Senja Dan Kisahnya

Senja Dan Kisahnya
BAB 8


__ADS_3

Apakah benar jika tidak akan ada persahabatan Antara lelaki dan perempuan karena pasti salah satu nya akan jatuh hati namun demi persahabatan tetap terjaga mereka akan menyembunyikan rasa nya. apa mungkin di antara senja dan Elang juga ada hal seperti itu namun banyak yang mengira memang hal seperti itu ada di antara mereka berdua namun mereka enggan untuk mengakui dan hanya terus berusaha untuk menutupi nya saja selama ini bahkan Elang melarang siapapun mendekati senja ya meskipun tidak dilarang mereka pasti tetap tidak akan berani mendekati senja selain ada Elang senja juga terlalu susah di dapat kan juga orang nya


"Tante kok terlihat pucat , tidak enak badan ya . sebaik nya istirahat saja jangan bekerja lagi ". Kata Senja


"Tidak apa mungkin Tante hanya kurang istirahat saja ". Kata Marta


Memang Marta melakukan banyak pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan kedua nya apalagi nanti jika Senja berkuliah pasti akan memerlukan biaya yang cukup besar juga jadi dia harus kerja keras agar keponakan nya itu bisa sekolah tinggi dan meraih apa yang dia impikan selama ini


uhk uhk uhk


"Tuh kan sebaik nya Tante tidak perlu bekerja dulu deh ini batuk dan agak panas juga badan nya ". Kata Senja


"nanti juga bakal sembuh senja kamu tidak perlu khawatir sebaik nya sana berangkat sekolah dulu nanti malah telat loh kamu jika masih saja di sini ". Kata Marta


"Senja ". Teriak Elang


"Tuh kan Elang sudah datang ayo cepat sana berangkat ". Kata Marta


"Ya sudah kalau begitu senja berangkat dulu Tante. assalamualaikum ". Kata senja sambil mencium tangan Marta


"Wa'alaikumsalam hati-hati di jalan ". Kata Marta


Senja memang merasa sangat tidak enak sekali Karena dia selalu saja merepotkan adik dari mama nya bahkan dia tidak tahu di mana mama dan papa nya setelah mereka bercerai dan memiliki pasangan masing-masing mereka malah meninggalkan senja dan memberikan Tante nya Marta yang mengurus senja bahkan mereka sama sekali tidak pernah menemui senja, berkirim kabar pun tidak mereka lakukan mungkin saja mereka sudah hilang di telan bumi hingga tidak perduli lagi dengan senja anak nya sendiri


"Lo kenapa sakit "?. Tanya Elang


"Tidak , sudah ayo jalan nanti telat lagi kan hari ini gue ada piket ". Kata Senja


"Ya sudah ayo cepat naik kalau begitu ". Kata Elang


Setelah senja naik mereka semua kini melajukan kendaraannya bahkan di sepanjang perjalanan senja hanya melamun saja dia berpikir mungkin memang sudah saat nya jika dia harus bekerja sampingan untuk membantu Tante nya karena tidak mungkin juga dia bergantung terus kepada Tante nya


"Sudah sampai Bu kenapa Lo masih nangkring di motor gue ". Kata Elang


"Ah iya sudah sampai gue gak sadar ". Kata senja


"Lo sakit Nja dari tadi ngelamun terus gue perhatikan ". Kata Alex


Plak


Kepala Alex di pukul oleh Elang karena dia berani berkata jika sejak tadi terus memperhatikan senja dalam perjalanan


"Apa sih Lang sakit gila , gue hanya tidak sengaja saja perhatikan senja tadi ". Kata Alex


"Diam atau gue bungkam Lo selama nya ". Kata Elang


"Lang gue masuk dulu ". Kata Senja Langsung pergi meninggalkan mereka


"Tumben sekali senja seperti itu bahkan dia tidak seperti biasanya yang suka mengomel pada Lo Lang jika ngebut seperti tadi ". Kata Nathan


