Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
masalah 2


__ADS_3

"rasanya gimana yah kalau lompat dari sini? mati nggak yah? atau cuman pingsan, lagi pula ini cuman lantai 4, aku kan kuat ahahahahaha ha ha... " gumam ku


seseorang berlari ke arah ku lalu menarikku menjauh dari pagar kawat pembatas yang tinggi nya mencapai 3 meter.


"apa yang kamu lakuin? bundir? umur kamu masih panjang, kenapa malah cari mati sih? " kata nya


"ehh, pak hans? tadi aku hanya cari angin kok, bapak nggak usah khawatir aku nggak akan ngelakuin itu kok hehe" jawabku


aku tau aku sudah berbohong kepada semua orang, tapi ini juga untuk kebaikan mereka, agar tak membuat mereka khawatir terhadap ku yg hanya sebuah sampah buangan.


"ehh iya kah, maaf bapak reflek saat baru melihatmu di atap sendirian dan tak pikir panjang" kata pak hans sambil membantu ku berdiri


"haha, mana mungkin aku bundir, lagipula aku masih pengen bersama kalian kok, kalau enggak aku nggak akan mau minum obat itu hehe" kataku


"haha, tapi bagaimana dengan hanun? apa dia mendengarmu dan sudah baikan? " tanya pak hans membuat ku teringat kataΒ² nya yg setajam silet itu


"dia... nanti aja aku ceritain, udah waktunya minum obat kan, ayo pak" jawab ku mengalihkan pembicaraan lalu bergegas ke UKS


"bapak tau kamu sudah putus kan. bapak harap kamu tidak melakukan sesuatu yg berbahaya" kata pak hans membuat ku terkejut


"bagaimana anda tau??!, apa bapak tadi sudah mendengar pembicaraan kami tadi??!! " tanyaku


"pokoknya bapak tau bahwa kamu berbohong kalau sudah putus hubungan dengan mereka berdua, kamu yg sabar yah, masih ada bapak, olive, Fina, dan kami dari pihak sekolah, kamu jangan patah semangat, oke? " kata pak hans

__ADS_1


"oke, ayo pak ke UKS, takutnya udah di tungguin sama olive hehe" jawab ku


πŸšΆπŸ»β€β™‚οΈ Di UKS πŸšΆπŸ»β€β™‚οΈ


~Kreeek


suara pintu


"olive apa kau di dalam? " tanyaku


"kurasa dia masih menemui kakak nya, kamu minum obat dulu sana" jawab pak hans


pak hans memang belakang ini dia selalu menemaniku saat di sekolah, bukan berarti dia nggak ada jadwal mengajar, terkadang dia juga pergi ke kelas yg akan di ajarnya, dan meninggalkan ku bersama olive di UKS atau dalam pengawasan guru lain.


/aku mengambil obat lalu meminumnya, tapi tidak ada air minum saat itu


πŸ˜­πŸ˜πŸ˜–


"maaf bapak nggak tau kalo disini nggak ada air minum, kita kekantin gimana? " kata pak hans


"boleh deh, ayo cepet pak πŸ˜–" jawabku


πŸ•°beberapa menit kemudian di kantin yg sepi, karna bell masuk sudah berbunyi dari saat kami perjalanan ke UKS.

__ADS_1


"glek glek glek, ahhh lumayan sudah nggak pahit lagi " kataku


"kamu nggak makan vin? " tanya pak hans


"Nanti aja pak, lagi nggak selera karna habis minum obat tadi" jawabku


tak berapa lama olive berjalan ke arah UKS, kami melihatnya saat melewati kantin. posisi kantin tidak jauh dari uks, makanya kami bisa melihat olive berjalan ke arah UKS.


dengan cepat aku menghampiri olive yg berjalan sambil menundukkan kepalanya


"olive kamu kenapa? di marahi? di pukul? kasih tau aku! " tanyaku


/olive mengangkat sedikit kepalanya


"!?!?!?! kamu habis nangis? kenapa? " tanyaku lagi


" kakak ku sudah salah paham dan memberi tahu tentang foto itu kepada mamaku. akhirnya uang bulanan yg di kasih biasanya jadi lebih sedikit, hiks huaa Alvin gimana ini?


😭πŸ₯Ί


"ehhh, gimana yah, emm aku punya uang tabungan di rumah, besok aku bawain gimana? hehe πŸ˜…? " jawab ku


".... kamu gpp? terus kamu nanti kalo butuh gimana? " tanya olive

__ADS_1


"ini... "kataku


~Bersambung


__ADS_2