga merah" kata olive


"aku gpp, aku tadi udah minum obat kok, pasti gpp hehe" jawabku sambil memulihkan kesadaran karna tadi aku hampir pingsan


"mau di gotong ke uks" tanya pak hans


"nggak usah aku masih kuat kok" jawabku


/berdiri pelan²


"kamu demam , apa mending kamu di bantu pak hans? " kata olive

__ADS_1


"aku masih kuat olive, ayo ke uks, nanti aku minum obat terus pasti langsung sembuh hehe" jawab ku


🍂🍂 skip setelah bell pulang berbunyi 🍂🍂


"kamu beneran gpp? nggak mau ketemu sama temen nya kak cherry 🍒 dulu? " tanya fina


"aku gpp kok paling cuman kelelahan karna habis keliling sekolah buat cari hanun" jawabku


sebenarnya nafas ku sesak, jadi aku mengatur nafasku agar tak terlihat sakit hehe


"baiklah sampai jumpa besok, jangan lakuin hal berbahaya, aku tau tentang hubunganmu dengan hanun" kata fina


/olive memberiku alat bantu nafas atau biasa di sebut inhaler


note : author udah cari di google dan namanya adalah inhaler, alat ini biasa digunakan oleh orang yg mempunyai asma, oghee Thx u


"nih jaga² doang, jika mereka sudah keterlaluan, kamu harus pergi cari bantuan, oke? kalo enggak, apa yg terjadi sama kamu aku bakal sedih " nasihat olive


hari sudah akan malam, yah karna aku pulang jalan kaki tentu akan lebih lama dari pada di antar jemput


💫beberapa menit kemudian aku sampai di rumah


~kreek


"nyonya tuan aku pul-


~plaak


tamparan keras dari mama sebelum aku masuk rumah

__ADS_1


" kenapa kamu pulang? kamu sudah mempermalukan nama keluarga kami, dan kamu seenaknya pulang dengan senyuman b©d©h mu itu hah?!!, kamu di larang masuk ke rumah saya lagi dan ini barang-barang kamu, jangan pernah kembali kesini lagi paham?!! " teriak mama


~braak


bantingan pintu dari mama setelah ia meneriakiku


/aku mengecek isi tas


isinya baju, kaleng yg isinya tabungan ku, mereka nggak tau kalau isinya uang dan memasukkan ini kedalamnya. dan juga selimut serta bantal, yg kupakai di kamarku biasanya. mungkin mereka ingin membuang barangku sejauh jauhnya, namun terlalu malas dan kelihatan blak-blakan jadi mereka memasukkan nya juga


hah, kenapa seperti ini?! aku hanya ingin kehidupan sederhana tetapi mengapa itu selalu tak pernah terwujud?


haha aku memang sampah buangan bisanya cuman nangis, minta bantuan orang lain, dan membuat mereka khawatir


saat akan pergi dari rumah itu, kepala sakit sekali, mungkin karna hari ini banyak tekanan yg ku tanggung, tapi aku tetap pergi dari rumah itu.


untuk pertama kalinya aku merasa bebas dari mereka bertiga, dan aku berharap kehidupan baruku akan lebih baik dari kehidupan lamaku disana.


tak terasa aku berjalan dari rumah dan tau tau aku sudah berada di depan rumah sakit managa, dimana aku dirawat di sana saat mengecek obat ki bersama fina dan sepupunya


kurasa aku harus membayar perawatanku disana saat itu, tapi aku tak punya cukup uang, aku hanya memiliki barang yg ada di tas.


saat akan hampir meninggalkan rumah sakit ada seseorang yg menarik tangan ku


"hei tunggu, kau akan kemana hah?! kau tidak memikirkan perasaan fina nanti setelah kau pergi?! " katanya


badan ku sudah lelah, namun aku tak bisa tumbang hanya karna ini, aku harus tegar


saat berbalik ternyata dia adalah ...

__ADS_1


🍃🍃 bersambung 🍂🍂


__ADS_2