Selingkuhan ku adalah cinta pertama ku

Selingkuhan ku adalah cinta pertama ku
Mamah papa kenapa disini


__ADS_3

Kedua orang tua beserta suaminya Giandra langsung masuk kedalam rumah dan menutup pintu, agar tidak ada orang yang mendengar keributan kami


" Mama Papa kenapa disini? " Giandra mencoba untuk tersenyum walau nampak jelas wajahnya terlihat takut.


" Mama ga nyangka kelakukan kamu begini ya selama ini, bikin malu " Terlihat sekali kemarahan di wajah Ibu Giandra.


" Mama sudah dengar semuanya. Apa yang kamu lakuin sama Galih "


" Aku ga ngapa ngapain Ma, kita cuma berteman " Giandra mencoba memegang tangan Ibunya dan di tepis.


Padahal beberapa menit yang lalu dia masih mengancam akan menghancurkan rumah tanggaku jika tidak menikahinya tapi sekarang bicara seperi itu.


Suami Giandra juga terlihat marah walaupun tidak berkata kata.


Bisa di bayangkan wajah Giandra seperti apa, di hadapkan oleh kedua orang tua dan suaminya.


" Tolong panggil istri kamu Lih, biar kita selesaikan disini " Ujar Bapaknya Giandra.


Aku langsung menelpon istriku dan memintanya untuk datang ke rumah Giandra.


Aku pesan kan taksi online untuknya, syukurnya Ia mau untuk datang dan tidak banyak bicara.


Tidak lama istriku datang dan langsung ikut duduk bersama kami.


Di sana aku mengkonfortir semua yang di ceritakan oleh Giandra kepada keluarganya.


Berkali kali wajah orang tua Giandra terkejut mendengarkan apa yang aku bicarakan.


Mereka tidak menyangka bahwa Giandra bisa bertindak sejauh itu.


Bahkan Giandra meminta aku untuk menikahi nya padahal tau aku sudah memiliki istri.


Giandra menyangkal semuanya, dia tidak mengaku telah melakukan itu padaku.


" Mana buktinya aku ngomong seperti itu? Jangan firnah Mas " Tanya Giandra padaku dengan lantangnya.


Aku memang tidak mempunyai bukti pesan ataupun rekaman.


Karena selama ini Ia selalu berbicara langsung padaku dan tidak melalui telpon.


Aku hanya menunjukan bukti Giandra mengirimkan foto telanjang ku kepada adik dan istriku.


Dan untuk itu Giandra tidak bisa mengelak. Dia menjadi diam dan menunduk.


Tapi untuk yang lainnya Ia tidak mengaku, malah bilang kalo Ia masih mencintai suaminya dan tidak mungkin berselingkuh.

__ADS_1


Suami Giandra juga bicara di pertemuan ini jika Giandra sudah beberapa kali ketahuan selingkuh sehingga Ia menceraikannya.


Yang mana kedua orang tua Giandra mendapatkan cerita dari Giandra bahwa suaminyalah yang telah berselingkuh.


Tentu saja suami Giandra membantahnya dan Ia memberikan beberapa bukti perselingkuhan Giandra.


Giandra begitu pandai berbohong dan pandai memutar balikan fakta.


Setiap kami memberikan fakta dia akan ngeles.


Bahkan suami Giandra sampai gemas melihat kelakuan istrinya.


" Jika memang kamu tidak mengakui itu semua, aku hanya minta jangan ganggu kehidupan aku dengan keluargaku " Pintaku pada Giandra.


" Dari awal kamu yang mendekati aku, aku tidak ada niat untuk menggangu rumah tanggamu " Ujar Giandra.


Bahkan sampai akhir Ia memutuskan untuk berbohong.


Tapi tidak apa apa, setidaknya Ia berjanji untuk tidak menggangu keluargaku lagi.


Dan janjinya di saksikan oleh kedua orang tuanya jadi Giandra tidak akan mengingkarinya.


Suami Giandrapun akan membawa Gaffi untuk ikut bersamanya.


Karena Giandra di nilai menjadikan Gaffi sebagai alat agar mendapatkan apa yang Ia inginkan.


Tapi Ibu dan Bapak Giandra setuju untuk suami Giandra membawa Gaffi dengan catatan mereka tetap bisa bertemu dengan Gaffi.


