
Sekesal apapun Elang kepada senja tentu dia tidak akan bisa mengabaikan senja begitu saja bahkan kini dia pun sudah berada di depan rumah senja untuk menjemput nya seperti biasanya . Dia datang untuk mengajak senja berangkat bersama ke sekolah
"Kalian ada di sini ". Kata Senja yang terkejut ketika melihat ada nya Elang dan para sahabat nya
"Cepat naik sudah waktu nya berangkat sekolah ". Kata Elang
Senja tersenyum, dia tahu jika Elang memang tidak akan bisa marah kepada nya bahkan dia juga tahu jika marah nya itu hanya sesaat saja
"Sahabat gue ini memang sangat baik sekali ya ganteng juga ". Kata senja
"Gombalan Lo tidak bisa dengan mudah membuat gue memaafkan Lo . Sudah cepat naik atau mau gue tinggal sekarang ". Kata Elang
"Eh Elang tumben gak ikut makan tadi ?". Tanya Marta ketika dia keluar dan melihat mereka semua di depan rumah nya
"Iya kami baru datang tadi Tante jadi tidak sempat makan karena senja juga sudah keluar tadi ". Kata Leon
"Titip senja ya Lang jangan biarkan dia ceroboh dan terus saja jatuh . Dia sudah besar tapi masih saja tidak bisa melihat dengan benar ". Kata Marta
"Dia memang sangat bandel sekali Tante tidak bisa di beri tahu dengan baik ". Kata Elang
"Sudah kami berangkat dulu Tante assalamualaikum ". Kata senja
"Wa'alaikumsalam, hati-hati ya jangan ngebut di jalanan ". Kata Marta
Mereka pergi bersama bahkan tetangga senja pun yang melihat senja di jemput para lelaki tampan dan juga kaya itu pun merasa jika senja sangat lah beruntung sekali bahkan mereka merasa iri kenapa anak mereka tidak seberuntung senja bisa dekat dengan lelaki seperti itu
"Lang jangan cepat-cepat gila kali Lo ya mau bunuh gue ". Kata Senja
"Pegangan saja yang erat jangan bawel ". Kata Elang
Senja kini memukul Elang agar dia tidak terlalu bar-bar ketika naik motor karena dia juga takut jika nanti jatuh dari motor meskipun dia tahu jika Elang sangat mahir sekali dalam mengendarai motor karena dia adalah raja jalanan
"Duh Lang Lo ini ya kenapa ngerem mendadak ". Kata senja kaget ketika Elang mengerem motor nya mendadak
"Bukan nya itu Rani kenapa dia di sana dan siapa mereka ". kata Alex
"Seperti nya mereka sedang mengganggu Rani ". Kata Hans
"Tunggu di sini jangan kemana-mana ". Kata Elang kepada senja
Elang turun dari motor nya dan kini dia pun segera menghampiri Rani yang terlihat sedang di ganggu oleh anak sekolah lain nya
"Hey apa yang kalian lakukan ". Teriak Elang
Seketika mereka pun langsung lari ketika melihat Elang yang tengah menghampiri mereka semua saat ini bahkan tidak ada baku hantam tapi hanya melihat dan mendengar suara Elang saja mereka Langsung kabur begitu saja
"Terima kasih kak sudah kembali membantu saya dan lagi-lagi kamu membantu saya kak ". Kata Rani
"Gue tidak perlu kata terima kasih dari Lo sebaik nya Lo saja dari sini karena jam masuk sekolah juga sudah dekat ". kata Elang
Elang segera naik kembali ke motor nya saat ini dan dia pun masih menatap lurus ke depan
"Tidak ada angkot bro jadi pasti dia akan terlambat ". Kata Nathan
"Lo mau sampai kapan hanya berdiri saja di sana , sebaik nya bareng saja dengan kita ". kata Alex
Rani pun menghampiri mereka dan dia pun kini masih bingung mau naik ke motor siapa
"Naik saja di motor gue ". Kata Hans menawarkan diri
"atau naik saja ke motor Elang ". kata senja yang kini hendak turun dari motor Elang
"Jika Lo turun gue tinggal di sini ". Kata Elang mengancam
Senja pun mengurungkan niat nya untuk turun dan kini dia masih tetap berada di atas motor Elang lalu motor itu pun kini kembali melaju menuju sekolah
Terlihat banyak murid yang berjalan masuk ke sekolah karena sebentar lagi gerbang pun akan segera di tutup . Elang dan sahabat nya sudah sampai di parkiran sekolah
"Terima kasih banyak kak atas tumpangan nya ". Kata Rani
"Sama-sama ". kata Hans
Rani segera pergi masuk ke dalam kelas dan senja pun kini tersenyum kepada sahabat nya
"Kenapa Lo senyum-senyum tidak jelas , sakit ya Lo ". Kata Elang
__ADS_1
"Ehm seperti nya ada yang sedang jatuh cinta ". Kata Senja
