Senja Dan Kisahnya

Senja Dan Kisahnya
BAB 12


__ADS_3

pagi menjelang dan kini setelah menjalan kan sholat seperti biasa nya senja pun memasak dan dia kini melakukan nya sendiri sebab dia tidak ingin Tante nya yang masih tidak enak badan itu membantu nya . Senja mengerjakan semua nya dengan cepat meskipun dia bekerja sendirian


"Kenapa tidak membangun kan Tante sih kamu kan jadi repot sendiri ". Kata Marta yang baru saja keluar dari kamar nya


"Tidak apa tan lagi pula kan sudah selesai juga . ayo makan setelah itu Tante istirahat saja dulu jangan bekerja dulu ". Kata Senja


"Iya Tante juga sudah izin tidak masuk dan juga sudah di izinkan . Oh ya ini uang untuk membayar perbaikan motor nya ". Kata Marta


"Tidak perlu Tan senja sudah membayar nya jadi uang nya simpan saja untuk Tante ". Kata senja


"Sebaik nya kamu saja yang menyimpan karena kamu sudah jelas dua belas bukan jadi Tante yakin jika kamu banyak sekali pengeluaran ". Kata Marta


"Sudah ah makan saja dan uang nya tante saja yang menyimpan nya senja masih banyak uang ". Kata Senja


Dia memang tidak terlalu banyak mengeluarkan uang apalagi ketika bersama dengan Elang tentu saja dia di larang untuk mengeluarkan uang sepeser pun dari saku nya semua Elang yang tanggung .


"Kamu harus menjaga diri senja meskipun kamu nanti akan bekerja tapi tetap jangan sampai kelelahan ". Kata Marta


"Siap Tante tenang saja senja akan menjaga diri dengan baik ". Kata Senja


Dia harus berusaha untuk mencari uang sendiri karena dia tidak mungkin jika terus menerus membuat Tante nya kerepotan karena menanggung beban hidup mereka berdua


"Obat nya di minum tan jangan sampai lupa ". Kata Senja


"Luka di kaki kamu bagaimana ?". Tanya Marta


"Aman kok sudah agak membaik juga ". Kata Senja


"Apa mau Tante izinkan dulu untuk hari ini agar luka nya mengering lebih dahulu karena Tante sangat yakin sekali jika itu pasti masih sakit jika di gunakan untuk berjalan apalagi di paksakan ". Kata Marta


"Tidak kok Tante senja bisa jalan dengan baik ya meksipun kadang nyeri juga tapi tidak masalah kok Tante masih wajar juga ". Kata Senja


"Hem ya sudah terserah kamu saja ". Kata Marta


Setelah selesai makan senja pun juga membersihkan semua nya agar sang Tante tidak melakukan nya apalagi Tante nya juga belum sembuh sepenuhnya jadi dia pun harus tahu kondisi


"Senja berangkat dulu Tante assalamualaikum ". Kata Senja


"Wa'alaikumsalam . Tumben Elang tidak menjemput kamu ". Kata Marta


"Dia sedang sibuk jadi Senja berangkat sendiri saja ". Kata senja


Dia segera pergi ke sekolah dan kini dia jalan terlebih dahulu ke depan untuk mencari angkutan umum . Senja tidak menunggu Elang karena dia saja tidak membalas pesan nya jadi senja merasa jika Elang pasti marah dengan nya jadi tidak mungkin Elang yang marah akan menjemput dia bahkan kemarin pun dia di antar Nathan jadi dia yakin Elang pasti masih marah saat ini kepada nya


"Kok lama ya angkutan nya gak datang-datang bisa telat ke sekolah ini ". Kata Senja


Sudah sepuluh menit dia berdiri menunggu tapi tidak ada angkot yang lewat membuat dia pun berjalan secara perlahan saat ini karena jika hanya menunggu saja belum tentu juga angkot nya datang dia pun berinisiatif untuk jalan saja dulu siapa tahu di depan nanti bertemu angkutan umum


"Senja ". Teriak Leon membuat senja mengentikan langkah kaki nya dan dia pun menoleh ke belakang. Benar saja di belakang ada Elang dan para sahabat nya


"Kenapa gak nunggu kita di rumah malah jalan sendirian kayak orang gila ". Kata Leon


"Ya gue kira kalian sudah berangkat ". kata Senja


"Yah kalau sudah berangkat ya pasti mampirlah ke rumah Lo ". Kata Leon


"Sudah ayo senja berangkat bareng kita ". Kata Hans


Senja pun mengangguk dan tersenyum kini dia pergi menuju ke motor Nathan untuk berangkat bersama dia


"Ngapain Lo mendekat ke gue ?". tanya Nathan


"Kata nya mau ngajak gue berangkat bareng ya gue naik lah ke motor Lo atau Lo mau gue bonceng saja ". Kata Senja


"Lo tidak bareng gue , tuh sama Elang ". kata Nathan


"Boleh gue sama Elo ?". tanya Senja

__ADS_1


"Naik ". Kata Elang dengan dingin nya


Senja pun langsung naik ke motor Elang dan kini mereka pun kembali berangkat bersama bahkan kali ini tidak ada obrolan atau candaan dari kedua nya hingga sampai di sekolah pun Elang masih saja terdiam tidak mengajak Senja bicara


