
Elang mengantarkan senja ke sebuah kafe karena dia memang sedang mencari pekerjaan paruh waktu juga untuk membantu ekonomi keluarga nya sebab dia juga tidak ingin jika Tante nya hanya berjuang sendiri saja . Dia harus mulai memikirkan tentang keluarga nya kasihan jika Tante nya terus saja berjuang sendiri dia harus membantu juga kali ini
"Kenapa ke sini ?". Tanya Elang
"Sudah gak usah bawel tunggu saja di sini jangan ikut masuk nanti malah akan merusak saja . ayo Mira kita pergi sekarang ". Kata Senja
"Tunggu dulu , Lo harus katakan ngapain ke sini ?". Tanya Elang lagi sambil memegang tangan Senja
"Ayolah Lang nanti gue ceritakan jadi sekarang gue masuk dulu nanti kita bahas ini setelah gue masuk ke sana ". Kata Senja
Dia menarik Mira untuk segera masuk ke dalam . kafe ini adalah salah satu kafe milik orang tua Mira jadi di sini senja akan bekerja paruh waktu bahkan dia sudah mempersiapkan diri untuk hal ini dia akan bekerja dengan keras membantu sang Tante juga pasti nya agar Tante nya tidak terlalu kerja keras
"Selamat datang nona Mira ". kata sang Meneger kafe
"Ini sahabat ku senja dia yang akan bekerja di sini ". Kata Mira
"Baik nona teman anda bisa mulai bekerja besok dan waktu nya sesuai dengan apa yang anda katakan waktu itu nona Mira ". Kata sang Meneger
"Tidak ada trainer dulu pak ?". Tanya Senja
"Tidak perlu nona karena anda salah sahabat dari nona Mira jadi tidak perlu melakukan nya ". Kata sang Meneger
"Tapi saya tidak ingin di anggap spesial di sini pak nanti malah tidak enak dengan yang lain nya ". Kata Senja
"Tidak ada hal seperti itu senja kamu ini jangan berpikir terlalu jauh deh mana mungkin ada yang iri dengan kamu tenang saja ". kata Mira
"Baiklah kalau begitu terima kasih banyak ya atas bantuan nya ". Kata Senja
"Sama-sama ". Kata Mira
Bukan tanpa alasan senja menerima tawaran bantuan dari Mira sebab jika dia tidak menerima nya nanti Elang yang akan membantu itu akan sangat ribet sekali jika Elang yang membantu nya
"Terima kasih ya sudah bantu gue ". Kata Senja
"Bosan dengar nya santai saja kali kan kita sahabat jadi tidak usah sungkan seperti itu ". Kata Mira
Mereka kini mencari di mana keberadaan dari Elang dan yang lain nya
"Kemana mereka kenapa hanya ada motor nya saja ". Kata senja
"Kita di sini senja ". kata Leon
"Oh ya gue pergi dulu ya senja itu mobil gue sudah datang ". Kata Mira
"Ya hati-hati di jalan ". Kata Senja
Mira segera keluar menunju mobil nya sementara senja kini menghampiri para sahabat nya
"Minum sudah di pesenin ". Kata Elang dengan dingin nya
"Terima kasih ". Kata senja
Dia meminum jus yang sudah ada karena memang sudah di pesan kan oleh Elang jadi tidak perlu memesan lagi dia
"Kenapa gak bilang jika butuh pekerjaan ?". Tanya Nathan
"Ya kan gue sudah menemukan tempat kerja ". kata Senja
"Ya kenapa tidak bicara sama kita , hal seperti itu sangat gampang sekali jika Lo mau cari kerjaan kita banyak tempat kali ". kata Hans
"Ya kan gue juga ingin cari sendiri dengan usaha gue sendiri ". Kata Senja
"Di bantu dia tadi apa itu nama nya usaha tidak bukan sama saja jika kita yang membantu pun juga sama bukan usaha Lo sendiri ". Kata Alex
Sejak tadi Elang tidak berbicara dia terlihat diam saja bahkan sangat dingin sekali membuat suasana di sana sangat tidak enak sekali namun Senja berusaha tetap tenang saat ini tidak ingin emosi juga karena dia tahu jika dia memang salah tidak memberi tahu Elang terlebih dahulu
"pulang sekarang . Nathan Lo antar Senja ". Kata Elang yang kini sudah pergi terlebih dahulu meninggalkan mereka semua
"Duh mulai suasana nya gak enak pasti dia akan marah sepanjang hari ". kata Hans
"Sudah yang penting jangan menyinggung hal ini pasti akan aman . ayo Lo gue antar dan kalian jangan lupa ke markas langsung Karena Elang pergi ke sana ". kata Nathan
"Baik kita pergi dulu ke markas ". Kata Leon
Elang sudah tidak terlihat sama sekali bahkan seperti nya memang mereka sudah di tinggal oleh Elang saat ini
"Ayo naik gue antar Lo ". Kata Nathan
__ADS_1
"Lo pergi saja ke markas gue bisa pulang sendiri ". Kata Senja
