
besok nya di sekolah
"Roy, lo tau dimana Alvin?? " tanya hanun
"maaf aku gak tau, kamu kan tau sendiri Alvin nggak punya HP jadi aku nggak tau kabarnya sekarang. keluarga nya juga gitu, jadi yah tunggu Alvin masuk sekolah baru tau kenapa dia nggak masuk"jawab roy
"tapi gue nggak bisa tenang, gue khawatir Alvin kenapa-kenapa" kata hanun
"tenang dia gpp kok" jawab roy
"ish, apa lo nggak khawatir sama Alvin?? " tanya hanun lagi
"bukan nya gitu, dulu gue pernah jenguk Alvin yg lagi sakit, katanya dia sakit karna di siksa terus ama ayah nya. pas aku sampe di sana, emang kelakuan orang tua Alvin biasa-biasa aja kayak orang tua yg sayang ama anak nya. tapi setelah aku jenguk besok nya dia masuk dengan keadaan luka- luka. menurut ku Alvin di pukuli ama orangtua nya hanya karna dia punya temen" jawab roy dengan pasrah
hanun terdiam seketika. roy hanya bisa pasrah dengan keadaan.
πkeadaan Alvin
~kruyuk kruyuk
"hmp, gak enak juga yah kalo nggak makan, di bolehin keluar juga masih 2 hari lagi.... " kata ku sambil memegangi perutnya
~kreeeeek
/ada yg membuka pintu
"nih ada makanan sisa kemarin, biar lu nggak jadi mayat" kata kak aldo sambil menodongkan piring berisi nasi agak kering dengan lauk kemarin
__ADS_1
"makasih kak, kak aldo baik banget deh β€"
/akan memeluk kak aldo
"stop, gue jijik sama lo ishhh"
/keluar lalu menutup pintu dengan keras
ππ Skip 2 hari kemudian, pagi hari nya
"Hei anak pungut. bangun kamu!!" teriak mama ku sambil menggedor gedor pintu
"ehh nyonya, ada apa?" tanya ku yg masih mengantuk
"kamu udah saya bolehin keluar, jika kamu pulang malam lagi, saya akan mengurung kamu di sini selama seminggu, INGAT ITU!!" kata mama sambil teriak
setelah itu aku mandi, ganti baju, makan sisa kemarin tentunya. lalu langsung berangkat ke Caffe bang revan.
dengan badan terpaku, menatap Caffe yg di tutup karna ukuran keluarga, tertulis di kertas yg menempel pada pintu masuk.
'mohon maaf Caffe ini di tutup karna urusan keluarga. Caffe ini akan di buka lagi Seminggu kemudian'
"ugh, apa yang terjadi pada keluarga bang revan dan roy yah??, sehingga mereka menutup caffe yang biasa nya buka tiap hari ??" gumam ku sambil berjalan menuju rumah
tanpa di duga aku bertemu hanun di tengah perjalanan.
"ehh, hanun !!" teriak ku
__ADS_1
"Alvin ??, kamu nggak papa kan ?!" kata hanun sambil memegangi tangan dan pipiku
(jan traveling)
"hehe, aku nggak papa kok,,, apa kamu bisa melepaskan ku?" pinta ku
"eh, ahhhhhh" teriak hanun terkejut
~plaaaak
"auuhhhh"
"Alvin?!, apa kamu gak papa, maaf aku malah menampar mu π©π₯Ί" kata hanun
"hehe, gak papa kok, cuman sakit sedikit " jawab ku sambil memegangi pipiku yg merah
"oh yaa, aku mau tanya sama kamu, kemana saja kamu 2 hari lalu,, " tanya hanun sambil menyilangkan tangan
"emmm, gimana yaah??" jawab ku yg ingin menutupi kebenaran
"aku menunggu!! " kata hanun yg sedang menahan marah
~bersambung
Author : saya ganti gaya kayak gini biar gampang bacanya kayak novel-novel lain. jangan lupa like, vote, dan jadikan favorite kalian β€
π bye bye
__ADS_1