"Terima kasih atas tumpangan nya ". Kata Senja lalu pergi


Belum juga dia pergi jauh Elang sudah mengehentikan nya karena dia melihat senja yang berjalan cukup berbeda sekali kali ini tidak seperti biasanya


"Kaki , kenapa ?". Tanya Elang


"Jatuh dari motor kemarin ". Jawab Senja Langsung Elang menatap Nathan karena kemarin Nathan yang dia tugaskan mengantarkan senja dan Nathan juga mengatakan jika senja sudah sampai rumah dengan selamat tapi kenapa dia bisa terluka


"Dia gak jatuh sama gue Lang ". Kata Nathan


"Ini gue jatuh sendiri pas perjalanan pulang dari apotik ". Kata Senja


"Lo sakit kenapa gak bilang ". Kata Elang ingin memeriksa senja namun langsung di tepis oleh Senja


"Apa sih bukan gue yang sakit tapi Tante jadi gue pergi beli obat eh gak sengaja terjatuh kemarin ". Kata Senja


Elang hanya diam saja membuat senja pun memutuskan untuk pergi ke kelas nya


"Gue antar ke kelas ". kata Elang menggandeng tangan senja dia ingin membantu senja agar berjalan dengan baik


"Gue bisa sendiri Lo gak usah begini nanti malah jadi masalah lagi ". kata Senja


Tanpa pikir panjang juga Elang pun menggendong senja membuat mereka menjadi pusat perhatian dan para sahabat pun hanya bisa tersenyum saja melihat nya


"Lo gila ya cepat turunkan gue ". Kata Senja


"Jika sudah sampai UKS baru gue turunkan ". kata Elang


"Eh bodoh gue mau masuk kelas kenapa jadi ke UKS ". Kata Senja


"Lo tidak enak badan jadi di sana saja dulu kalau masih protes gue bakal buat rusuh kelas Lo hari ini agar tidak sds pembelajaran yang di lakukan ". kata Elang mengancam


Senja hanya bisa menghela nafas panjang saja dia pun tidak akan banyak bicara lagi sebab dia tahu jika Elang terus di bantah dia semakin menjadi


"Tahu tuh dia sok banget malah ingin di gendong kak Elang ". kata Renata


Jesline sangat tidak suka sekali dengan Senja bahkan dia semakin membenci senja karena dia terus saja menempel pada Elang dan kini dia pun juga sedang di gendong Elang membuat nya semakin kesal saja


"Ayo masuk kelas saja sakit mata gue jika melihat mereka ". Kata Jesline


Dia harus menahan diri tidak mungkin jika dia melabrak senja nanti malah Elang semakin tidak suka dengan nya


"Kak Elang selalu saja memperlakukan senja dengan baik apa benar ya mereka sebenarnya ada hubungan maka nya kak Elang tidak mendekati wanita manapun di sekolah bahkan terlihat dingin pada semua wanita ". Kata Santi


"Ya entah lah tapi senja mengatakan jika dia tidak memiliki hubungan lebih dari sahabat sama kak Elang ". Kata Nina


"Mungkin saja dia memang sengaja tidak memberi tahu dan menyembunyikan nya kita tidak tahu bukan ". kata Santi


"Ya kalau itu gak tahu juga bahkan selama ini tidak ada gosip bukan tentang mereka berdua ". Kata Nina


"Bisa mati orang yang menyebar kan gosip itu bahkan jika ada yang membully senja pun mereka langsung di hajar sama kak Elang apalagi membuat gosip negatif bisa mati mereka ". Kata Santi


Berurusan dengan Elang tentu saja sangat mengerikan sekali apalagi mereka juga tahu bagaimana kekayaan dan kekuasaan keluarga Wijaya tentu semua akan dapat di selesaikan dengan sangat mudah sekali oleh mereka yang memang memiliki banyak koneksi untuk membantu mengatasi masalah


"Kalian berdua pagi-pagi sudah menggosip di sini ayo masuk sebentar lagi bel loh ". Kata Mira


Kedua nya mengikuti ucapan Mira dan segera masuk ke dalam kelas karena memang setelah mereka masuk bel pun berbunyi. Suasana di kelas terlihat sangat tenang sekali hingga Bu Bella datang pun mereka masih tetap diam dan duduk dengan tertib


"Selamat pagi anak-anak ". Sapa Bu Bella sebelum memulai pembelajaran


"Pagi Bu ". Jawab mereka kompak


Tak lama setelah Bu Bella masuk ganti Nathan yang masuk ke dalam kelas membuat mereka pun terkejut kenapa Nathan malah masuk kelas mereka bahkan Bu Bella juga kaget di buat nya

__ADS_1


"Ada apa Nathan ?". Tanya Bu Bella


"Senja izin istirahat di UKS kaki nya sakit jadi dia harus istirahat dulu di sana beberapa jam ". Kata Nathan dengan ekspresi wajah datar nya


"Oh iya tidak masalah biarkan saja dia beristirahat sebentar di sana ". kata Bu Bella


