
Senja masih menunggu Elang bahkan sudah sepuluh menit dia menunggu namun Elang belum juga datang menemui diri nya membuat dia kesal padahal dia sangat haus sekali ingin pergi ke kantin namun dia tidak bisa melakukan nya karena jika dia tidak menunggu maka Elang akan mengamuk lagi membuat huru hara nanti nya jadi senja lebih memilih duduk menunggu saja
"Kenapa lama sekali sih Lang ". Kata senja ketika dia melihat kedatangan Elang ke kelas nya
"Nih untuk Lo makan dulu jangan cemberut seperti itu malah semakin jelek Lo ". Kata Elang
"Jelek pun Lo suka kan dekat sama gue ". Kata Senja
"Sangat suka bisa jadi gue nikahin Lo nanti ". Kata Elang
"Percaya diri sekali Lo bahkan jika hanya ada Lo saja di dunia mana mau gue sama Lo ". kata Senja
"Oh ya sayang nya Lo seperti nya memang hanya untuk gue sebab tidak ada yang berani dekati Lo bukan jika bukan gue jadi ya seperti nya Lo akan meminta kepada gue untuk menjadi suami Lo nanti nya ". Kata Elang
Buku pun melayang ke arah Elang karena sejak awal dia datang terus saja menggoda senja jadi senja pun kesal sekali dengan dia saat ini
"Gue di jauhi banyak lelaki itu karena elo Galang Wijaya , tahu gak Lo ". Kata Senja dengan nada kesal nya
"Gak tahu dan gak mau tahu juga ". Kata Elang yang kini memainkan ponsel nya
Semakin kesal saja senja karena Elang yang seperti ini . Elang suka jika ekspresi senja kesal kepada nya itu sangat imut sekali
"Sudah makan saja dulu kenapa Lo masih saja ngomel padahal gue susah-susah mengantri untuk Lo jadi Habis kan makanan nya ". Kata Elang
"Lo antri , gak percaya gue ". Kata Senja yang kini mulai memilih apa yang akan dia makan terlebih dahulu
"Kenapa tidak percaya jika Elang benar melakukan nya ?". tanya Hans
"Ya karena itu hal yang tidak mungkin sangat mustahil bukan jika seorang Galang Wijaya mau antri segala hanya untuk membeli beginian saja ". kata Senja
"Jika itu untuk Senja Shine apa masih tidak mungkin jika Galang Wijaya melakukan nya ". Kata Nathan
"Ya tetap tidak mungkin juga ". Kata Senja sangat menikmati makanan nya saat ini
"Lo lupa kali Nja maka nya ucapan Lo ngawur sekali ". kata Leon
Memang semua makanan ini Elang membeli nya sendiri ya meskipun tanpa antri sebab ketika dia ingin beli semua nya mundur dan mendahulukan Elang jadi dia tidak antri juga ketika membeli semua makanan itu
"Kenapa menyuruh gue tetap di kelas ?". tanya Senja
"Habiskan saja dulu jangan banyak bicara nanti jika Lo tersedak menyalahkan gue lagi ". kata Elang
"Hem betul sekali ". kata Senja
Beberapa murid kini masuk ke dalam ketika melihat ada Elang mereka pun kembali keluar agar tidak menggangu Elang juga bisa bahaya jika Elang merasa terganggu nanti nya malah mereka yang akan mendapatkan masalah dari Elang
"Mending ke markas kalian saja jangan di kelas gue kasihan anak-anak tidak berani masuk ke kelas gara-gara ada kalian ". Kata Senja
"Mereka yang ketakutan sendiri jadi biarkan saja ". kata Elang
"Tuh kan selalu saja masa bodoh ". kata senja
__ADS_1
"Nja , kok bisa Lo terjatuh bukan nya kemarin gue sudah mengantar Lo dengan selamat sampai rumah ?". Tanya Nathan
"Ya kan setelah nya gue pergi ke apotik dan terjadilah kecelakaan itu . gue kan sudah bilang sama Elang jadi kenapa masih saja kalian bertanya lagi ". kata senja
"Tidak mungkin tiba-tiba Lo jatuh kan bahkan motor Tante Marta selalu saja gue cek kondisi nya ". kata Alex
"Ya nama nya juga musibah jadi ya sudah waktu nya kali gue jatuh ". kata Senja
"Apa Lo di tabrak ?". Tanya Hans
"Bukan di tabrak malah gue yang nabrak sampai jatuh ". kata Senja
"Kenapa gak bilang ke kita lalu motor Lo bagiamana ?". Tanya Hans
Memang Elang sangat ingin tahu sekali detail kejadian itu maka nya dia melakukan hal ini bahkan dia masih tidak percaya jika senja jatuh sendiri
"Di bengkel lah kan rusak ". kata Senja
"Lo pulang kemarin dengan siapa ?". tanya Leon
"Dengan Edrick dia kemarin membantu gue mengantar hingga sampai rumah . gue bertemu dengan nya secara tidak sengaja ketika gue habis terjatuh ". kata senja diam sejenak
Hampir saja dia mengatakan jika dia terjatuh sebab Reno tapi untungnya dia mengingat jika saat ini Elang mencoba untuk mencari informasi tentang kecelakaan dia kemarin
"Lang , Lo mengancam Mira ya untuk meliburkan gue hari ini ?". tanya Senja
"Jadi dia melarang Lo masuk kerja , bagus jika dia mengerti tanpa harus gue beri tahu ". kata Elang
"Kalau di pecat pindah di kafe Nathan saja ". kata Elang
"Pokok nya awas saja jika sampai gue di pecat ". Kata Senja
"Lo jangan terlalu dekat dengan Edrick ". Kata Elang kini mulai serius
