
Senja masih duduk manis menunggu Abang tukang penjual nasi goreng nya dia sedang duduk bersama siapa lagi kalau bukan Elang karena saat ini hanya dia yang akan mengantarkan nya karena tadi yang lain mengatakan akan segera pulang tapi Senja tidak percaya dengan hal itu apalagi tadi Elang mengatakan untuk menjalankan rencana nya tadi
"Kenapa melamun ?". Tanya Elang
"Kalian sedang merencanakan apa ?". tanya Senja
"Tidak ada rencana apapun kan tadi Sudah gue bilang kan lagi pula anak-anak juga sudah pulang jadi apa yang kita rencanakan tidak ada sama sekali ". kata Elang
"Awas saja jika kalian berbohong dan gue tahu ". Kata Senja
"Bawel sudah ini bawah ayo pulang kasihan Tante pasti menunggu lama ". Kata Elang
"Ini uang nya jangan pakai uang Lo terus ". Kata Senja menyodorkan uang dia kepada Elang
"Gak laku uang Lo di depan gue jadi ayo cepat naik atau mau jalan kaki saja ". Kata Elang
Senja segera naik kini Elang pun membawa motor nya melaju dengan cepat agar segera sampai juga di rumah senja dan nanti dia akan mengurus urusan nya yang saat ini sedang di tangani oleh para sahabat nya
"Masuk sana ". Kata Elang ketika mereka sudah sampai
"Jaket Lo gue cuci dulu nanti gue kembalikan ". Kata Senja
"Buat Lo saja jika mau , gue pulang sekarang ". kata Elang
"Eh tunggu, ayo makan dulu ini ada dua jika hanya berdua yang makan pasti tidak akan habis jadi ayo ikut makan tapi jika Lo tidak mau berarti memang Lo ada sesuatu yang di sembunyikan dari gue ". kata Senja
Elang pun kini ikut masuk ke dalam dia menuruti apa yang senja katakan tadi dan kini dia pergi ke rumah Senja untuk makan malam bersama
"Assalamualaikum Tan senja pulang ". Kata Senja
Setelah memanggil sang Tante kini dia pun menyiapkan makanan nya dan akan segera memakan bahkan kini dia juga menatap Elang yang terlihat sangat santai sekali
Senja tidak melihat gelagat aneh dari sahabat nya ini dia merasa mungkin saja dia memang terlalu berlebihan juga jadi apa yang ada di pikiran nya tentang Elang yang akan berbuat sesuatu salah besar bahkan Elang mau menemani dia makan bersama dengan Tante nya saat ini tanpa ingin meminta agar bisa pulang dengan segera jadi senja pikir jika Elang memang tidak akan melakukan apapun malam ini
Bug Bug Bug
Serangan bertubi-tubi di dapat kan oleh Reno dari Nathan dan yang lain nya bahkan mereka tidak berhenti menghajar Reno yang sudah babak belur di depan mereka saat ini
"Jangan membuat nya mati karena Elang belum menghajar dia ". Kata Nathan
"Gue geram sekali dengan dia, bisa-bisa nya mencelakai Senja apa dia tidak bisa melawan Kita langsung kenapa harus melawan cewek ". Kata Leon yang sangat tidak sabar sekali bahkan dia kesal ketika tahu ternyata Reno yang mencelakai Senja dan Elang pun juga sangat marah sekali namun dia kini masih menahan dia bahkan di arena balap tadi pun dia masih menahan agar tidak menghajar Reno di sana karena ada senja yang ikut dengan dia kalau bukan karena Senja dia tidak akan menahan diri juga tadi
"Kalian hanya berani keroyokan saja ". Kata Reno masih saja sombong
"Cih Lo masih saja bisa bicara memang harus di robek mulut dia ini ". Kata Han
"Sudah kita sudah selesai tinggal Elang saja yang akan melanjutkan nya ". Kata Nathan
Mereka sudah mendapatkan bagian masing-masing bahkan Reno pun juga sudah tidak bisa berjalan bahkan bangkit pun juga sudah tidak bisa juga dan kini dia hanya tergeletak di tanah dan mereka membiarkan nya bahkan darah keluar dari tubuh Reno pun di biarkan Begitu saja
"Apa Lo mau jika gue menginap di sini juga ?". tanya Elang
"Gila kali Lo ya mana mungkin juga gue membiarka Lo menginap malam ini di sini bisa di nikahkan paksa kita nanti ". Kata Senja
"Sudah malam juga sebaik nya Elang pulang kalau tidak sendiri kamu bisa menginap di sini sayang nya kamu datang sendiri saja jadi sebaik nya kamu pulang ". Kata Marta
"Tadi memang hanya Elang saja tan yang mengantar kan si bawel ini karena anak-anak juga sudah lelah jadi hanya Elang yang mengantar ". Kata Elang
__ADS_1
"Maaf ya Lang jika senja selalu saja merepotkan kamu bahkan selama ini kamu dan teman kamu membantu banyak banget untuk kita berdua ". kata Marta