Setelah mengatakan nya Nathan segera kembali ke kelas nya untuk mengikuti pembelajaran


"Dengar-dengar tadi kak Elang menggendong senja ke UKS ". Kata Dewi


"Senja kenapa sampai di gendong segala apa dia sakit ?". Tanya Rani


"Seperti nya begitu tapi aku juga tidak tahu karena tidak melihat nya hanya mendengar saja dari kata anak-anak tadi ". Kata Dewi


"Mungkin dia memang sakit jadi kak Elang membantu nya ". Kata Rani


"Oh ya Ran soal kemarin maaf ya aku harus pulang duluan karena mama ingin aku mengantar nya pergi ". kata Dewi merasa tidak enak sekali dengan sahabat nya itu


"Tidak apa-apa Dewi aku tidak masalah kok kemarin juga aku pulang dengan selamat karena kak Elang mengantarkan aku pulang ". Kata Rani


"Apa , kak Elang antar kamu pulang kok bisa ". Kata Dewi terkejut dan dia pun terlalu semangat hingga semua murid di kelas mendengar nya dan itu pun membuat mereka penasaran kenapa bisa Rani di antar oleh Elang sedang kan mereka tahu jika hanya senja saja yang akan di bonceng Elang


"Wi pelan sedikit dong nanti anak-anak malah akan teror aku jika mereka tahu hal itu ". Kata Rani


"Iya maaf tadi aku kaget sekali maka nya keceplosan ". Kata Dewi tersenyum tanpa dosa


Rani tidak ingin jika nanti dia mendapat kan masalah jika ada yang tahu dia pernah di bonceng Elang apalagi dia tahu jika banyak yang menginginkan hal itu terutama Jesline cewek populer di sekolah . Jika Jesline tahu pasti dia akan terus membully nya dan pasti Elang juga tidak akan membela dia karena dia bukan Senja yang akan terus di bela oleh Elang jadi Rani tidak mau ada yang tahu hal itu namun sayang nya hal itu cepat sekali menyebar nya membuat Jesline pun juga sudah mendengar nya kini


Di kelas nya Elang pun kini masih duduk manis mendengar kan penjelasan guru di depan kelas tapi dia tidak benar-benar mendengarkan sebab pikiran nya tidak fokus di pelajaran


"Kenapa bro ?". Tanya Nathan


"Cari tahu apa sebab senja jatuh dari motor jika itu karena seseorang bawah dia ke markas ". Kata Elang


Seperti biasa dia akan mencari tahu dulu apa benar sang sahabat tercinta nya itu jatuh sendiri atau ada yang menabrak nya , Elang harus tahu hal itu karena jika ada yang sengaja melakukan hal itu kepada senja maka dia akan membalas nya


"Nanti gue akan meminta anak-anak mencari tahu ". kata Nathan


Reno mungkin bisa habis oleh Elang jika Elang sudah mengetahui bahwa dia yang membuat senja celaka


"Lo gak apa-apa ?". Tanya Edrick


"Gue baik-baik saja kok kak ini Elang terlalu berlebihan saja ". kata senja


"Sorry karena Reno Lo seperti ini ". Kata Edrick


Senja hanya mengangguk kan kepala nya saja dia juga tidak dendam dengan Reno namun dia heran kenapa Edrick malah perhatian dan lembut kepada nya sedang kan biasanya mereka akan saling ejek dan menghina tapi kali ini tidak sama sekali


"Soal motor Lo gue yang akan ganti rugi ". Kata Edrick


"Gak usah kak santai saja semua juga bukan salah teman Lo saja gue juga salah ". kata Senja


"Lo butuh apa biar gue belikan ?". Tanya Edrick


"Kak sorry ya bukan nya gue gak suka Lo di sini tapi sebaiknya Lo pergi saja karena jika Elang tahu dan melihat dia pasti akan mengajar Lo dan keributan akan terjadi lagi . capek gue kak masuk ruang kepala sekolah Mulu karena Elang ". Kata senja


"Jadi jika Elang bikin onar Lo yang akan di panggil dan mendapatkan hukuman nya ?". tanya Edrick


"Ya gak gitu hanya saja kepala sekolah meminta gue agar menasehati Elang supaya dia tidak berkelahi setiap hari . Membuat anak orang pergi ke rumah sakit setiap hari kan kasihan dokter nya capek juga jika terus Elang kirim orang sakit ke sana ". kata Senja


Edrick tertawa mendengar ocehan senja bahkan dia kali ini saja bisa tertawa dengan lepas sebelum nya dia tidak pernah seperti ini


"Eh eh eh kak Lo bisa ketawa juga , baru tahu gue ". kata Senja


"Gue manusia jadi sama saja seperti Lo ". Kata Edrick


"Lo itu manusia es tanpa ekspresi ". Kata Senja

__ADS_1


"Rick ayo pergi dari sini ". Ajak max karena mereka sudah terlalu lama di UKS jadi takut saja jika Elang tiba-tiba muncul dan akan menghajar mereka


"Gue pergi dulu Cewek jutek nanti gue akan temui Lo lagi ". Kata Edrick yang kini sudah pergi bersama Max


__ADS_2