"Sakit gigi kali dia ". Kata Leon


"Masuk kelas sekarang ". Ajak Elang


"Gak bolos kita hari ini ?". Tanya Hans


"Jam Bu Lala jika bolos senja pasti tahu karena Bu Lala berani mengadukan kita pada senja dan Elang pasti akan kena marah sama sahabat nya itu ". Kata Nathan


Elang tidak perduli kini dia pun berjalan lebih dulu untuk segera masuk ke dalam kelas nya dan dia pun juga melewati kelas senja membuat nya menoleh ke arah kelas . Terlihat senja tengah duduk dan melamun saat ini bahkan Mira mengajak nya mengobrol pun tidak dia hiraukan hingga bel berbunyi membuat Elang kembali berjalan menuju kelas nya sendiri


"Sampai segitu nya ya Elang menatap senja ". Kata Renata


"Sudah ayo masuk kelas saja ". Kata Jesline yang merasa kesal karena terus saja senja yang mendapat kan perhatian dari Elang sementara dia tidak pernah di perduli kan Elang selama ini


"Senja bisa kamu bantu ibu mengambil buku di ruangan ibu dan beberapa di perpustakaan ?". tanya Bu Bella


"Baik Bu akan saya ambilkan saya permisi dulu ". kata senja


Dia segera keluar kelas untuk menuju ruangan Bu Bella terlebih dahulu setelah nya baru dia akan ke perpustakaan mengambil buku di sana


"Permisi Bu maaf saya ingin mengambil buku Bu Bella ". kata Senja pada penjaga perpustakaan di sana


"Oh ini silahkan di bawah senja buku nya sudah saya siapkan sejak tadi ". Kata penjaga perpustakaan


"Terima kasih banyak Bu ". kata senja


"Sama-sama ". Kata nya lagi


Senja kembali berjalan menuju kelas sambil membawa buku Yang sudah dia ambil tadi bahkan kini dia pun juga masih saja belum fokus

__ADS_1


Bruk


Tanpa sengaja dia menabrak seseorang membuat buku yang dia bawah pun terjatuh semua nya


"Kalau jalan jangan hanya kaki nya saja yang di gunakan tapi mata nya juga kalau gak Lo gunakan mending buang saja tuh mata ". kata Edrick


"Wah Lo sembarangan sekali ya kak padahal Lo yang menabrak gue tadi itu juga kelas sekali tapi Lo masih menyalahkan gue bahkan menghina juga . Setres Lo ya kak ". Kata Senja


"Gue yang salah , jika jelas-jelas Lo tadi yang nabrak duluan . Memang mata Lo gak guna sama sekali mending lepas saja ". Kata Edrick


"Hem kalau begini bagaimana, Lo menghalangi jalan gue kak ". Kata Senja


"Ya Lo yang salah , minggir sana ". kata Edrick


senja ke kanan Edrick pun juga ke kanan bahkan dia ke kiri Edrick juga ke kiri


"Tuh kan mau Lo apa sih kak gak jelas banget ". Kata Senja


Beberapa anak yang melihat kini penasaran dan terus mengawasi mereka karena Edrick pun juga bad boy sekali dia suka mempermainkan wanita bahkan banyak sekali yang sudah menjadi korban nya juga karena Edrick pun tidak kalah tampan dari Elang


"Minggir Lo ". kata Edrick sambil dia menghempaskan tubuh senja


"Oh dasar gila gak tahu aturan ". Kata senja lalu kembali berjalan menuju kelas untuk membawa buku yang tadi Bu Bella minta


"Kok Lo lama sih senja , apa ada sesuatu ?". tanya Mira


"Tidak ada hanya saja tadi susah cari buku nya ". Kata Senja hanya beralasan saja saat ini kepada teman sebangku nya


Bel berbunyi pertanda pembelajaran kali ini sudah usai dan mereka bisa beristirahat dulu sebelum pelajaran berikutnya


