Senja Dan Kisahnya

Senja Dan Kisahnya
BAB 18


__ADS_3

Mendengar jika Edrick yang membayar semua tagihan nya membuat Elang pun kini hanya diam dan dia pun memperlihatkan wajah dingin dan juga arogan nya saat ini membuat senja hanya tersenyum saja


"ayo pulang kata nya mau traktir gue , ayo ayo cepat nanti Tante menunggu lama gak enak kan ". Ajak senja


Dia harus bisa membuat Elang tidak marah kepada nya dan jika dia tidak bisa melakukan nya bisa saja nanti Elang akan malah meledak nantinya bisa gawat juga jika sudah seperti itu


"Lang ayo atau mau goncangan sama gue tidak masalah ". Kata Senja mencoba untuk mengajak Nya bercanda namun Elang masih diam saja sambil tetap sangat dingin wajah nya


"Dih mulai deh es kutub nya gak suka gue . ya sudah gue pergi dulu hati-hati di jalan ya kalian". Kata Senja yang kini sudah pergi meninggalkan mereka karena jika tetap saja di sana maka Elang pun juga tidak akan bergerak juga dia masih tetap di sana pasti nya


"Lanjut atau pulang Lang ?". Tanya Nathan


"Ke rumah Senja kemana lagi jika Lo mau pulang ya pulang saja ". kata Elang


Dia sudah mulai ketus tandanya jangan sampai salah bicara jika salah pasti akan sangat meledak nanti Elang jika senja tidak ada sebab senja bisa membuat Elang bisa menahan emosi nya nanti


Senja sudah sampai di rumah dan tidak lama juga Elang dan yang lain nya juga menyusul membuat Senja pun menyunggingkan senyum nya karena Elang masih tetap pergi ke rumah nya


"Ah kalian ke sini gue kira tidak jadi karena sang Leader ngambek sama gue ". Kata Senja


"Kenapa harus Edrick kenapa Lo dekat dengan nya . apa Lo suka dengan dia ?". Tanya Elang


Senja menertawakan apa yang di ucapkan oleh Elang bahkan dia pun juga merasa jika pertanyaan Elang itu sangat tidak perlu di jawab oleh nya saat ini maka dari itu dia menertawakan pertanyaan Elang


"Gak usah ketawa jawab saja ". Kata Elang


"Mau di jawab tapi ekspresi nya seperti itu males banget ". Kata Senja melangkah kan kaki nya masuk namun Elang menarik nya Al hasil dia pun terjatuh dan menabrak Elang hingga kini dia berada di atas tubuh Elang


"Lo ya jadi jatuh kan sakit tahu Lang ". Kata Senja marah-marah


"Sakit apa nya , apa Lo tidak melihat jika gue sekarang sedang di timpa karung beras jadi siapa kini yang sakit ". Kata Elang


"Asik sekali ya gak bangun-bangun ". Kata Leon

__ADS_1


senja pun segera bangun kini dia pun langsung menjambak rambut Elang sangking kesal nya kepada Elang


"Senja kasar banget sih ". Kata Elang


"Ya salah sendiri Lo suka sekali bikin gue kesal ". Kata Senja


"Sudah sudah kalian ini kenapa selalu bertengkar kapan masuk nya jika terus bertengkar seperti ini ". kata Nathan


"Permisi paket makanan ". kata kurir yang mengantar makanan kepada mereka


Elang mengeluarkan uang nya untuk membayar makanan yang memang di pesan tadi sebelum mereka pulang dan setelah itu mereka pun masuk ke dalam bersamaan untuk menikmati makanan yang sudah di beli tadi


"Assalamualaikum Tante ". teriak Elang dan sahabat nya bersamaan


"Heh kalian berisik nanti tetangga akan marah jika kalian berisik seperti ini ". Kata senja


"Ya kita kan sangat kangen dengan Tante jadi wajar lah jika bersemangat sekali seperti sekarang ini ". kata Hans