"Tante jangan begitu , jangan sungkan dengan Elang bahkan jika butuh apapun katakan saja kepada Elang ". Kata Elang
Setelah beberapa waktu berbincang kini Elang pun berpamitan untuk pulang dia pergi dari kediaman nya Senja dengan santai sekali agar sahabat nya itu tidak curiga jika dia merencanakan sesuatu
"Nah itu Elang ". Kata Alex ketika melihat motor Elang yang kini sudah semakin dekat
Elang memarkir motor nya sembarangan dia kini berjalan menghampiri Reno lalu menginjak luka yang ada pada tubuh Reno membuat nya berteriak kesakitan saat ini
"Ah sialan Lo ". Kata Reno yang sudah tidak sanggup lagi menahan rasa sakit di tubuh nya saat ini karena ulah Elang dan para sahabatnya
"Elo berani sekali menyakiti Senja jadi sekarang terima konsekuensi nya ". kata Elang
Dia mengambil pisau yang sudah di siapkan dan kini mencoba untuk menggores beberapa sayatan di tubuh Reno setelah nya dia memberikan sedikit minyak dalam luka Reno membuat Reno semakin tersiksa
"Lang Lo gila lepaskan gue ". Kata Reno dengan usahanya agar dia bisa bebas namun sayang dia tidak akan mendapatkan nya bahkan kini Elang pun sudah bersiap untuk menyiksa nya lagi
"Sudah siap tali nya ?". Tanya Elang
"Sudah Lang ". Kata Alex
"Lakukan ". kata Elang
"apa yang kalian lakukan lepaskan gue ". kata Reno mencoba memberontak dengan sisa tenaga yang dia miliki saat ini namun semua sia-sia saja
"Lo akan menerima akibat karena mengganggu senja bahkan sudah gue katakan bukan jika ada yang berani mengganggu nya maka urusan nya akan sangat panjang sekali ". kata Elang
Dia sudah bersiap menaiki motor nya dan akan menyeret tubuh Reno sekarang ini . Elang memang tidak akan pernah main-main apalagi tentang Senja dia akan melindungi dan membalas jika senja ada yang menyakiti seperti yang terjadi saat ini bahkan semua terlihat sangat senang sekali ketika melakukan hal ini karena sudah lama juga mereka melupakan kesadisan mereka karena mereka terlalu sibuk nongkrong bareng di rumah Senja Serta tertawa puas di sana bahkan mereka di rumah senja terlihat sangat bahagia sekali dan malam ini kesadisan mereka telah bangkit kembali karena ulah Reno sendiri
Pagi menjelang udara terasa sangat segar sekali dan di kediaman nya kini Elang tengah sarapan bersama dengan orang tua nya dia terlihat sangat santai setelah melakukan aksi sadis kemarin dia tampak sama sekali tidak khawatir akan dapat masalah karena siapa juga yang berani mencari masalah dengan Elang mereka semua enggan melakukan nya karena bagi nya hukum tidak lah berlaku dia akan menyelesaikan nya sesuai dengan keinginan nya sendiri jadi dia pun melakukan apapun sesuai dengan keinginan nya bahkan membalas perbuatan mereka pun dengan apa yang dia inginkan juga
"Setiap hari juga semangat Bun ". Kata Elang
"Oh iya pa kemarin bunda bertemu dengan Laras dia ternyata juga ada di sini bersama dengan anak nya . cantik anak nya pa seumuran juga dengan Galang ". Kata Linda
"Jadi dia ada di sini , kenapa tidak mengundang nya untuk datang ke sini sayang ". kata Hendra papa Galang
"Iya kemarin kita sama-sama sibuk jadi tidak bisa mungkin lain kali mereka akan datang ke sini pa . Laras sudah menikah lagi dan kata nya suami nya sangat baik dan menyayangi Rani anak dia ". Kata Linda
"Beruntung lah jika begitu dan semoga saja pernikahan mereka akan langgeng dan mereka akan bahagia . Papa kasihan sekali dengan mereka berdua ma karena setelah meninggal nya Jerry hidup mereka susah bukan bahkan papa mendengar jika mereka di usir dari rumah mereka sendiri ". Kata Hendra
"Iya pa bunda juga sangat kasihan sekali dengan mereka tapi untungnya mereka sudah bahagia saat ini ". Kata Linda
"Kamu mau kemana Lang habiskan dulu sarapan nya sebelum berangkat sekolah ". kata Linda
"Mau jemput Senja nanti dia mengomel jika Elang telat jemput dia nya ". Kata Elang yang kini sudah pergi meninggalkan mereka berdua
"Jadi Galang masih berhubungan dengan Senja dia masih suka antar jemput dia ke sekolah ". Kata Hendra
