
Mungkin perhatian Elang terhadap Senja itu terlihat sangat berbeda sekali karena memang tidak ada wanita yang di perhatikan seperti itu oleh Elang kecuali sahabat nya ini bahkan mereka memang layak di sebut sebagai couple goals sekolah karena keromantisan kedua nya
"Galang ". Panggil senja menatap sahabatnya ini
"Kenapa ?". Tanya Elang
"Seperti nya gue tidak bisa ikut nongkrong nanti malam ". Kata Senja
"Tidak bisa ya berarti batal mending ke rumah Lo saja kini nongkrong di sana ". Kata Elang
"Yah jangan gitu dong kan gue juga punya keperluan jadi mana bisa Lo ke rumah ". Kata Senja
"Ada keperluan apa Lo hingga gue pun tidak boleh tahu ?". Tanya Elang
"Kencan kali dia sama cowok nya ". Kata Alex asal membuat Elang menatap senja dengan serius nya
"Lo punya pacar ?". Tanya Elang
"Ya enggak dan lagi siapa yang berani deketin gue jika Lo ada di sisi gue ". kata Senja
Elang tersenyum puas karena selama ini memang tidak ada yang berani mendekati senja karena mereka kebanyakan takut dengan diri nya yang selalu ada di sisi senja
"Apa Lo kenapa senyum tidak jelas , mengejek gue ya ". Kata Senja
"Gak ada apa-apa ". Kata Elang
"Gila Lo ". Kata Senja kesal sekali dengan Elang yang terlihat sangat jelas sekali menyindir dia
"Marah Mulu Lo kenapa sih ". Kata Elang
"Sudah ah Lang gue masuk kelas dulu nanti malah telat dapat hukuman lagi sama guru ". Kata Senja
"Gak akan ada yang menghukum Lo bisa di bantai sama Elang jika guru melakukan nya ". Kata Leon
"Jangan bar-bar nanti gak berkah ilmu yang kalian dapat kan ". Kata Senja
"Ayo gue antar ke kelas ". Kata Elang
"Apa sih gue bisa sendiri jangan buat Masalah deh ingin sekali ya jadi pusat perhatian banyak orang ". kata Senja
"Perhatian banyak orang gak penting bagi gue yang penting Lo selalu perhatian sama gue ya sudah ". Kata Elang kini merangkul senja
Mau tidak mau senja menurut saja dari pada terus berdebat dengan Elang nanti malah dia tidak akan masuk ke kelas nya
"Tuh lihat lah kak Elang sama senja selalu saja begitu setiap hari nya ". Kata beberapa siswi di sana
"Iya kenapa ya senja selalu saja nempel ke kak Elang bukan nya cari pacar saja malah selalu saja nempel ke kak Elang ". Kata mereka
"Mungkin dia suka dengan kak Elang maka nya dia terus saja nempel sama kak Elang ". Kata Mereka
Banyak yang terus saja membicarakan Senja dan terus saja menghina senja seolah dia yang terus saja ingin bersama dengan Elang padahal dia ingin pisah dengan Elang pun sangat sulit juga
"Kenapa mereka bicara negatif terus kepada Senja ". Kata Rani
"Memang benar bukan apa yang mereka katakan bahkan aku juga melihat jika senja itu sengaja sekali mendekati kak Elang terus ". kata Dewi
"Awas loh Wi jika bicara sembarangan nanti malah kak Elang marah jika mendengar nya bahkan kemarin Ben saja di hajar kan sama kak Elang karena menyakiti senja ". Kata Rani
"Tapi loh Ran memang benar kan coba lihat saja senja selalu saja bersama dengan kak Elang dan tidak pernah kan dia absen sama sekali berada di sisi kak Elang ". Kata Dewi
"Tapi tidak begitu juga Wi soal nya kemarin pas kita mau kerja kelompok pun kak Elang yang malah menyusul senja bahkan senja tidak di biarkan hanya bersama dengan kita saja justru kak Elang ingin menemani nya ". Kata Rani
"Ya kalau begitu aku juga tidak tahu tapi kan senja bisa menolak jika dia memang tidak suka dengan kak Elang ". Kata Dewi
Mereka selalu saja berasumsi buruk tentang senja seolah dia memang ingin selalu dan terus menerus bersama dengan Elang padahal beberapa kali Senja ingin memisahkan diri namun Elang pun terus saja memiliki banyak cara agar senja selalu bersama dengan dia dan para sahabat nya
"Sudah sampai tuan putri silahkan masuk dan belajar dengan baik jika ada yang mengganggu katakan saja kepada gue ". kata Elang
"Bodoh amat Lang ". Kata Senja yang kini sudah duduk manis di kursi nya
Dia sangat kesal sekali karena Elang mengantarkan dia sampai masuk ke dalam kelas membuat mereka semua kini memperhatikan dia