"Akhir nya kita bisa pergi ke kantin juga ". Kata Mira


"Kalian berdua bisa setelah ini kita menemui Rani di halaman sana ?". Tanya nina


"Tentu saja bisa ". kata Senja


"Ya sudah kalau begitu ayo ke sana sekarang ". Ajak Santi


"Eh ini kan jam istirahat sebaik nya kita pergi saja ke kantin untuk makan di sana dan membahas nya di sana juga ". Kata Mira


"Rani meminta jika kita bertemu di sana saja tidak mau di kantin sekolah ". Kata Santi


"Merepotkan sekali sih kan lebih enak jika mengobrol di kantin saja sambil makan ". kata Mira


Dengan malas Mira pun mengikuti apa yang di katakan oleh senja dan kini mereka pun tampak pergi dengan amat terpaksa


"Wah lihat kak Elang sedang main basket tampan sekali ya ". Kata Nina


"Eh iya senja kamu kan dekat dengan kak Elang apa kak Elang sudah memiliki kekasih ?". Tanya Santi


"Setahu gue sih tidak ada ". kata senja


"Apa tidak ada cewek di sekolah ini yang kak Elang sukai ?". tanya Santi


"Lo kenapa sih kepo sekali jika ingin tahu ya tanya saja kepada kak Elang nya langsung kenapa malah tanya senja terus sejak tadi ". kata Mira mulai kesal


"Apa sih mir kita hanya bertanya saja kok malah marah gak jelas seperti itu ". Kata Nina


"Sudah lah mir kenapa sih marah Mulu kan kita hanya sebentar saja bertemu dengan Rani setelah itu ayo ke kantin ". Kata senja


"Hay Rani ". sapa Nina


"Hay sudah datang . oh iya ini foto copy pekerjaan kita kemarin kalian pelajari ya tadi sudah aku kumpulkan ke guru juga mungkin jika nanti ada pertanyaan jadi kita bisa jawab karena ada pegangan masing-masing ". Kata Rani


"Hanya ini saja kan bisa di bicarakan di kantin Rani kenapa harus di sini ". Kata Mira


"Kenapa sih jika di sini apa ada masalah ?". Tanya Dewi


"Ini jam istirahat jadi jelas lah ada masalah ". Kata Mira


"Dih Mira dari tadi ngegas Mulu bahkan ketika aku bertanya tentang kak Elang pun dia marah ". kata Santi


"Oh ya senja apa kemarin kak Hans ada cerita sesuatu setelah mengantar ku pulang ?". Tanya Rani


"Tidak ada sih tapi gak tahu juga karena kemarin gue sedang memasak sama bunda Elang dan gak tahu kapan Hans datang ke rumah Elang ". Kata Senja


"Wah sedekat itu ya kalian hingga kamu bisa main ke rumah kak Elang ". Kata Nina


"Ya gak dekat-dekat juga biasa saja sih ". Kata Senja

__ADS_1


"Bagi kamu gak terlalu tapi bagi kita yang susah sekali untuk mendekati kak Elang tentu saja sangatlah luar biasa ". Kata Santi


"Jadi kamu juga dekat dengan orang tua kak Elang ?". tanya Rani


"Ya begitu lah . Mereka juga yang membantu gue masuk ke sekolah ini sekolah yang sama dengan Elang ". Kata Senja


Dia tidak pernah menutupi siapa dirinya dan dia pun tidak akan pernah malu jika dia memang berasal dari kalangan yang berbeda dengan mereka semua. semua yang bersekolah di SMA Bina Taruna bukan lah anak sembarangan mereka rata-rata berasal dari keluarga kaya seperti pejabat dan lain sebagainya dan hanya senja saja yang kalangan biasa bahkan mereka semua termasuk anak-anak yang pintar juga


