Selalu Salah Di Mata Orang

Selalu Salah Di Mata Orang
Mengantuk


__ADS_3

saat sampai di perpustakaan,rasanya sepi, hanya terdengar hentakan kaki saat berjalan. semua siswa yg berada di perpus rata rata hanya anak pintar dan anak introvert, selain itu ada siswa yg pacaran, membaca komik dan tidur.


aku mengambil sebuah buku secara acak dan pergi ke ruang baca. para siswa tak menghiraukan keberadaan ku dan melakukan aktivitas mereka.


saat di sekolah dulu aku pernah pergi ke perpus, namun lama kelamaan aku jarang pergi kesana. karna beberapa temanku dan teman dari mantan kakak ku, membull! ku saat ada di perpus. disana tak ada yg nama nya penjaga perpus, jadi aman jika melakukan kenakalan di perpus.


suasana yg tenang membuatku merasa nyaman dan mengantuk. tapi tiba tiba alarm jam ku berbunnyi, setelah mematikannya aku merasa banyak yg memperhatikan ku


β€œ Tolong jangan berisik di perpustakaan, dan matikan jam itu sebelum masuk ” ucap penjaga perpus yg sedang membawa beberapa buku


β€œ maafkan aku πŸ˜… ” ucapku


* Malu nggak tuh *


β€œ Diam! πŸ˜– ”


aku segera mengembalikan buku yg kupinjam dan pergi ke kelas untuk mengambil obat, walau belum makan kurasa tak apa aku minum obat terlebih dulu.


~ kriing


suara bell masuk berbunyi, menandakan waktu pelajaran setelah istirahat akan segera di mulai.


" yg bener aja, bahkan aku belum tertidur tadi " ucap ku dalam hati


* mending isi perut pake air, biar kenyang *

__ADS_1


" aku juga tahu itu "


semua siswa pun masuk, dan guru sudah memulai pelajaran. tapi aku ngantuk banget. karna materi yg di jelaskan kali ini sudah ku pelajari, mungkin aku bisa tidur sebentar.


setelah 5 menit berlalu, guru menyadari aku tak memperhatikan. ia menghampiriku dan berteriak


β€œ Hei jangan tidur di kelas bapak, jika kau tak mengerti materi yg bapak berikan kau akan mendapat nilai buruk, jika begitu bapak akan di pandang rendah karna kau tak memperhatikan bapak! ” ucap nya


β€œ ugh, maaf Pak tapi hari ini saya ngantuk banget ” jawab ku sambil mencoba membuka mata terus ingin menutup


β€œ bapak tau bahwa kau adalah anak yg di perbincangkan dengan prestasi nilai sempurna mu, tapi jika begini terus. kau akan menjadi contoh buruk bagi seluruh siswa di sini ”


β€œ sekarang bapak minta kamu menyelesaikan soal yg ada di papan tulis” perintah guru


β€œ soal itu, rumusnya sudah bapak terang kan pada anak lain? ” tanya ku yg masih berusaha untuk tidak kehilangan kesadaran


β€œ baiklah ”


aku berjalan perlahan menuju papan tulis, sebelum menjawab aku bertanya pada anak kelas


β€œ Apa kalian benar-benar sudah bisa memakai rumus ini? ” tanya ku dan keheningan pun sudah menjawabnya


β€œ haah, baiklah. akan ku beri trik cepat untuk kalian, mohon di salin di buku jika perlu ” ucapku lalu mulai mengerjakan nya dengan trik yg ku temukan saat aku sedang begadang malam itu.


terpukau, mencatat dengan cepat, dan takjub reaksi mereka kepadaku.

__ADS_1


β€œ sekarang aku boleh tidurkan? aku sudah menjawab nya dengan benar bukan? ” ucap ku tak di hiraukan karna guru fisika itu terkejut dengan jawaban ku


aku kembali ke bangku ku yg nyaman itu, tak berselang lama...


~kriiiing


tanda pelajaran akan berganti mapel


β€œ Siang semua, hari ini kita akan- ” ucap guru wanita itu terhenti, dengar ku


β€œ Kenapa ada yg masih tidur di jam segini, HEY BANGUN LAH!! ” teriak nya menghampiri ku


mendengar itu, telingaku berdenging. sontak aku menutup telinga ku


β€œ Kenapa kau menutup telingamu? kau tak ingin mendengarkan gurumu hah? ” teriak nya lagi


* Maaf sepertinya ini tak bisa dibiarkan lagi... ”


β€œ Ugh apa yg? kepala ku sakit... ” ucap ku dalam hati


β€œ JANGAN BERTERIAK PADAKU! AKU MENDENGARMU, Jadi jangan teriak. Ugh kepalaku... ” ucapku, tapi aku tak bisa mengontrol tubuhku, dan ucapan ku.


rasanya aku terkekang di dalam tubuh ku sendiri. apa ini yg terjadi sebenarnya saat aku hampir pingsan, aku tak ingat apapun sebelum pingsan saat itu.


β€œ Hah, Jadi kau memberontak? Kau ingin ibu hukum? ” ucapnya

__ADS_1


β€œ Lalu kenapa memang?, aku hanya ingin tidur tapi-- Ugh S14l, harusnya aku tetap di rumah saja kalau tau akan begini ”


...-------------- Bersambung ----------------...


__ADS_2