Senja Dan Kisahnya

Senja Dan Kisahnya
BAB 30


__ADS_3

Senja berjalan bersama dengan Elang menuju kantin di sana ada sahabat yang lain tengah menunggu kedatangan kedua nya bahkan saat ini pun di sekolah tidak ada kegiatan pembelajaran karena ada rapat dadakan juga jadi mereka pun kini tengah duduk manis bersantai di kantin


"Akhir nya kalian kembali juga. Kita sudah menunggu lama di sini ". Kata Leon


"Pesan kan dia makanan seperti biasanya ". kata Elang


"Gue bisa pesan sendiri Lang ". Kata Senja


Elang tidak perduli dia menatap tajam Leon membuat orang yang dia tatap pun Langsung pergi namun Senja menahan nya


"Sudah gue bilang jika gue yang akan pesan sendiri jadi Lo duduk saja lagi jangan perduli kan dia ". Kata Senja


Senja hendak pergi namun Elang tampak membanting piring di sana membuat Senja menghentikan Langkah kaki nya dan memang begini lah jika Elang marah pasti dia akan melakukan hal buruk


"Duduk dan biarkan Leon yang melakukan nya atau mau semua nya dalam Masalah ". Kata Elang


"Gak usah berlebihan jika Lo masih melakukan nya kita tidak akan bersahabat lagi dan juga ganti itu piring yang Lo banting ". Kata Senja yang kini lanjut berjalan untuk memesan bakso nya karena dia juga sudah lapar sekali


Tak lupa juga Senja memesan kan makanan untuk Elang juga dan dia juga yang membayar nya sendiri tidak lagi mau Elang yang membayar nya


"Apa dia masih marah dengan Lo ?". Tanya Nathan


"Ada hal yang membuat kita tidak sepaham dan gue sangat tidak suka dengan pendapat Senja ". Kata Elang


Nathan paham pasti ini tentang kuliah karena Elang pernah membahas nya dengan Nathan tentang hal ini dan Elang memang sangat tidak setuju dengan Senja yang tidak mau masuk di kampus yang sama dengan diri nya dia sungguh tidak ingin jika berbeda dengan Senja nanti nya


"Katakan saja pelan-pelan jangan buru-buru atau kita biarkan Senja memilih dulu baru nanti kita daftar di tempat yang sama dengan dia tanpa harus dia tahu jangan malah bertengkar seperti ini ". Kata Nathan


Elang masih terdiam kini Senja sudah duduk manis di samping Elang bahkan Senja pun tidak perduli dengan Elang yang masih marah dengan nya


"Kenapa Lo tadi tidak masuk kelas Nja ? bikin kaget orang saja ". kata Leon


"Memang nya Lo kena marah guru kalau gue gak masuk kelas , enggak kan jadi kenapa harus pusing ". Kata Senja


Dia kini asik bermain ponsel nya dan hari ini juga rencana nya Senja akan mulai bekerja di kafe Mira jadi dia harus semangat untuk hari pertama nya kerja


"Lo itu pergi dari kelas dan tidak ada yang tahu jadi kita semua pasti lah sangat khawatir dengan elo yang menghilang begitu saja ". Kata Leon


"Semua yakin perasaan hanya Lo saja yang khawatir dan yang lain nya enggak tuh ". Kata Senja


Elang masih diam saja dia masih marah jadi dia memilih untuk diam agar tidak melampiaskan amarahnya saat ini kepada mereka semua nya yang ada di kantin sekolah

__ADS_1


"ini non senja bakso nya dan ini untuk nak Elang juga ". Kata sang penjual


"Terima kasih Bu ". kata Senja


Kini dia pun segera memakan bakso yang tadi sudah dia pesan bahkan bakso nya pun sudah dia beri cabe juga , terlihat pedas pasti nya .


"Lo makan yang ini jika banyak makan cabe bisa sakit perut Lo ". Kata Elang dan senja hanya tersenyum saja karena semarah apapun Elang dia akan tetap perhatian dengan nya Senja tahu hal itu


"Kalian gak usah natap gue begitu ayo makan saja sekarang ". Kata Senja


"Makan apa , kita sudah makan tadi karena nunggu kalian lama banget jadi gue makan duluan dan anak-anak ". Kata Leon


"Yah mungkin saja kan mau nambah tidak masalah di sana masih banyak makanan ". Kata Senja


"Kenyang kita. Lo saja yang makan kita lihatin saja ". kata Hans


"Pesan yang lain nya jika sudah kenyang jangan malah hanya melihat kita saja ". kata Elang


Jika Elang yang berbicara tentu nya tidak akan ada yang berani melawan mereka akan menurut dengan Elang pasti nya dan kini mereka pun kembali memesan makanan lagi sesuai dengan apa yang Elang katakan


"Senja itu ya memang sangat suka sekali cari perhatian dari mereka bahkan bukan mereka saja . aku dengar jika dia mulai mendekati kak Max juga ". kata Nina


Jesline yang melihat Senja dan juga Elang pun dia sangat tidak suka sekali bahkan dia ingin sekali menarik Senja menjauh dari Elang namun itu tidak mungkin dilakukan karena Elang pasti akan marah dengan nya dan akan semakin benci dengan nya juga jadi dia pun tidak mau jika semakin Sulit untuk mendekati Elang nanti nya


"Sabar lah dulu Jes jangan terbawa emosi nanti akan makin panjang cerita nya jika Lo emosi ". kata Renata