"Apa kak Elang memiliki kekasih ?". tanya Dewi


"Itu juga yang tadi gue tanya kan ke senja tapi kata nya tidak ". Kata Santi


"Ya gue bisa jawab tidak karena Elang gak pernah kenalin gue sama kekasih nya ". Kata senja


"Apa memang harus kekasih nya di kenalin ke kamu ?". tanya Rani


"Ya gak harus sih tapi ya gak tahu juga kalau gitu ". Kata Senja


Benar juga yang di katakan Rani memang tidak harus bukan Elang mengatakan apa dia punya kekasih atau tidak kepada diri nya karena itu adalah privasi Elang jadi mana mungkin juga dia cerita kepada senja hal itu


Bug


"Au siapa sih kurang ajar sekali lempar ginian ". Kata senja kesakitan


"Sakit ya sorry tapi gue sengaja ". kata Elang


"Ngapain Lo ke sini bukan nya tadi main basket di lapangan ?". Tanya Senja


"Nih makan ". Kata Elang memberikan makanan yang menjadi kesukaan senja karena dia tadi membelikan untuk senja sebab dia menunggu di kantin tapi senja tapi datang


"Kalian ngapain di sini ?". tanya Alex


"Cari rosokan ". Jawab Senja


"Geger otak dia Lang gara-gara Lo timpuk tadi ". kata Nathan


"Sudah sana ngapain sih di sini ". Kata Senja


"Belum selesai juga tugas nya ?". Tanya Elang merebut tugas yang ada pada tangan Senja


"Sudah di kumpulkan tuan muda ". Ejek senja


Elang menarik senja di ikuti dengan para sahabat nya yang lain


"Makan dulu lagi pula kerjaan gampang gini gue juga bisa ngajarin Lo ". Kata Elang


"Tapi Lo gak bantu gue kemarin ". Kata Senja


"Dih si bodoh amnesia beneran ". Kata Elang mengacak rambut senja seperti biasanya


"Apa sih Lang suka banget ngerusak . Mir sini ayo makan bareng gue gak habis jika makan sendirian ". Ajak senja


"Gak usah gue ke kantin saja beli sendiri ". Kata Mira


"Gak akan ke buru sebentar lagi jam masuk kelas ". Kata Senja melihat jam tangan nya


"Tuh makan saja ". kata Leon yang juga membawa makanan tadi


"Nah makan saja kan tadi Lo hilang jika sedang lapar ". Kata Senja


"Kalau lapar kenapa malah di sini gak ke kantin saja , mau makan rumput Lo di sini ". kata Elang


"Lo kira gue kambing makan rumput ". Kata Senja


"Ya mungkin saja kan ". Kata Elang


"Berarti Lo bersahabat dengan kambing dong ". Kata Senja


"Ya memang karena Lo bau ". Kata Elang langsung berdiri karena dia tahu Senja pasti akan memukul nya dan benar saja kini kedua nya kejar kejaran membuat semua mata tertuju kepada kedua nya


"Berhenti gak Lo Galang ". Kata Senja


"Gak akan , kejar saja kalau Lo bisa ". Kata Elang


"Lang berhenti gak awas kalau kena gue botakin Lo ya ". Kata Senja yang masih mencoba menangkap Elang untuk membalas nya


"Romantis sekali ya kak Elang dan senja jangan-jangan mereka pacaran maka nya senja gak tahu jika kak Elang punya pacar karena pacar kak Elang dia sendiri ". Kata Nina


"Ah gak mungkin senja pacar kak Elang sedang kan banyak cewek yang lebih dari senja mengejar kak Elang selama ini ". Kata Santi

__ADS_1


"Tapi senja juga cantik dan hanya dia kan yang bisa dekat dengan mereka berlima bahkan Kita saja yang cantik berlebih tidak bisa mendekati kak Elang dan para sahabat nya


"Jaga bicara Lo kalau Elang tahu Lo menghina senja bisa habis Lo sama Elang ". Kata Alex menatap tajam mereka lalu pergi


__ADS_2