Giandra hanya bisa tertunduk lemas. Kebohongannya selama ini sudah di kupas habis di pertemuan ini.


Walaupun Ia berbohong, tidak ada orang yang percaya.


Sepanjang pertemuan itu berlangsung, Istriku tidak berbicara apapun. Ia hanya menyimak apa yang sedang terjadi.


Setelah pertemuan itu aku, istriku dan adikku pulang ke rumah.


Sedangkan kedua orang tua Giandra dan suaminya tetap tinggal di rumah Giandra karena penerbangan mereka masih sekitar empat jam lagi.


Walaupun masalah dengan Giandra sudah selesai, aku masih belum tau apakah istriku akan memaafkan aku dan menerima aku kembali.


Sesampainya di rumah, adikku pamit pulang karena ada yang harus di urus di counter.


Tinggal aku berdua dengan istriku. Kami memutuskan untuk berbicara di salam kamar.


Aku meminta maaf kembali kepada istriku atas semua pengkhianatan yang aku lakukan.

__ADS_1


Walaupun selama ini Giandra menjebak aku, tapi aku sebagai suami juga salah tidak bisa menjaga diriku sendiri dan tergoda dengan wanita lain.


" Maafin aku sayang. Aku benar benar bodoh karena hanya mengikuti hawa nafsuku " Ujarku.


Istriku masih menatapku dan tidak berbicara. Ini sudah kalimat ketiga yang aku ucapkan tapi Ia masih tidak menjawab.


" Jawab aku sayang "


" Apa pilihan yang aku punya sekarang Mas? Ga ada jaminan kamu ga akan ngelakuin hal ini lagi "


" Aku janji ga akan melakukannya lagi sayang. Aku bisa janji depan orang tua kita kalo kamu mau "


" Ga usah ngelibatin orang tua kita. Aku ga mau orang tua kita tau hal ini. Mereka sudah tua apa kamu tega memberikan beban pikiran kepada orang tua kita " Ujar istriku sinis.


" Iya Maaf sayang, aku sudah bingung harus bagaimana agar kamu memaafkan aku "


" Bahkan janjimu pada saat Ijab Kabul dengan Bapaku untuk selalu menjagaku saja tidak bisa kamu tepati. Sekarang mau berjanji lagi di depan orang tua kita, apa bedanya "


Kata kata itu seperti pedang yang menghunus jantungku. Terasa pedih dan sakit sekali.


" Aku harus melakukan aoa agar kamu memaafkan aku dan menerima aku kembali ? "


" Untuk sekarang aku menerimamu karena memikirkan anak anak Mas, aku tidak bisa membiarkan anak anakku hidup tanpa seorang ayah " Istriku mengusap air mata yang turun di pipinya.


" Tapi ini adalah kesempatan terakhir yang dapat aku berikan. Aku tidak akan pernah menerima dan memaafkan kamu lagi jika hal serupa terjadi di rumah tangga kita "


" Karena bagaimanapun aku bukan hanya seorang Ibu untuk anak anakku tapi juga seorang anak dari kedua orang tuaku yang pasti akan tidak terima jika aku di perlakukan seperti ini oleh kamu Mas " Lanjut istriku.


Aku mendekati istriku yang sedang menangis, aku peluk ia dan kami menangis bersama.


Aku pasti akan menepati janjiku sayang, aku ga akan mengecewakan kamu lagi, ucapku dalam hati.


Setelah hari itu, kehidupan rumah tanggaku perlahan membaik.


Istriku sudah mulai memaafkan dan menerima aku kembali.


Untuk Giandra aku tidak tau kabarnya lagi karena aku sudah memblock dan menghapus semua nomornya.


Terakhir yang aku dengar, suaminya memberikan kesempatan kedua untuk Giandra karena kasihan kepada Gaffi.


Semoga saja Giandra bisa berubah menjadi lebih baik.


Sekarang aku sedang bermain dengan Ghina dan Gantari di ruang Tv. Sedangkan Istriku dan Mba Gemi sedang masak di dapur.


Aku seperti mendapatkan kesempatan kedua untuk hidup lebih baik.

__ADS_1


Dan akan aku pergunakan kesempatan ini untuk menjaga keluargaku dengan baik.


__ADS_2