"Di hajar gue sama Elang jika membiarkan Lo pulang sendiri karena dia sudah menyuruh gue jadi gue harus mengantar Lo ". Kata Nathan
Senja pun menurut kini dia segera naik ke motor Nathan agar dia segera bisa sampai ke rumah
"Terima kasih sudah antar gue sampai rumah ". Kata Senja
"Santai saja sudah tugas gue nganter Lo dengan selamat. gue cabut dulu nyusul anal-anak ke markas ". Kata Nathan
Senja hanya mengangguk kan kepala . setelah Nathan pergi dia pun segera masuk ke dalam rumah. terlihat rumah sepi sekali namun senja tadi sudah Melihat kendaraan dari Tante nya jadi dia pun ingin mengecek di mana Tante nya saat ini
"Tante senja pulang ". Kata senja tapi sama sekali tidak ada sahutan dari Tante Marta membuat nya pun mencari sang Tante ke kamar
"Tante senja pulang ". Kata senja
"Eh kamu sudah pulang sayang ". Kata Marta dengan wajah pucat nya
"Tante kenapa sakit ya ". kata senja memegang badan Marta yang sangat panas sekali
"Tante gak apa-apa kok hanya kelelahan saja ". Kata Marta tersenyum kepada senja
"Ayo kita harus ke dokter senja gak mau jika Tante kenapa-napa nanti ". Kata Senja
Tentu dia sangat khawatir sekali dengan keadaan Tante nya karena saat ini hanya Tante nya saja yang dia punya dia tidak ingin kehilangan sang Tante
"Jangan khawatir dengan kondisi Tante . tolong belikan obat saja di apotik ini uang nya ". Kata Marta
"Akan senja belikan Tante istirahat dulu ya ". Kata senja
Belum juga ganti baju kini senja segera pergi ke apotik menggunakan motor Tante nya dia pun terlihat tergesa-gesa sekali saat ini
"Eh itu bukan nya cewek yang selalu dekat dengan Elang ". kata Reno
"Senja iya itu dia ". kata Ben
"Kita ikuti saja dia bagaimana ". kata Reno
"Boleh juga siapa tahu juga bisa mengerjai dia nanti nya mumpung dia hanya sendiri tanpa bodyguard ". kata Ben
Kedua nya kini melajukan kendaraannya mengikuti kemana senja pergi . motor Senja berhenti di depan apotik dia segera masuk ke dalam untuk membeli obat setelah selesai dia segera kembali ke rumah nya lagi . Senja tidak menyadari jika dia di ikuti oleh Reno dan juga Ben dan ketika dia sedang melaju dengan kecepatan agak tinggi Reno menyalipnya dan memotong jalan hingga membuat senja oleng laku terjatuh
Senja terjatuh dari motor nya akibat ulah Reno tadi dan yang melihat pun segera membantu senja
"Ah obat ku ". Kata Senja yang tidak perduli dengan luka diri nya malah mencari obat nya saat ini
"Dek gak apa-apa ?". Tanya salah satu orang di sana
Motor yang di gunakan senja rusak dan kaki serta tangan dia pun juga terluka karena terjatuh dan tertimpa motor tadi
"Tidak apa-apa kok pak buk terima kasih sudah membantu ". Kata senja
"Di sana ada bengkel sebaik nya pergi ke sana saja agar motor nya bisa di perbaiki ". Kata salah satu dari mereka
"Ah iya terima kasih informasinya ". Kata senja
Mereka yang tidak tega pun membantu senja membawa motor tersebut ke bengkel setelah nya kini mereka meninggalkan senja di sana
"Seperti nya dua hari baru selesai neng , bagaimana ?". tanya sang mekanik
"Iya tidak apa-apa pak dua hari lagi saya ambil ". kata senja
Kini dia pun menerima Nota pembayaran nya dan senja sudah membayar separuh dari jumlah yang harus di bayar nya
Senja berjalan kaki pergi ke rumah karena uang yang dia bawah juga sudah habis bahkan dalam kondisi kaki nya yang masih sakit pun dia memaksa kan untuk berjalan hingga mobil berhenti di depan dia membuat langkah kaki senja pun juga berhenti
"Lo ngapain cewek bodoh menghalangi jalan gue kalau ketabrak bagaimana gue yang akan di salah kan ". Kata Edrick
"Ya sorry kak gue juga gak tahu jika mobil Lo mau belok lagian gak di bel sih ". Kata Senja lalu kembali berjalan namun Edrick kini memperhatikan jalan senja terlihat agak susah membuat nya memutuskan untuk menghampiri senja
"Lo kenapa kok pincang , patah kaki Lo ". Kata Edrick
Bug Bug Bug
Senja memukul Edrick karena ucapan nya itu yang tidak bagus menurut senja
"Bar bar banget sih Lo , gue hanya tanya malah di gebukin ". Kata Edrick
__ADS_1
"Ya Lo gak nanya tapi nyumpahin begok ". Kata senja
