
Matahari telah meninggi dan sang Surya kini telah menyinari dunia . Terlihat sosok gadis remaja yang hidup bersama dengan nenek nya kini sedang berkutat di dapur dia tak lain adalah Senja . Sebelum berangkat sekolah tentu dia akan membantu sang Tante menyiapkan sarapan pagi dan juga menyiapkan makanan yang akan di jual di titipkan ke beberapa tokoh dan warung
Senja bukan berasal dari keluarga yang kaya raya bahkan dia harus membantu sang tante berjualan sebagai kerja sampingan nya untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka namun dia pun sama sekali tidak pernah mengeluh akan kehidupan yang dia jalani saat ini sebab dia tahu rencana sang pencipta akan lebih baik dan indah dari keinginan nya
"Kamu bersiap saja pergi ke sekolah pasti sebentar lagi Elang akan datang menjemput nanti dia menunggu lama kasihan loh ". Kata Marta sang Tante
" Iya sebentar lagi Tan ini tanggung sekali kan tidak baik juga jika Senja tidak menyelesaikan pekerjaan ini ". Kata senja sambil memberikan senyuman nya kepada sang tante
"Assalamualaikum". Teriak seseorang dari luar sana dengan lantang nya
"Tuh kan apa kata Tante dia sudah datang ayo sana kamu siap-siap nanti bisa terlambat masuk sekolah nya ". Kata Marta
Senja pun menurut dan kini dia pergi meninggalkan dapur untuk menemui lelaki yang mengganggu pekerjaan nya
"Lo ya Lang ini jam berapa sih kenapa datang sepagi ini ". Kata Senja ketika melihat sahabat nya yang sudah duduk manis tanpa dia minta
Elang dan Senja, kedua nya sudah bersahabat Sejak kecil bahkan Elang selalu membantu senja ketika dia mendapat kan bully an di sekolah dan kini kedua nya pun berada di SMA yang sama yaitu SMA Bina Taruna
"Gue lapar jadi datang lebih awal ". Kata Elang dengan santai nya
"Hey bung ini rumah bukan restoran kenapa setiap Lo lapar harus datang ke sini sih , merepotkan sekali ". Kata Senja
"Senja sahabat gue yang sangat gue sayang , kita ini bersahabat sudah lama jadi wajar dong jika gue minta makan di rumah Lo ". Kata Elang sambil merangkul pundak Senja
"Minggir gak sopan ya tangan Lo ". Kata senja
"Eh Elang sudah datang , ayo ikut sarapan bersama terlebih dahulu sebelum berangkat sekolah, agar bisa fokus nanti belajar nya ". Kata Marta
"Dengan senang hati Tante ". Kata Elang
"Senja kamu siap-siap dulu sana setelah itu baru gabung makan bersama ". Kata Marta
Senja segera pergi ke kamar nya untuk mengganti pakaian setelah itu dia pun kembali bergabung dengan Marta dan juga Elang untuk sarapan bersama
__ADS_1
"Masakan Tante memang tidak ada dua nya sangat enak sekali ". Puji Elang
"Kamu bisa saja terima kasih ya atas pujian nya ". Kata Marta
"Dia modus sekali Tan agar selalu bisa di izinkan makan di sini setiap hari". Kata Senja
Elang hanya tersenyum saja mendengar nya begitu juga dengan Marta. setelah selesai makan kedua nya pun kini segera berangkat ke sekolah
"Pegangan nanti kalau Lo jatuh gue gak tahu lagi karena badan Lo kan kecil ". Kata Elang
"Lo ya selalu saja body shaming ". Kesal Senja
Senja tetap tidak berpegangan dan kini Elang sudah melajukan motor gede nya pergi menuju sekolah
Tin Tin Tin
Terlihat sahabat Elang menunggu di jalan raya dia pun membunyikan klakson nya pertanda Agar mereka juga jalan karena dia sudah membawa sang penumpang di belakang nya
Seperti biasanya Elang dan ke empat sahabatnya akan menjadi pusat perhatian para wanita di sekolah begitu pun juga dengan Senja sebab mereka merasa jika senja sangat beruntung sekali bisa dekat dengan Elang dan para sahabatnya
"Itu sudah biasa kan jadi cuek saja lah Ja ". Kata Alex
"Gue juga ada piket jadi harus buru-buru masuk kelas ". Kata Senja
Elang kini merangkul sahabatnya dia berjalan bersama dengan senja
"Kita berangkat bareng jadi masuk bareng juga seharusnya tidak ada masalah bukan lagi pula tidak akan ada yang ganggu Lo". Kata Elang
"Cari masalah jika mereka menganggu Lo Nja sudah jelas Lo sahabatnya Elang jadi tidak akan ada yang berani mengusik Elo ". Kata Leon
"Ya ya ya ". Kata Senja
Dia memang tidak satu kelas dengan Elang namun memang benar jika tidak ada satu orang pun siswa di sekolah yang berani menganggu nya sebab terkahir kali ada yang mencoba untuk mengerjai nya mereka berkahir di rumah sakit dan dikeluarkan dari sekolah semua itu tentu ulah siapa lagi kalau bukan Elang
__ADS_1
"Kalian masuk kelas sana belajar yang rajin jangan berantem Mulu bisa nya ". Kata senja
setelah Senja masuk ke dalam kelas kini Elang dan para sahabatnya pun tidak langsung pergi ke kelas melainkan mereka akan pergi ke tempat tongkrongan mereka yang ada di sekolah
"Gimana balap nanti malam , Lo jadi ikut Lang ?". Tanya Nathan
"Kurang menarik". Jawab Elang santai
"Lagi pula Elang juga selalu memang bukan jika melawan Revan jadi tidak perlu harus bertanding lagi untuk membuktikan nya ". Kata Hans
Elang kini hanya duduk manis saja bahkan dia terlihat tidak tertarik dengan percakapan para sahabatnya saat ini
"Kalau nanti malam kita party saja bagaimana , sudah lama kita tidak pergi party bro ". Kata Alex
"Bisa juga , atur saja tempat nya nanti ". Kata Elang
kini dia memilih untuk tidur dari pada masuk ke dalam kelas sementara sahabatnya yang lain sibuk bermain games saja
Tok Tok Tok
"Permisi Bu Bella maaf menganggu sebentar saya ingin berbicara dengan Senja ". Kata pak Deni
" Oh iya pak silahkan ". Kata Bu Bella mempersilahkan pak Deni untuk masuk
senja hanya diam saja dia juga tidak tahu apa yang akan pak Deni bicarakan kepada nya
"Iya pak ada apa ya ?". Tanya senja
"Apa Elang tidak masuk sekolah hari ini , bapak bertanya kepada kamu sebab kamu Dekat dengan dia bahkan selalu berangkat bersama bukan ". Kata pak Deni
"Elang masuk pak tadi memang berangkat bersama saya ". kata senja
"Pasti dia ada di markas nya pak ". Kata Andi salah satu siswa di kelas senja
__ADS_1
"Apa bapak bisa meminta tolong kepada kamu untuk memanggil nya agar dia mengikuti pelajaran karena hari ini ada ulangan jadi Elang dan para sahabat nya harus masuk kelas bapak ". kata pak Deni
Bukan nya pak Deni tidak bisa melakukan nya hanya saja dia tidak ingin mengambil resiko sebab sudah banyak guru yang di pecat dan mengundurkan diri karena ulah Elang dan lagi sekolah ini adalah milik keluarga nya jadi apapun bisa di lakukan oleh Elang