"Gue sangat tidak suka sekali dengan Senja, kenapa dia selalu saja bisa dekat dengan Elang sedang kan gue tidak ". Kata Jesline


"Tenang saja nanti Lo juga akan bisa dekat dengan Elang hanya butuh waktu saja ". Kata Renata


"Iya Jes Lo pasti akan bisa Dekat dengan Elang nanti nya tapi tunggu saja jangan gegabah apalagi Edrick juga sudah tidak mau kan bekerja sama dengan kita lagi kalau begitu kan lebih baik kita melakukan nya secara perlahan saja tapi pasti dari pada buru-buru tapi gagal kan sayang sekali ". kata Maya


"Tumben sekali otak Lo benar biasanya kan agak gimana gitu ". Kata Renata


"Kalian ragu sekali ya jika gue juga bisa berpikir dengan baik , menyebalkan sekali kalian ini ". Kata Maya kesal karena dia di Anggap Paling lemot oleh kedua sahabat nya tapi nyatanya dia memang seperti itu namun dia tidak ingin mengakui nya saja


"Sudah lanjut kan saja makan nya jangan lagi kita melihat ke sana karena melihat mereka juga tidak akan bisa membuat kita kenyang bukan ". Kata Renata


"Lo benar sekali sebaik nya kumpulkan saja tenaga untuk latihan Nanti kan kita akan latihan setelah ini untuk mensuport anak basket nanti ". Kata Maya


"Gue sampai lupa hal itu , ya sudah ayo makan saja sekarang nanti lanjut latihan setelah makan ". kata Jesline

__ADS_1


Mereka mencoba untuk tidak perduli dengan Senja dan Elang yang kini memang menjadi pusat perhatian di kantin sekolah bahkan tak henti memang orang membicarakan nya saat ini


"Wi ayo pergi saja dari sini nanti kamu buat masalah bisa runyam karena ada kak Elang sekarang ". kata Rani


"Aku tahu di sini ada kak Elang jadi mana mungkin juga aku akan membuat masalah tenang saja tidak akan aku melakukan hal itu ". Kata Dewi


"Tapi aku takut saja jika mereka mengadukan kamu apalagi tadi kamu kan bicara nya sembarangan sekali membuat mereka Sangat marah ". kata Rani


"Aku bicara apa ada nya tadi bahkan itu semua fakta nya kan jadi kenapa harus takut ". Kata Dewi


"Tapi Wi, apa Lo gak takut nanti kak Elang akan membully Lo kan siapapun yang bicara buruk tentang Senja akan mendapat kan hal itu dari kak Elang jadi apa Lo tidak takut ?". tanya Sinta


"Sama sekali tidak takut karena apa yang gue katakan itu benar ada nya jadi untuk apa juga gue takut ". Kata Dewi


"Lo ya memang benar-benar Wi padahal kami semua saja tidak ada yang berani malah Lo sok sekali hingga berani bicara seperti itu , minta di bully sama kak Elang Lo ya ". Kata Nina


"Wi sudah ayo pergi saja aku sangat tidak nyaman sekali dan merasa tidak enak jadi sebaik nya kita pergi saja dari sini ". Kata Rani mengajak


Belum juga Dewi bangkit dari duduk nya kini Jesline pun sudah menyiram nya dengan air jus yang tadi dia bawah membuat keributan pun terjadi saat ini di kantin


"Mata Lo buta apa hingga tidak bisa lihat jalan dengan baik dan benar ". Kata Dewi emosi dengan Jesline


"UPS sorry tidak sengaja ya tadi gue seperti nya tersandung". Kata Jesline


"Bohong banget Lo ya , jelas tadi Lo memang sengaja tapi masih saja tidak mau mengaku jika Lo salah ". Kata Dewi


"Sudah Wi sudah sebaik nya kita pergi saja membersihkan nya di toilet jangan malah bertengkar di sini ". Kata Rani melerai sahabat nya


"Tidak bisa Ran, jika dia di biarkan maka dia akan terus seperti ini selalu saja menginjak teman nya ". Kata Dewi


"Siapa juga yang menganggap Lo teman , mimpi Lo ya ". Kata Jesline dengan angkuh nya


Semua orang menatap mereka hanya meja Elang saja yang tidak perduli bahkan senja pun juga masih asik makan


"Siapa juga yang mau berteman dengan orang sombong seperti Lo dan angkuh lagi ". Kata Dewi


"Gue angkuh lalu Lo apa , bermuka dua begitu ya sebutan yang pantas untuk Lo saat ini karena Lo adalah cewek bermuka dua yang di depan Senja saja jika dia bersama Elang Lo sok asik dan baik tapi jika di belakang nya Lo menjelekkan dia ". Kata Jesline


"Tutup mulut Lo ". Kata Dewi takut jika Elang nanti marah jadi dia tidak ingin jika Jesline terus saja mengoceh sekarang ini namun Jesline bukan lah cewek yang bisa di hentikan malah kini dia memutar rekaman yang dia punya ketika Dewi tengah menghina Senja dan Elang yang mendengar nya pun langsung menoleh serta berdiri untuk menghampiri Dewi memberikan nya pelajaran juga saat ini dengan menyiram bakso ke badan Dewi


"Lang ". Teriak Senja berusaha menghentikan sahabat nya Namun dia gagal karena Elang sudah menyiram Dewi saat ini bahkan dia juga memberikan saos di wajah Dewi membuat Dewi kini ketakutan sekali dengan sosok Elang yang ada di hadapannya ini

__ADS_1


__ADS_2