"Siapa juga yang dekat dengan dia bahkan dia sering bertengkar dengan gue jika bertemu ". Kata Senja
"Nah itu biasanya jika terlalu sering bertengkar malah jadi cinta nanti nya ". Kata Hans
"Yah enggak dong mana mungkin gue cinta sama Edrick terlalu jauh bro dia kan sangat populer juga sama seperti kalian jadi gue sadar diri ". Kata Senja kembali menikmati makanan nya
"Gue pegang ucapan Lo jadi jika Lo nanti dekat dengan dia jangan salah kan gue jika akan membuat masalah dengan nya ". kata Elang
"cih suka sekali ngancam orang ". kata Senja
Mereka masih di kelas senja dengan berbagai macam obrolan bahkan beberapa kali juga Elang menyuapi senja namun beberapa kali juga Senja menolak nya namun Elang juga terus saja memaksa dia menerima makanan yang dia berikan
"Tuh lihat mereka sangat dekat sekali ya , beruntung nya jadi senja ". kata Santi
"Mungkin memang mereka berdua memiliki hubungan baik lihat saja sampai di suapi segala senja sama kak Elang ". kata Nina
"Iri banget pengen jadi senja ". Kata beberapa murid di sana
__ADS_1
Banyak yang menyaksikan senja yang berada di kelas bersama dengan para sahabat nya dan keromantisan Elang membuat mereka berdua kembali di gosip kan tapi tidak akan sampai juga ke telinga Elang juga gosip itu
"Lang pergi saja sana lihat mereka malah menonton kita pasti mereka membicarakan kita karena Lo di sini ". Kata senja
" Masih ingin hidup ". Kata Elang menatap mereka semua membuat semua nya pun pergi meninggalkan kelas senja karena Elang sudah mulai on jadi mereka harus pergi dari sana
"Ren seperti nya Elang akan tahu jika Lo yang membuat senja celaka kemarin karena dia akan mencari tahu hal ini ". Kata Max
"Tidak ada bukti sama sekali dan gue juga sudah menyingkir kan semua nya ". Kata Reno
"Jika senja buka Mulut pasti habis Lo sama Elang ". Kata Ben
"Dia juga tidak akan membuka mulut nya ". Kata Reno
"Ingat jangan melakukan sesuatu tanpa persetujuan gue ". Kata Edrick
"Lalu bagaimana menurut Lo tentang hal ini ". Kata Ben
"Lihat saja bagiamana perkembangan nya , gue rasa Elang tidak akan meneruskan penyelidikan nya karena si jelek tidak akan membiarkan hal itu . Jika dia membiarkan nya maka Elang akan kembali ribut lagi ". Kata Edrick
"Kenapa Lo malah membantu nya kemarin ?". tanya Reno
"Jika gue ingin melakukan nya memang nya kenapa ". kata Edrick
"Jangan sampai Lo jatuh cinta pada senja malah Lo akan bersaing dengan Elang tentang cinta tapi tidak perduli dengan geng kita ". Kata Reno
"Jangan mengatur gue karena Lo gak tahu bagaimana gue ". Kata Edrick menatap tidak suka Reno
Dia tidak pernah mau jika di atur oleh siapapun bahkan memang semua nya berjalan sesuai dengan apa yang dia inginkan. jika bergerak pun para sahabat nya juga harus meminta persetujuan dia maka dari itu geng mereka pun juga sangat kuat sekali sama seperti milik Elang juga tapi Elang masih yang utama juga
"Lo jangan mengganggu senja lagi untuk sementara waktu agar Elang tidak curiga kepada kita ". Kata Max
"Bukan nya kita sepakat dengan Jesline untuk membantu nya lalu bagaimana apa kita batalkan hal itu ". Kata Ben
"Gue yang akan mengurus nya kalian tidak perlu mengurus hal itu saat ini ". Kata Edrick kepada para sahabat nya
"Ran kenapa ?". Tanya Dewi
"Gak kenapa-napa hanya senang saja melihat senja ". Kata Rani
"Senang maksud nya ?". Tanya Dewi
"Lihat dia sangat di manjakan sekali oleh mereka bahkan aku yang memiliki orang tua lengkap pun tidak terlalu di manjakan seperti itu beruntung sekali kan senja ". kata Rani
"Tapi dia tidak bersama dengan orang tua nya bahkan aku dengar dia tidak tahu di mana orang tua nya saat ini mungkin itu sebab nya kak Elang membantu dia dan memanjakan nya ". kata Dewi
"Maksud kamu karena kasihan dengan senja ?". tanya Rani
"Ya mungkin saja begitu karena memang kondisi senja sangat memprihatikan sekali loh bahkan aku juga sangat kasihan sekali dengan dia . Jika bukan karena dia dekat dengan Elang juga mana Bisa dia sekolah di sini ". Kata Dewi
"Oh jadi begitu ". Kata Rani
__ADS_1
Dewi mungkin lupa jika ucapan nya bisa membuat dia dalam masalah jika Elang mendengar nya karena ucapan itu terlalu lancang sekali bagi Elang tentu nya tapi untungnya juga Elang tidak mendengar hal itu jadi dia masih aman tapi jika ada yang merekam Dan memberikan nya kepada Elang habis sudah Dewi nanti di bully oleh Elang tanpa ampun sama sekali dan tidak akan dia bisa lolos dari Elang nanti nya . Semua juga bisa khilaf jadi mungkin saat ini Dewi sedang khilaf maka nya dia berkata seperti itu