"Jangan sok tahu Lo ". Kata Elang sambil mencubit pipi senja lalu berlari pergi
"Lang awas ya Lo gue balas nanti ". Kata senja berteriak sambil mengejar nya
"Dan gue tunggu balasan nya ". Teriak Elang
Rani mengamati interaksi kedua nya yang memang terlihat sangat akrab sekali bahkan bisa di bilang jika mereka seperti pasangan kekasih karena selalu saja berdua seperti tidak bisa di pisahkan juga
"Ran ada apa kenapa menatap kak Elang sejak tadi , suka ya sama kak Elang ". Kata Dewi
"Sudah masuk kelas saja ayo ". Ajak Rani
Elang dan para sahabat nya terkenal sekali kenakalan nya bahkan tak jarang juga dia di panggil ke ruang kepala sekolah tapi dia tetap saja seperti itu tidak ada perubahan sama sekali dari kelakuan mereka bahkan perkelahian mereka pun hanya bisa di hentikan oleh senja saja selama ini , entah apa yang ada pada diri senja hingga dapat menjinakkan mereka semua most wanted sekolah
"Senja Lo baik-baik saja kan , maaf kemarin tidak bisa menolong kamu ". Kata Mira cemas
"Tenang saja gue baik-baik saja kok . lihat kan gue masih bisa masuk sekolah tanda nya gue baik dan sehat ". kata senja
"Syukurlah bahkan kemarin gue panik sekali hingga memanggil kak Elang agar menyelamatkan Lo tapi ternyata sudah terlambat bahkan Lo sudah pergi dan kak Elang baku hantam dengan kak Ben kemarin ". Kata Mira
"Terus bagaimana kondisi kak Ben apa dia terluka parah ?". Tanya senja
"Lah kenapa malah perduli dengan kak Ben kan kemarin dia menyakiti Lo jadi tidak seharusnya kan Lo tanya seperti itu tentang dia ". Kata Mira
"Bukan begitu hanya saja Gue takut dia kenapa-napa dan Elang akan mendapatkan masalah nanti nya ". Kata Senja
"Ya lumayan parah lah kak Ben kemarin . bonyok dia karena tidak bisa melawan kesadisan kak Elang kan Lo tahu juga bukan bagaimana kak Elang ". Kata Mira
"Ya dia cowok sadis sekali bahkan gue juga heran menurun dari siapa kesadisan nya itu padahal orang tua nya sangat lembut sekali ". Kata Senja
Dia tahu kedua orang tua Elang Karena memang dia sering juga pergi bersama dengan kedua orang tua Elang tentu nya menemani Elang jika dia tidak ikut maka Elang tidak mau berangkat juga
Kedua nya memang sangat dekat sekali jadi wajar jika senja dekat dengan keluarga Elang begitu juga sebaliknya Elang juga dekat dengan Tante senja
Di kantin sekolah terlihat Edrick sedang makan dengan santai nya dan Ben pun juga ada di sana . dia masih masuk sekolah meksipun dalam kondisi tidak baik karena di rumah pun sangat membosankan dell bagi diri nya oleh sebab itu dia tidak ingin terlalu lama di sekolah
"Lihat lah itu senja ". Kata Reno
"Lo kata nya ingin mendekati senja , Rick ayo coba sana ". kata Max
"Kok gue merasa seperti nya kak Edrick menatap Lo sejak tadi ". Kata Mira
"Ah itu hanya perasan Lo saja untuk apa juga dia menatap gue kayak gak ada cewek lain saja yang lebih cantik ". Kata senja
"Hey kalian minggir kita mau duduk di sini ". Kata Maya
"Kita yang lebih dulu duduk di sini dan lagi kan masih banyak tempat duduk di sana kenapa ingin di sini ". Kata Mira
"Bacot Lo ya sebaik nya pergi sekarang ". Kata Renata
"ayo pergi saja dari sini kan masih banyak tempat duduk lain nya ". Kata Senja
"Bagus tahu diri juga Lo ya ". Kata Jesline
Senja tidak ingin jika dia mencari masalah dengan Jesline sudah cukup kemarin dia bermasalah dengan nya dan lagi jika dia berurusan dengan Jesline lalu Elang tahu pasti Elang akan marah juga dan dia kembali membuat Elang dalam masalah dia tidak ingin hal itu terjadi
Bug Pyar
Renata sengaja sekali mecekal Rani hingga bakso yang dia bawah tumpah mengenai senja dan terjatuh
"Ah panas ". teriak senja
"Eh senja maaf aku tidak sengaja ". Kata Rani yang kini mencoba membantu Senja untuk membersihkan diri nya
"Apa-apaan Lo berani nya Lo menyakiti senja ". Kata Elang menarik tangan Rani dan mencengkram nya
"Kak maaf tadi aku tidak sengaja ". Kata Rani merasa kesakitan
"Lang lepas dia tidak sengaja melakukan nya dan gue baik-baik saja ". Kata senja
Elang melepaskan tangan Rani dengan kasar dia kini menarik senja untuk pergi membersihkan diri nya
"Ran kamu tidak apa-apa ?". Tanya Dewi
