
"zizi?!!!, ini ini apa yang.... " ucap ku
aku sangat terkejut melihat jenazah yg sudah terbungkus kain putih
"Alvin, zizi... zizi sudah meninggal hiks" ucap mama zizi sambil meneteskan air mata yg terlihat sangat amat sedih karna telah kehilangan anak nya
aku berjalan ke arah jenazah itu
"ini,....tidak mungkin kan , haha zizi jangan bercanda dong, ayo katakan ini hanya prank kan? " ucap ku yg tidak percaya
sedangkan mama zizi hanya memperhatikan ku sambil bersedih
"ini salah ku, hiks ini semua salah ku" ucapku sambil memeluk jenazah yg sudah dingin itu
"iyaa!! ini semua salah luu, karna luu adek gue matii, tau nggak" ucap seorang anak kuliahan sambil menarik bajuku
"zayn, kamu nggak boleh gitu, Alvin adalah teman zizi, ini bukan kesalahan dia" ucap mama zizi membela ku
"tapi kalo enggak salah dia salah siapa mah? hah, zizi nggak mau operasi juga karna dia kan, kalo bukan karna nya sekarang mungkin zizi sudah bahagia bersama kita kan? " teriak nya, yg ternyata dia adalah kakak dari zizi, zayn
"operasi?? " ucapku kaget
__ADS_1
karna aku zizi tidak mau di operasi, penyakit zizi pun kambuh dan membuat nya merasakan kesakitan luar biasa, lalu ia pun sudah tak sanggup dan akhirnya inilah yg terjadi.
"kau ingin membuat zizi bersedih karna melihatmu menyakiti teman nya, Alvin adalah teman, bukan sahabat baik zizi, apa kamu tega melihat zizi bersedih? zayn" ucap mama zizi membuat zayn memilih memendam amarah nya
"ini adalah kehendak Tuhan, jadi kamu nggak bisa menetangnya dan mengkambing hitam seseorang zayn" lanjut mama zizi
mendengar ucapan mama zizi, zayn berjalan ke arah jenazah itu lalu memeluk se-erat erat nya.
"maaf kan kakak zizi, maaf hiks " ucap zayn sambil meneteskan air mata nya ke kain putih yg bersih itu
semua sudah jelas, dan yg tersisa hati ku yg tak bisa menerima kenyataan bahwa akulah yg menyebabkan kematian zizi
di tengah kegelisahan ku zayn berjalan ke arah ku, saat ada di depan mataku, ia langsung memelukku
aku melihat seorang yg tinggi dan berambut panjang itu memelukku
"maaf Alvin, tadi aku terlalu sedih sehingga menuduhmu telah sengaja melakukan nya,,,, jadi maaf kan lah kakak" ucap kak zayn, tapi aku langsung melepaskan pelukan hangat itu
"kau tak perlu minta maaf, harusnya akulah yg minta maaf kepada kalian, karna aku zizi telah kehilangan nyawanya" ucap ku membuat kedua orang itu terkejut dengan perkataan ku
"Alvin ini bukan lah kesalahan mu, tapi-" ucap mama zizi lalu aku memotongnya
__ADS_1
"ini adalah salah ku" ucap ku
"kau tidak bersalah al, tak apa aku memaafkan mu, karna ini adalah kemauan zizi jadi-" ucap kak zayn
"cukup, aku memang anak pembawa s*al, jadi tak usah membuatku menjadi anak yg tak tahu apapun" ucapku
"ini adalah salah ku, dan ini bukan kemauan zizi, ini a d a l a h SALAH KU!, aku bersalah aku bersalah aku bersalah, aku harus nya sudah mati di tangan mereka jika aku tak di usir, jadi aku takkan membawa kesialan pada siapapun KAK" ucap ku membuat ibu dan anak itu kebingungan
"aku-"
~tss....
seseorang menyuntikkan obat penenang / obat bius padaku
~bruuk
aku terjatuh
"kenapa? " ucapku lalu tak sadarkan diri sebelum melihat orang itu
🕙☁ bersambung 🍁🍁
__ADS_1