Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
Semuanya..


__ADS_3

"tentu, ayo pulang " ucap ku


"let's goo hehe" jawab lyla


🍃saat di halte bus


kami biasanya pulang jalan kaki, tapi karna aku terlalu kecapekan lyla mengajakku naik bis saja


(tadi kan habis gandong lyla yg berat nya kek- ...ugh, pokoknya pinggang ku hampir patah rasanya ☺)


angin sepoi-sepoi berembus, awan mulai berkumpul memperingatkan kita bahwa nanti akan menjadi malam yg dingin...


dengan terkejutnya aku tidak menyangka akan bertemu dengan mereka secepat ini...


"kau tau tadi fu- " ucapku terhenti


" hmm, emang kak Fu kenapa? " tanya lyla


"wah siapa nih yg lagi selingkuh diam diam haha" ucap seseorang yg tak ingin ku temui lagi


"Alvin dan pacar barunya, cantik juga. bahkan yg ini lebih cantik dari pada yg disana haha" ucap seorang lagi


"kenapa... kenapa aku harus bertemu kalian lagi... " ucapku


"kenapa? yah karna kita terikat takdir. kau di takdirkan untuk di rendahkan oleh kami hahaha" ucap Kak Aldo


"siapa mereka? " tanya lyla

__ADS_1


"tidak usah di pikirkan mereka hanya kenalan kakak yg tidak punya rem saat membicarakan keburukan orang lain di depan nya " jawab ku


"ayo kita jalan kaki saja, dari pada menunggu bis bersama mereka" ucapku menarik tangan lyla menjauh dari kedua orang itu


"sepertinya kak al punya beberapa masalah dengan mereka, sebaiknya aku tak membicarakan hal ini nanti, aku akan menanyakan ini saat kak al sudah siap saja " pikir lyla dalam hati sambil memandangi ku yg sedang menahan emosi.


"kasihan sekali fina, padahal ia sedang sakit tapi malah di tinggal pacar nya selingkuh di tempat lain hahaha" ucap hanun


"apa...!? "


"ouh, kau tak tau yah. karna kau dulu pernah menemaniku sebentar, tidak ada salah nya ku beri tahu kan" ucap hanun


"sekarang ia sedang berbaring di ranjang rumah sakit, padahal kami saat itu hanya sedikit bermain dengannya setelah tau bahwa kalian berpacaran, tapi sepertinya dia lebih lemah dari mu haha. hmmm marah? mau pukul? sini maju " ucap hanun


"hah, padahal yg punya masalah aku kenapa kalian malah melibatkan fina yg tidak punya salah kepada kalian " ucapku


"apalagi setelah mendengar rumor bahwa kalian berpacaran membuatku semakin muak dengan waktu sia sia yg telah kuhabiskan dengan mu" ucap hanun


"Cukup!! aku tak mau mendengar omong kosong kalian, lebih baik aku memastikan nya dulu sebelum percaya pada kalian begitu saja, dan satu lagi lyla bukanlah selingkuhan ku dia adalah adikku. Dan jangan sampai aku bertemu dengan kalian lagi!! " teriakku lalu bergegas pergi menjauh dari mereka


aku terus berjalan cepat sembari menarik lengan lyla, walau tempo jalan yg sedikit lebih cepat dari lyla serta aku menariknya. lyla tidak mengatakan apapun dan tetap mengimbangi kecepatan jalan kami


saat sampai di rumah hujan langsung membasahi jalan yg kami lewati


"lyla.... Kau tetap di rumah" ucapku


"aku tau kak al akan kesana... kak al harus tetap disini" ucap lyla

__ADS_1


"jadi kau sudah tau sejak awal, lyla? " tanya ku


"maksud kak al apa? aku baru tau tadi loh " ucap lyla mengelak


"karna tidak mungkin kalau kak yola tidak memberi mu peringatan untuk melarang ku kesana , kan? " ucapku


"kalau kau baru tau, pasti kau ingin ikut bersama ku kesana " ucapku lagi


"tapi...


" tidak usah bicara omong kosong lagi, kau tetap di rumah jangan keluar, tenang aku hanya ingin pamit pada kak yola kok " ucapku


"maaf tapi kakak yg harus tetap di rumah" ucap lyla mengeluarkan sesuatu


"apa maksud mu-


lyla menyuntikkan bius kepada ku, aku tidak menyangka hal ini. kurasa kak yola telah memberi pesan lain pada lyla dengan bekal obat bius


~tsss....


" kau... sudah menduga hal ini juga...


~brukkk


"maaf tapi kau tak boleh pergi dengan kondisi ini " ucap lyla sebelum aku tak sadarkan diri


...---------------- Bersambung ----------------...

__ADS_1


__ADS_2