__ADS_1
"Jika ada yang ganggu senja katakan kepada gue nanti ". kata Elang kepada Mira
"iya kak ". kata Mira
"Gak usah perduli kan dia ". Kata Senja
"Galang kenapa ada di sini ?". tanya Bu Bella
"Hanya ingin melihat saja apa senja baik-baik saja di kelas ini atau ada yang menganggu nya ". kata Elang
"Sudah sana pergi masuk kelas awas Lo kalau bolos lagi gak akan gue ampuni ". Kata Senja
Dengan santai nya Elang keluar dari kelas dia kini kembali ke kelas nya dengan santai sekali bahkan dia terus saja menjadi pusat perhatian saat dia keluar dari kelas senja sejak tadi
"Kamu kasih makan apa Galang hingga sangat nurut sekali kepada kamu senja ". kata Bu Bella heran sekali
Dia dulu selalu saja di jahili oleh Elang bahkan hampir putus asa juga namun ketika dia tahu hanya senja saja yang bisa mengendalikan nya Bu Bella pun meminta bantuan senja agar Elang tidak terus menjahili nya ketika masuk ke dalam kelas
"Kak Elang selalu perhatian kepada Lo mungkin dia suka sama Lo ". Kata Mira
"Jangan sok tahu jika salah nanti Elang marah Lo kalau mendengar nya ". Kata Senja
"Yah jangan gitu dong kan gue hanya bercanda saja senja ". Kata Mira
"Sudah jangan bahas masalah itu sebaik nya kita fokus belajar saja biar bisa lulus dengan nilai bagus nanti nya ". kata Senja
"Apa nanti Lo akan kuliah satu kampus Dengan kak Elang ?". Tanya Mira
"Seperti nya tidak. Elang pasti pergi ke kampus ternama dan di sana pasti sangat mahal sekali jadi mana mampu juga gue masuk di tempat yang sama dengan Elang ". Kata Senja
"Lo kan cerdas jadi bisa kan masuk dengan jalur prestasi nanti nya ". kata Mira
"Di kampus ternama itu pasti juga banyak anak cerdas dan mungkin juga gue akan kalah saing dengan mereka semua ". Kata Senja
Dia tidak mau jika harus terus memaksa kan diri karena dia harus melihat bagaimana ekonomi nya jika dia pergi ke tempat yang sangat bagus pun juga harus melihat juga mampu kah dia ke sana . Dia akan mencari kampus yang bagus tapi juga harus sesuai dengan kemampuan nya juga tidak ingin dia memaksa kan kehendak
"Jes bagaimana apa yang ingin Lo lakukan kepada senja ?". Tanya Reno
"Tidak bisa juga jika mencelakai cewek itu di sekolah karena jika ada yang melihat pasti akan melapor ke kak Elang dan dia akan membalas lebih kejam juga ". kata Renata
"Jika di lakukan di luar apa bisa dan apa kak Elang tidak akan bersama senja nanti nya ". Kata Maya
"Apa iya dua puluh empat jam senja dan Elang bersama pasti itu tidak mungkin juga ". Kata Max
"Bagaimana menurut Lo Edrick ?". Tanya Ben
"Jangan membully dia di sekolah karena itu tidak akan berhasil seperti sebelum nya ". Kata Edrick
"Kalau begitu coba saja pantau dulu jam berapa cewek itu bersama dengan Elang ketika di luar sekolah ". Kata Reno
"Ya itu lebih baik nanti coba gue yang akan mencari tahu nanti nya ". Kata Jesline
Mereka tidak bisa menjatuhkan Elang secara langsung jadi dia pun akan melakukan nya melalui Senja orang terdekat nya bahkan bisa di bilang sahabat sejati nya sekali dan memang di mana ada Senja di situ ada Elang pasti nya
"Jika ingin mendekati Elang jangan terlalu frontal karena dia tidak suka dengan cewek seperti itu ". Kata Edrick
"Bahkan masih belum ada yang bisa dekat dengan dia para cewek di sekolah ". kata Ben
"Maka dari itu Lo bisa membuat cewek itu menjadi jembatan Lo untuk dekat dengan Elang ". Kata Edrick
"Maksud Lo , gue harus berteman dengan dia gitu . ya kali gue berteman dengan cewek seperti itu gak level banget sama gue ". Kata Jesline
"Ya terserah Lo jika Lo gak mau ya sudah gue juga tidak terlalu perduli karena yang butuh jalan untuk dekat dengan Elang kan elo bukan gue ". kata Edrick
Salah satu cari mungkin bisa di coba ya mendekati senja agar bisa juga lebih dekat dengan Elang jika itu tidak berhasil ya sudah tidak bisa mencari alasan lain nya Karena senja jembatan bagus untuk dekat dengan Elang