"Lo lupa gue masuk kelas unggulan jadi gue gak begok kayak Lo ". kata Edrick
"Idih serah Lo deh kak , minggir gue mau lewat ". kata senja namun tangan dia di tahan Edrick
"Gue meskipun gak suka sama sahabat Lo tapi gue gak Setega itu sama Lo. ayo gue antar ". Kata Edrick
"Gak usah modus gue juga bisa pulang sendiri rumah gue dekat dari sini ". Kata Senja
Edrick menatap senja dia tahu tidak akan mudah membujuk senja jadi dia pun hanya diam sebentar mengamati senja
"Keburu mati orang yang ada di rumah Lo jika jalan Lo saja pincang dan obat nya masih di tangan Elo ". Kata Edrick
senja pun ingat dengan Tante nya dia pun kini menjadi panik karena ucapan Edrick tadi
"Sumpah ya kak ucapan Lo sangat menyebalkan sekali tapi ya sudah gue nebeng sekarang ". Kata senja
Edrick pun segera mengantar senja pulang tanpa ada obrolan sama sekali di dalam mobil bahkan dia tidak bertanya arah rumah senja karena senja sendiri yang langsung menunjukkan nya
"Terima kasih sudah antar gue ". Kata senja yang kini buru-buru masuk tapi dengan kondisi kaki masih sakit dan hampir saja terjatuh Karena dia terlalu buru-buru juga
"Lo ceroboh sekali sudah di rumah pun masih saja mau nyungsep ". Kata Edrick
"Ngapain Lo kak turun , sudah sana pulang ". Kata senja
Terdengar suara Marta membuat senja segera masuk kedalam di ikuti oleh Edrick juga
"Tante kan tadi sudah senja bilang tiduran saja kenapa malah di dapur ". Kata senja membantu sang Tante
"Tante haus jadi mau ambil minum ". kata Marta
Dia menatap lelaki yang ada di belakang keponakan nya ini bahkan dia juga kaget karena tidak pernah melihat lelaki itu sebelum nya
"Senja ini tangan kamu kenapa ?". Tanya Marta ketika melihat luka senja
"Jatuh dari motor tadi Tan dan maaf motor nya rusak dua hari lagi baru bisa di gunakan ". Kata senja merasa bersalah
"Tidak masalah jika motor nya rusak asal kamu baik-baik saja itu sudah cukup bagi Tante . ayo sini obati dulu kaki nya ". Kata Marta
"Tante minum obat dulu senja bisa obati sendiri kaki senja . Kak tolong bawah Tante duduk di sana ". Kata Senja
Entah kenapa Edrick malah hanya diam menuruti apa yang senja katakan dia kini membawa Marta duduk di sofa
"Kamu teman senja ?". Tanya Marta
"Satu sekolah tapi tidak dekat dengan dia Tante ". kata Edrick
"Oh Pantas Tante gak pernah lihat kamu ke sini karena yang ke sini ya Elang dan para sahabat nya saja ". Kata Marta
"Oh jadi Elang sering kesini ". Kata Edrick
"Setiap hari dia antar jemput senja dan terkadang juga makan di sini ". Kata Marta
Edrick hanya mengangguk saja dia mengetahui hal itu sekarang memang mereka berdua sangat Dekat sekali bahkan Tante nya saja sangat kenal sekali dengan Elang sudah di pastikan jika mereka berteman sejak lama
" Tan di minum dulu obat nya ". Kata Senja
"Untuk teman kamu mana minuman nya ?". Tanya Marta
"Tidak perlu Tan saya ada urusan harus segera pergi . Gue pergi dulu ". Kata Edrick
"Ya terima kasih banyak kak atas bantuan nya ". Kata Senja sambil mengantarkan Edrick sampai depan pintu setelah nya dia kembali masuk ke dalam
"Kenapa Tante senyum-senyum seperti itu ?". Tanya senja
"Apa dia kekasih kamu karena tidak ada kan lelaki yang datang ke sini selain elang dan para sahabat nya ". Kata Marta
"Apa sih Tante dia hanya teman sekolah saja tidak lebih sudah ah senja mau obati luka dulu ". Kata senja yang kini segera masuk ke dalam kamar nya untuk ganti baju sekalian obati luka dia
Sementara di markas kini Elang tengah berlatih bahkan dia terlihat sekali sedang meluapkan emosi nya
"Sudah lah Lang gak usah seperti ini senja merasa bersalah karena Lo abaikan dia tadi ". Kata Nathan
"Lo sudah antar dia pulang ?". Tanya Elang
"Sudah bahkan gue juga sudah memastikan dia masuk rumah dengan selamat ". Kata Nathan
__ADS_1
Elang pun kini duduk di sofa terlihat sorot mata nya masih menajam bahkan terlihat juga dia masih sangat marah sekali dengan keputusan yang senja ambil tanpa memberi tahu dia terlebih dahulu padahal selama ini mereka bersama selalu saja terbuka dan Elang pun selalu cerita semua nya kepada Senja tanpa ada yang dia tutupin juga