
Nathan mengajak Senja untuk segera pergi dia tidak bisa lama keluar hanya berdua saja dengan senja karena Elang juga tidak terlalu suka bahkan dia juga tahu memang jika tidak baik juga kalau Senja sering keluar dengan mereka anggota Elang secara bergantian karena pasti nanti dia akan mendapat kan kritikan buruk jadi untuk itulah Elang hanya memperbolehkan Nathan yang mengantarkan senja selain diri nya agar hal negatif tidak terjadi kepada sahabat nya
"Sudah sana gue yang bayar semua ini kan tadi gue bilang Elang ngasih uang jadi gunakan uang itu saja dan simpan lagi uang Lo ". Kata Senja
"Ok tapi jangan terlalu lama gue tidak suka berada di sini terlalu lama jika bukan Elang yang menyuruh mana mungkin gue mau pergi ke tempat seperti ini ". Kata Nathan
"Ya jika gak suka tadi bisa gue pergi sendiri ". Kata Senja
Tak lama dia pun membayar belanjaan nya dan setelah itu pergi keluar dari supermarket
"Kita berdua pergi dulu ya , mari Tante ". Kata Senja sangat sopan namun Nathan sudah terlebih dulu pergi meninggalkan dia
"Dia baik sekali ya Ran anak nya ". Kata Laras
"Iya ma Senja memang anak yang baik ". Kata Rani
"Apa lelaki tadi kekasih nya seperti nya sangat romantis sekali ". Kata Laras
"Kata nya sih hanya sahabatan saja ma ". Kata Rani
"Dia itu sok polos Tante bahkan dia di sekolah selalu saja kegenitan dengan cowok populer ya salah satu nya itu tadi kak Nathan ". Kata Dewi
"Wi jangan bicara begitu nanti kalau ada yang lapor sama kak Elang bisa dapat masalah loh kamu ". Kata Rani
"Iya Wi tidak baik jika bicara seperti itu lagi pula seperti nya dia memang wanita yang baik kok mungkin kamu salah menilai nya ". Kata Laras
"Benar Tante dia itu dekat dengan banyak lelaki bahkan dia itu sok cantik karena sangat dekat dengan kak Elang ". kata Dewi
"Sudah ah ayo ma kita pulang saja jangan malah membahas hal seperti itu malah ribet nanti urusan nya ". Kata Rani
Dia tidak ingin jika nanti ada yang mendengar ucapan Dewi malah akan berimbas juga pada mama nya bahkan Rani pun juga enggan sekali berurusan dengan Elang karena dia memang sadis di luar dari ketampanan nya dia sangat sadis sekali
__ADS_1
"Jangan terlalu dekat dengan Rani ". Kata Nathan tiba-tiba
"Lah kenapa kok malah bicara seperti itu ". Kata Senja
"Gak ada apa-apa gue hanya merasa tidak suka saja dengan dia ". Kata Nathan
"Dia baik loh Tan dan juga cantik serta pintar pula ". Kata Senja
"Lo juga bisa pintar Jika mau belajar bahkan Lo sering dapat nilai bagus bukan jika sudah belajar bersama kita ". Kata Nathan
"Kalian berlima itu sangat lah cerdas tapi kenapa jarang sekali ya mengeluarkan kecerdasan kalian itu apa memang sengaja melakukan nya ". Kata Senja
"Kita malas Lo tahu itu kan jadi tidak ada alasan lain dan yang penting kita bisa lulus itu saja ". Kata Nathan
"Jika ujian kenaikan saja kalian bergerak nya kalau di luar hal itu hanya main-main saja ". Kata Senja
Nathan tidak menanggapi nya dia mengerti karena memang apa yang di katakan oleh Senja pun juga benar mereka tidak akan melakukan hal dengan baik di sekolah jika bukan ujian kenaikan kelas jadi di luar hal itu Elang dan para sahabat nya hanya akan bolos jam pelajaran dan akan mengerjakan pekerjaan asal saja
"Lo mau apa , ingat Elang sangat tidak suka Lo dekat dengan nya ". Kata Nathan
"Gue tahu dan gue juga gak ada niatan dekat dengan dia hanya saja gue ingin bicara soal motor gue yang dia bayar ". Kata Senja yang kini mencoba turun dari mobil Nathan
"Eh Lo mau kemana ?". tanya Senja
"Ikut Lo juga bicara dengan dia ". jawab Nathan
"Gak usah mending tunggu sini saja gue juga gak akan lama kok karena hanya membahas hal itu saja ". kata senja
Dia tidak ingin jika nanti akan ada keributan antara Nathan dan juga Edrick maka nya dia tidak mau Nathan ikut turun menemui nya
"Cowok galak ". Panggil senja dan Edrick pun menoleh karena hanya senja yang memanggil nya seperti itu
__ADS_1
Edrick menyunggingkan senyum nya dia melihat Senja jalan mendekati nya dengan wajah yang sangat tidak bersahabat namun Edrick suka hal itu
"Kenapa kangen gue Lo jelek ". Kata Edrick
"Apa maksud Lo kenapa membayar uang motor gue ". Kata Senja menatap tajam Edrick dan max yang ada di sana hanya menyimak obrolan mereka saja
"Anggap saja hadiah dari gue karena Lo sudah jatuh kemarin ". Kata Edrick
"Lo ya si galak orang jatuh malah di kasih hadiah kan harusnya di bawah ke dokter saja ". kata Senja
"Mau ke dokter ya sudah ayo gue antar ". Kata Edrick yang kini memegang tangan Senja kemudian di tepis langsung oleh senja karena di dalam mobil ada Nathan takut Nathan mengira hal yang tidak-tidak nanti nya jadi dia pun melakukan nya
"Gue hanya mau mengembalikan uang Lo saja ". kata Senja
"Sorry uang gue masih banyak jadi gue gak menerima nya ". Kata Edrick
"Sangat sombong sekali ya tapi cocok sih dengan muka nya yang seperti ini ." Kata Senja
"Muka gue kenapa , ganteng ya ". Kata Edrick
"Gak banget . Gue gak mau jika nanti malah hutang Budi sama Lo ". Kata Senja
"Yang buat Lo celaka adalah Reno jadi gue yang akan bertanggung jawab akan hal itu ". Kata Edrick
"Rick ". Kata Max terkejut mendengar Edrick malah mengatakan hal itu. Dia tidak takut jika senja akan mengatakan nya kepada Elang karena itu di rasa tidak mungkin sebab jika dia ingin mengatakan nya pasti Elang juga sudah menghajar Reno tapi nyatanya tidak dia lakukan jadi senja pasti tidak mau jika Elang tahu
"Gak usah kaget , Reno anggota gue jadi gue juga tahu itu dan karena hal bodoh yang dia lakukan maka gue mengatasi nya ". Kata Edrick
"Dia memang anggota geng Lo tapi gue juga gak butuh bantuan Lo kok menyelesaikan nya lagi pula gue juga tidak takut dengan Reno dan kalian semua ". Kata Senja
"Senja Shine ,Lo memang tidak pernah takut dengan siapapun bahkan dengan Elang pun Lo juga tidak takut malah Lo bersahabat baik dengan nya membuat gue semakin tertarik saja dengan Lo ". Kata Edrick kembali menarik senja membuat Senja kaget dan dia pun langsung menendang Edrick dan pergi kembali ke mobil untuk segera meninggalkan tempat itu
__ADS_1
"Lo memang sangat menarik pantas saja Elang bisa dekat dengan Lo ". Kata Edrick dengan tatapan tajam nya melihat kepergian mobil yang senja gunakan tadi