Sudah waktunya jam pulang kini mereka pun berhamburan pergi karena pulang adalah hal yang menyenangkan sekali bagi lara murid apalagi mereka berada di kelas akhir juga jadi beban itu sangat banyak membuat mereka pun harus memacu semangat nya agar bisa segera lulus dengan nilai baik juga sesuai dengan apa yang di harapkan juga oleh mereka dan untuk menunjang juga agar bisa masuk ke universitas ternama juga nanti nya
"Senja Lo mau kemana motor gue di sini ". Teriak Elang
"Nja itu Lo di panggil Elang ". Kata Mira
__ADS_1
"Kan tadi sudah gue bilang jika gue ada urusan ". Kata Senja
Elang menghampiri senja dia menarik senja menuju motor nya meksipun Senja mencoba memberontak tapi dia tidak bisa lepas dari nya
"Gue antar Lo kemanapun Lo mau ". Kata Elang
"Gue bisa sendiri kenapa sih Lo ini gak membiarkan gue pergi sendiri selalu saja ngintil Mulu " Kata Senja
"Ya kita kan menjaga Lo agar tidak ada yang mengganggu nanti di jalan ". Kata Nathan
"Hey bung lupa kali ya kalian kan sudah ngajarin gue bela diri sejak dulu ". Kata Senja
"Elang kali yang ngajarin bukan kita semua ". Kata Leon
"Ya terserah lah . Sudah ah Lang gue pergi dulu itu Mira menunggu gak enak juga kan ". Kata Senja
"Gak akan gue lepas jika Lo gak mau gue yang antar Lo ". Kata Elang menatap tajam
Jika tatapan nya seperti ini tentu saja senja tahu jika kini Elang sedang marah dan tidak suka jadi jika dia membuat Elang terus saja kesal siapapun bisa kena marah nanti nya
"Gue pergi nya sama Mira lalu gimana dia kan dia gak bawah motor juga ". Kata Senja
"Sama Alex , dia bisa sama Alex ". Kata Elang
"Lo gue bonceng sini ". Kata Alex
"Gimana Mir ?". Tahta Senja
"Gue bawah mobil kok jadi gampang Lah gue ngikutin saja dari belakang ". Kata Mira
"Ya gak enak dong mending bareng saja deh Lo di bonceng Alex atau gak gue yang bonceng pakai motor Alex ". kata Senja
"Siapa yang mengizinkan ". Kata Elang
"Ah ribet Lo ya sudah ayo segera naik nanti gue malah telat lagi ". Kata senja
"Lo suruh sopir Lo ambil mobil dan Lo sama Alex ". Perintah Elang
"Gue gak akan buat Lo celaka jadi tenang saja ". Kata Alex
"Jika Mira di serang fans Lo awas saja ya gue hajar Lo ". Kata Senja
"Gak akan tenang saja ". Kata Alex
Setelah mereka naik motor pun melaju pergi meninggalkan sekolah dan dari kejauhan pun Rani dan Dewi pun menatap mereka sejak tadi hingga mereka pergi meninggalkan sekolah saat ini
"Ran ayo pulang atau kamu mau pergi ke mana dulu ?". Tanya Dewi
"Aku harus ke tokoh buku dulu jadi aku akan ke sana sekarang mencari bahan ". Kata Rani
"Aku temani kamu pergi ke sana ". Kata Dewi
"Gak usah nanti malah merepotkan kamu lagi , aku pergi sendiri pun bisa kok ". Kata Rani
"Gak apa-apa aku senggang kok jadi tenang saja aku bisa menemani kamu ". kata Dewi
"Kalau begitu baiklah ayo pergi bersama jika kamu tidak keberatan dan luang ". kata Rani
Mereka pergi menggunakan mobil Dewi bahkan beberapa kali juga memang Dewi yang selalu jemput Rani ketika akan berangkat sekolah
"Gimana keadaan mama Laras di rumah apa baik-baik saja ?". tanya Dewi
"Mama baik kok sangat baik kamu sih gak pernah main ke rumah ". kata Rani
"Ya nanti aku mampir deh ke rumah kamu ". Kata Dewi
"Benar ya pasti mama akan sangat senang sekali loh jika kamu mampir ke rumah karena sudah lama juga kamu tidak ke rumah ". Kata Rani
"Iya deh iya maaf karena aku sangat sibuk jadi lupa deh sama teman baik ku ini tapi hari ini aku akan main ke rumah kamu sekalian nanti kita akan masak bareng ya di rumah kamu ". Kata Dewi
"Boleh banget malah aku sangat menantikan hal itu Wi karena memang sudah lama juga kan kita tidak memasak bersama ". Kata Rani
__ADS_1
Rani dan Dewi bersahabat sejak lama bahkan masalah keluarga Rani pun Dewi juga mengetahui nya karena tempat berbagi Rani ya Dewi sang sahabat yang selalu ada untuk nya dan sangat bisa di percaya untuk menjaga rahasia dia selama ini bahkan beberapa kali juga Dewi membantu Rani ketika dia dalam masalah keuangan waktu itu