Itulah kenapa hubungan Elang tidak baik dengan orang tua nya karena Hendra tidak suka dengan senja bahkan mungkin dia masih tetap tidak suka dengan Senja hingga saat ini namun menyembunyikan nya agar Elang tetap bisa berada di rumah bersama dengan nya karena anak tunggal nya itu sangat susah di atur dan jika Hendra tidak suka dengan Senja pasti Elang akan sangat marah dengan nya
"Pa, semua itu hanya salah paham saja . Marta sama sama sekali tidak pernah menggoda adik mu bahkan dia tidak berani melakukan nya ". Kata Linda
"Aku tidak ingin membahas nya ma tidak penting juga ". Kata Hendra
"Jangan membenci Senja karena hanya dia yang bisa membuat Elang kembali Dekat dengan kita bahkan Elang mulai perlahan kini sudah kembali bersama kita semua itu berkat senja jadi papa harus bisa melupakan semua nya ". Kata Linda
__ADS_1
"Papa harus pergi ke kantor sekarang jadi papa pergi dulu Bun ". Kata Hendra
Dia segera pergi menuju mobil nya untuk berangkat ke kantor karena ada meeting juga yang harus dia lakukan saat ini jadi dia buru-buru pergi ke kantor untuk bersikap sekarang sebelum meeting di mulai
"Tumben Lo telat ?". Tanya Senja
"Bunda tadi memaksa menghabiskan makanan nya jadi gue telat ". Kata Elang
"Tante sudah sembuh kok kelihatan nya mau berangkat kerja ". Kata Hans
"Iya Tante harus kerja kalau terlalu lama di rumah gak enak sekali ". Kata Marta
"Tante hati-hati ya jangan ngebut ". kata Senja
"Iya kamu juga harus belajar yang rajin jangan bolosan kalau di sekolah ". Kata Marta
Mereka berangkat ke sekolah dengan santai sekali terlihat juga mereka sempat bercanda bersama di jalan bahkan senja pun beberapa kali juga memukul kepala Elang hingga Tanpa dia duga tatapan dia tertuju kepada lelaki yang seperti nya sejak tadi menatap nya dia adalah Gerald musuh balapan Edrick kemarin yang kini sedang menatap senja membuat Senja pun kebingungan dengan apa yang dia lakukan saat ini . apa Gerald memata-matai nya tentu saja tidak mungkin karena untuk apa juga melakukan nya tidak ada untung nya sama sekali menurut senja jadi mungkin saja itu adalah suatu kebetulan saja
Terlihat mereka sudah sampai di area parkir sekolah kini mereka pun segera turun dan memarkir kendaraan nya
"Mira Hay ". Sapa Senja
Mira pun menghampiri senja dan dia juga balik menyapa Senja
"Tumben sekali baru datang Lo ". Kata Mira
"Iya dia nih lama jadi baru datang deh gue . ayo masuk kelas sekarang ". Ajak Senja
Sementara Elang dan yang lain nya pun hanya mengikuti nya dari belakang saja . mereka juga masuk kelas bersama dengan Senja saat ini meskipun kelas mereka berbeda tapi Elang tetap mengikuti senja memastikan jika dia aman masuk dalam kelas tidak mendapat kan gangguan dari siapapun juga
"Eh Nja ada kabar buruk di sekolah ". Kata Mirs ketika sudah duduk di kursi nya dsn menaruh tas mereka
"Kabar apa ?". Tanya Senja
"Kak Reno kecelakaan dan kini dia di rawat di rumah sakit kondisi nya kritis ". Kata Mira
Senja sangat kaget dan terkejut sekali bahkan dia kini terlihat berpikir keras apa Elang melakukan sesuatu kepada Reno tapi jika dia bertanya tentu saja Elang tidak akan mau menjawab nya karena Elang kemarin juga sudah mengatakan akan menginap di rumah senja jika di bolehkan jadi senja kira bukan Elang pelaku nya
" Lo mau kemana senja ". Kata Mira
"Ada urusan sebentar ". Kata senja
Senja pergi untuk mencari keberadaan Edrick untuk memastikan apa yang dia pikirkan apa benar bahkan dia berharap jika semua nya itu tidak benar
"Lihat kak Edrick gak ?". tanya Senja
"Di koridor sana ". Jawab nya
Senja pun bergegas pergi ke sana dan benar saja di sana ada Edrick beserta para sahabat nya mereka pun kaget dan bingung juga ketika melihat senja menghampiri mereka
"Kak mau tanya ". Kata Senja
"Ada apa ". kata Edrick
"Apa kak Reno celaka karena Elang ?". tanya Senja
"Lo saja bisa menebak dengan mudah Kenapa polisi malah bodoh sekali ". Teriak Ben
__ADS_1
Seketika Senja pun terjatuh di lantai membuat Max pun menolong nya agar dia berdiri dan duduk karena jika Elang melihat dia pasti akan mengira jika mereka membully senja lagi dan masalah akan semakin rumit juga jika Elang salah paham saat ini maka dari itu Max membantu Senja untuk segera bisa bangun dan duduk dengan tenang sekarang ini