__ADS_1
"Ya aku tidak apa-apa ". Kata Rani
Kedua nya memilih untuk kembali ke kelas tidak lagi melanjutkan makan nya dan Jesline pun ber tos ria bersama para sahabat nya karena dia berhasil mengerjai senja tanpa di ketahui oleh Elang dan akhirnya Elang pun tidak marah kepada mereka
"Hanya begitu saja dia marah bahkan tidak perduli juga siapa lawan nya itu ". Kata Reno
"Dia sadis kepada semua orang ". Kata Max
"Kecuali dengan Senja sahabat nya itu , mungkin saja dia jatuh hati kepada senja maka dari itu sikap nya begitu ". Kata Ben
Sementara Elang masih memegang tangan Senja membawa nya ke toilet
"Mau apa tunggu saja di sini aku akan membersihkan badan ku sendiri dan lagi ini toilet wanita jadi Lo tidak boleh masuk ke sini gila ". Kata Senja
"Gue tahu dan gue akan tunggu Lo di sini ". Kata Elang
Senja mengangguk kemudian dia pun masuk ke dalam untuk membersihkan diri nya
"Baju nya kotor jadi mana mungkin aku memakai nya tapi jika tidak di pakai masak gue harus telanjang sih ". Kata senja
Setelah di rasa cukup membersihkan nya dan lagi tidak mungkin juga baju nya yang basah bisa kering dengan cepat
"Pakai ini dan lepas baju Lo jika masih menggunakan nya bisa sakit Lo nanti ". Kata Elang sambil melempar jaket nya kepada senja
"Kasar sekali bung tapi makasih ya sudah meminjamkan jaket jelek Lo ini ". Kata senja tersenyum kepada Elang lalu kembali masuk ke dalam untuk menggunakan jaket nya
"Sudah ayo pergi masuk kelas ". Ajak senja
"Belum waktu nya juga masuk kelas jadi nongkrong dulu saja ". Ajak Elang
Mereka pergi ke tempat biasanya Elang nongkrong di dekat tangga sekolah dia dan para sahabat nya suka sekali berada di sana bahkan tak jarang juga murid di sekolah putar balik dan tidak lewat di sana hanya untuk menghindar dari Elang dan para sahabat nya
"Ini makanan untuk Lo senja ". Kata Nathan
"Baik sekali terima kasih Nathan ". kata senja
"Sama-sama ". kata Nathan
"Oh ya Lo harus minta maaf kepada Rani karena dia tidak salah Lang ". kata senja
"Salah atau tidak bahkan jika dia melakukan nya tanpa sengaja sekali pun gue mana mungkin minta maaf kepada dia ". kata Elang
"Dasar Lo ya cowok banci minta maaf saja tidak mau ". Ejek senja
"Mulai ya Lo ngeledek gue mentang-mentang gue hanya akan diam saja jika Lo melakukan nya ". Kata Elang
"Memang nya Lo akan menghajar gue jika gue meledak tidak kan jadi ya sudah ". Kata senja
Elang hanya mengacak rambut senja saja untuk menggoda nya
"Lang jadi makin jelek gue nanti ". Kata senja sambil merapikan rambut nya kembali yang tadi sudah di rusak oleh burung Elang
"Siang nanti jadi nongkrong bareng Lang ?". Tanya Alex
"Main ke rumah gue karena bunda memasak banyak makanan dan dia kangen pada senja ". Kata Elang
"Loh bunda sudah pulang dari Jepang ?". Tanya senja
"Budeg ya Lo habis ke siram tadi ". Kata Elang
"ish dasar Burung Elang ". Kata Senja
"Jadi ke rumah Lo saja nanti ". Kata Nathan
"Ya ". Jawab Elang singkat
Mereka hanya mengangguk kan kepala nya dan terdengar kini bel masuk pun berbunyi segera saja senja menghabiskan makanan nya dan akan pergi masuk ke dalam kelas nya
"Lo ngapain ?". Tanya Senja ketika Elang mengikuti nya
"Gue akan antar Lo ke kelas dan akan gue jelaskan ke guru nya kenapa Lo tidak pakai seragam agar Lo tidak di hukum ". Kata Elang
"Hello Galang gue juga punya mulut jadi gue pun juga bisa mengatakan nya sendiri tidak perlu juga Lo bantu gue ". Kata Senja
"Jika Elang yang berbicara pasti guru tidak akan menghukum Lo lain hal nya jika Lo sendiri yang mengatakan nya apalagi pelajaran kali ini Bu Icha kan guru nya jadi pasti dia tidak akan menerima alasan yang Lo buat kecuali Elang yang mengatakan karena dia kan hanya akan tunduk kepada Elang saja ". Kata Leon
__ADS_1
"Dasar murid durhaka berani sekali mengancam guru nya sendiri tidak naik kelas Lo nanti jika sering menzolimi guru Lo sendiri ". Kata Senja
"Bawel Ayo masuk saja ". kata senja sambil merangkul senja membuat senja sangat risih sekali sebab dia kini menjadi pusat perhatian banyak cewek di sekolah karena aksi Elang saat ini