Senja Dan Kisahnya

Senja Dan Kisahnya
BAB 25


__ADS_3

Malam hari kini telah tiba dan saat nya juga Edrick bersiap untuk pergi menuju arena balapan . Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam jadi saat ini dia pun akan pergi menuju arena balapan bersama dengan para sahabat nya dan juga beberapa anggota Geng lain nya juga


"Sudah ayo berangkat saja sekarang dari pada nanti terlambat ". Kata Reno


Mereka semua berangkat bersama dan terlihat juga Edrick pun kini sudah bersiap untuk jalan ke tempat balapan karena dia juga sudah lama tidak melakukan balapan juga dan kini dia akan memulai nya lagi bahkan Edrick pun juga belum pernah balapan dengan Elang selama dia turun jalanan karena Elang sering tidak turun jika dia turun maka dari itu dia pun masih belum pernah bertemu dengan Elang dalam arena balapan


Balapan kali ini sangatlah seru sekali di mana sang raja jalanan kembali turun yaitu Gerald bahkan dia sudah terkenal lebih dulu di bandingkan Elang hingga kini dia pun masih di anggap sebagai raja jalanan namun Elang dia adalah Leader jalanan di mana siapapun akan tunduk juga kepada nya dan baik Elang maupun Gerald kedua nya juga pernah beberapa kali balapan dan semua di menangkan oleh Elang hingga beberapa waktu Gerald meminta untuk balapan lagi tapi sayang nya Elang menolak dia tidak mau jika balapan lagi dengan berbagai macam alasan yang dia buat untuk menolak ajakan Gerald


Suasana di arena sangat rame sekali banyak yang datang ingin menyaksikan aksi Gerald karena dia juga sudah lama tidak turun begitu juga dengan Edrick tapi Gerald memang begitu lama tidak turun ke jalanan membuat mereka yang menyukainya pun sangat ingin sekali melihat aksinya kembali di jalanan maka dari itu tempat pun kini penuh dengan penonton mereka sekarang


"Seperti nya Ge belum datang ". Kata Ben


"Jika belum waktu nya bertanding mana mungkin dia akan datang pasti nya dia akan datang lima menit sebelum pertandingan di mulai seperti dulu ". Kata Max


"Gue dengar jika dia merajai di Tokyo bahkan banyak pembalap hebat di sana takluk dengan dia ". kata Reno


"Di negara kita dia pun kalah dari Elang bahkan hingga saat ini dia masih belum bisa kembali duel dengan Elang karena Elang selalu menolak nya ". Kata Max


"Dia memang pecundang dan sok saja selama ini bahkan dengan Ge saja dia tidak berani ". kata Reno


"Jangan asal bicara karena seorang Elang tidak akan takut dengan siapapun bahkan menghajar kita semua sendiri saja dia berani apalagi hanya balapan ". Kata Edrick


Mereka di sana masih menunggu kedatangan Gerald bahkan mereka di sana masih saja bersenang-senang menunggu kedatangan Gerald bahkan mereka semua terlihat kini bergembira menari bersama


"Kenapa sangat lama sekali Ge apa dia tidak jadi datang ". Kata Reno


"Dia pasti datang tidak mungkin jika tidak datang karena dia tidak pernah melakukan nya ". kata Max


"Sudah diam dan tunggu saja jangan banyak komentar tidak berguna ". Kata Edrick

__ADS_1


Mereka pun diam menurut saja dengan instruksi Edrick dan tak lama setelah nya terlihat jika Ge datang bahkan masih kurang setengah jam lagi pertandingan tapi dia sudah datang tidak seperti biasanya


"Gerald tidak sendiri dia bersama dengan sahabat nya Derick dan Samuel ". Kata Reno


"Seperti biasanya mereka selalu bersama bukan jadi tidak perlu heran ". Kata Max


"Lama kita tidak bertemu Ge ". Sapa Edrick


"Ya terkahir kali bertemu lima tahun lalu dan Lo berubah drastis sekali ". Kata Gerald


"Tidak ada yang berubah dari gue justru Lo yang berubah semakin Hebat ". Kata Edrick


"Ngomong-ngomong apa Lo sudah pernah balapan dengan Elang karena gue masih sangat susah mengajak nya tanding ". Kata Gerald


"Sama seperti Lo dia memang sangat susah sekali di ajak apalagi saat seperti ini ". Kata Edrick


"Apa dia se sibuk itu hingga selalu saja menolak gue ". kata Gerald


Kedatangan Gerald pun pasti nya membuat mereka sangat antusias sekali saat ini bahkan mereka semua sudah tidak sabar lagi untuk menonton pertandingan yang di tunggu


"Wah lihat itu Leader datang ah senang nya para lelaki hebat berkumpul lagi ". teriak mereka yang melihat kedatangan Elang bersama dengan anggota nya dan Senja pun tak ketinggalan di bawah juga oleh Elang


"Kenapa ?". Tanya Elang


"Lupa bawa jaket dingin ". Kata Senja


Elang pun melepaskan jaket nya dan memberikan kepada Senja Agar dia tidak kedinginan


"Dasar bodoh kenapa sejak tadi tidak bicara ". Kata Elang yang kini membantu Senja mengenakan jaket nya dan hal itu pun sejak tadi di perhatikan oleh Edrick dan juga Gerald bahkan semua wanita di sana pun berteriak histeris dengan apa yang Elang lakukan kepada sahabat nya itu

__ADS_1


"Merasa sudah siap rupa nya Lang ". kata Hans


"Biarkan saja . kalian jaga di jelek ini gue mau pergi dulu beli makanan untuk nya ". kata Elang


Dia membelikan makanan seperti biasanya jika Senja ikut pasti Elang sendiri yang akan membeli makanan dan minuman untuk nya dan yang lain akan menunggu dia


"Duduk dan makan ini ". Kata Elang


"Terima kasih bos ku ". Kata Senja dengan senyuman yang manis sekali


"Apa dia kekasih nya ?". tanya Gerald


"Bukan , dia sahabat baik Elang dan hanya satu-satunya sahabat wanita di Geng itu ". Jawab Edrick


"Senja bukan nama nya ". kata Gerald


"Ya benar dia senja satu sekolah juga dengan gue dan Elang bahkan mereka sering berangkat bersama bukan sering lebih tepatnya memang harus selalu bersama ". Kata Edrick


Gerald masih memperhatikan interaksi antara Elang dan Senja bahkan tatapan nya juga sangat aneh sekali ketika sedang melihat kedua nya .


Elang masih bicara dengan sahabat nya dan sesekali juga dia berbicara dengan sahabat nya bahkan dia pun sering menggoda Senja di depan banyak orang seperti saat ini


"Elang gue tampol Lo ya ". Teriak senja membuat semua mata tertuju kepada nya dan dia pun hanya cuek saja


"Sorry gue gak sengaja Nja ". kata Elang


"Bodoh amat ganti gak sendal gue ". Kata Senja


"Nanti gue ganti sekarang duduk saja lagi pula Lo mau kemana sih tidak kemana-mana kan jadi sudah tidak usah pakai sendal ". kata Elang

__ADS_1


"Enak aja kayak ayam dong gue , pokok nya ganti sekarang jangan Banyak alasan ". Kata Senja masih tetap tidak mau jika Elang tidak mengganti sandal dia yang tadi di lemparkan Elang kepada seseorang yang menggosip hingga jatuh ke sungai


"Iya bawel gue beli sekarang ". Kata Elang membuat Senja pun tersenyum mendengar nya


__ADS_2