"Wa'alaikumsalam salam ". Kata Marta yang kini mulai membuka pintu nya dan dia pun tersenyum menatap ada nya senja dan juga sahabat nya


"Alhamdulillah Tante sudah mulai membaik , ayo masuk jangan di luar terus masak tamu di luar kan gak enak ". kata Marta


Mereka segera masuk dan duduk secara berbarengan tanpa harus di suruh juga


"Ini untuk Tante ". kata Alex memberikan buah dan kue kepada Marta


"Loh kapan kalian membeli nya kok gue gak tahu ?". tanya senja


"Membeli hal seperti ini gampang sekali kita Banyak anak buah jadi bisa di minta tolong beli semua ini ". kata Alex


"Gue pergi ganti baju dulu kalian jangan berisik nanti di grebek tetangga jika kalian membuat onar di sini ". Kata senja


"Mana berani sih tetangga Lo sama Elang ". kata Leon

__ADS_1


Senja tidak perduli kini dia pergi menuju kamar nya untuk mengganti pakaian nya sementara para sahabat nya menyiapkan makanan yang tadi di beli dan beberapa buah juga yang di beli di siapkan juga oleh mereka sekarang tanpa harus menunggu senja


"Kalian Kenapa repot-repot sih sebaik nya duduk saja biar Tante yang akan menyiapkan semuanya ". Kata Marta


"Sudah saat nya Tante duduk manis biar kami yang melakukan semua nya ". Kata Leon


"Kalian memang sahabat senja yang sangat baik sekali beruntung nya keponakan Tante mengenal kalian semua ". Kata Marta


"Justru malah kami yang sangat beruntung bertemu dengan senja karena hidup kami bermakna sekali Tante bahkan semakin cerah juga ketika ada senja bersama kita ". kata Hans


"Tante berharap jika nanti senja akan mendapatkan pendamping yang bisa selalu ada untuk nya seperti kalian tidak . Oh ya Tante mau tanya boleh". Tanya Marta


"Silahkan Tante tanya saja gratis ". kata Leon


"Kamu bisa saja ya Leon , kalian mengenal Edrick tidak apa dia baik anak nya ?". tanya Marta


Kembali nama Edrick di sebut membuat Elang langsung merubah mimik wajah nya bahkan dia terlihat sangat tidak bersahabat sekali saat ini membuat yang lain hanya diam saja tidak berani juga mereka menjawab


Marta yang melihat wajah Elang yang berubah membuat dia berpikir jika apa yang dia tanya kan itu tadi salah


"Dia datang ke sini kemarin ?". tanya Elang


"ya dia datang membantu senja yang terjatuh di jalan ". Kata Marta


"Lama dia di sini ?". Tanya Elang


"Tidak , hanya mengantar saja lalu pulang tidak sampai mampir juga kemarin ". Kata Marta


"Jika dia ke sini lagi sebaik nya Tante usir saja karena dia terlalu buruk tidak baik untuk Senja bahkan dia lebih buruk dari kita ". Kata Elang


"Oh begitu ya , ya sudah Tante akan mengingat nya jika nanti dia datang Tante tidak akan mengizinkan nya untuk terlalu dekat dengan senja ". kata Marta


"Bukan hanya tidak di izinkan tapi jangan di perbolehkan seterusnya ". kata Elang

__ADS_1


Marta hanya tersenyum saja melihat Elang yang kesal karena dia membahas Edrick seperti orang yang sedang cemburu saja sekarang namun Marta pun juga tidak ingin berharap terlalu lebih tentang hubungan Senja dan Elang sebab mereka memang sangat beda sekali karena Elang berasal dari keluarga kaya berbeda dengan senja yang orang tuanya pun saat ini tidak jelas di mana Karena mereka Hanya mementingkan diri mereka sendiri tanpa perduli perasaan senja sang anak sama sekali


__ADS_2