
saat sesampainya di rumah, aku pengennya sih masak mereka berdua. tapi aku merasa lelah, padahal tadi baru bangun.
“ ugh, kenapa aku merasa pusing dan lemas.. ” ucapku sambil memegang meja yang ada di dapur
“ lebih baik istirahat dulu, jangan memaksakan diri buat masak. kakak bakal mesenin makanan online, jadi sambil nunggu nyampenya mending kamu istirahat dulu, kalau diingat² kamu belum tidur tadi malam ” ucap Kak yola sambil ia membopongku ke kamar
“ tapi.. ugh ”
“ kamu mau sembuh nggak ?”
aku menjawabnya dengan anggukan kepala, setelah itu kak yola pergi.
“Hei, ugh diriku satunya ”
* hmm kau memanggilku? *
“ ya, apa aku akan terjebak dalam alam bawah sadar ku lagi jika aku tertidur ? ”
* kurasa enggak, karna sekarang aku laper banget *
“ bisa bisanya kamu malah lapar di waktu serius ”
* kau lupa atau hilang ingatan?, kita ini adalah 1,aku kebenarannya dan kau tipuan nya. aku mengatakan apa yg terjadi, bukan salah ku kalau aku laper dong, hmpp *
* aku bisa saja mengambil alih kesadaran raga kita, tapi jika aku lakukan nanti... ish lupain *
“ haah, maaf² aku lupa ” aku merebahkan tubuh ku di kasur setelah sedari tadi duduk
“rasanya aku sangat lelah ”
* yah mungkin karna kita berbagi kesadaran, jadi agak sulit di awalnya *
__ADS_1
“ terserah kau akan bicara apa aku tidak peduli, aku sudah terlalu lelah untuk bangun makan hoaam ” ucap ku mulai menutup mata tanpa sadar
...----------------...
“ kaak, ayo makan ” ucap lyla dari balik pintu
~krieeet
suara pintu di buka perlahan
“ kak? ayo mak- ” ucap lyla terhenti, setelah melihatku tertidur dengan pulas
lyla menutup kembali pintu secara perlahan.
...----------------...
“ Lyla, mana alvin? ” ucap kak yola
“ nggak perlu biarin dia tidur ” ucap kak yola sambil menyeduh teh hangat
lyla dan kak yola sedang menikmati sarapan di meja makan. sementara aku sedang istirahat dan melepaskan lelah ku di mimpi
bukannya istirahat aku malah menjadi pendengar untuk diriku sendiri.
ia tak berhenti bicara dan terus saja mengoceh. ugh
“ bisakah aku mendapat ketenangan sebentar saja ”
* kau harus terbiasa dengan ocehanku, karna aku juga dirimu yang tak pernah kau dengar dan pedulikan. karna aku tak tahu sampai kapan kesadaran kita kembali. mungkin juga tidak akan pernah, mengingat trauma mu dulu *
“ tapi tolong jangan bicarakan lagi tentang masa laiu aku tidak ingin mengingat itu kembali ”
__ADS_1
* haah, oke aku akan berusaha *
...----------------...
Besoknya aku kembali ke sekolah dan mendapati rumor baru lagi...
👩🏻“ hei bukankah itu kak al, tampan yah. udah pintar, baik hati, perhatian lagi ihhh idaman banget dehh ”
👩🏻“ iya ihh ”
👨🏻“ eh liat tuh ada kak al, owh jadi itu yah pangeran sekolah kita yang baru, cocok jadi panutan nih ”
meanwhile me
😑💢
“ Baru masuk lagi aja ada rumor baru, emang aku cocok banget yah dapet perhatian semua orang🙄 ” omel ku yang tidak suka perhatian banyak orang
“ kamu itu udh idola, jadi panutan bagi murid lain lagi. kenapa malah mengeluh, padahal kamu sudah menjadi perhatian seluruh murid dan guru loh😠 ” ucap Fu yang kesal padaku
“ jika aku jadi kamu, aku akan menerima secara lapang dada untuk menjadi pangeran sekolah dan panutan murid 🤩” ucap Fu yang terlalu pd
“ hahaha, jangan kepedean. kalau jatuh sakit loh 😏 ” ejek ku
“ huh diam kamu😒, jangan merusak halu ku yang indah 😚 ” ucap fu
“ iya deh Iyah, wibu sih makanya halu mulu kerjaan nya 🤭 ” ejek ku lagi
“ apa lo bilang 😊💢 ”
“ nggak kok, tadi cuman suara burung 😌💧 ” ucapku
__ADS_1