
Tak di sangka pemandangan tadi pun juga tak lepas dari pandangan Laras karena kebetulan juga dia lewat dan melihat kejadian itu namun dia tidak berkomentar apapun tentang senja takut nya nanti Dewi kembali bicara yang tidak-tidak seperti ketika berada di supermarket tadi jadi dia pun
"Tante mau masak apa nanti biar Dewi bantu ". kata Dewi
"Kalian bisa bersantai saja nanti akan mama masak masakan kesukaan kalian ". kata Laras
"Mana bisa kita bersantai sementara mama malah sibuk membuat masakan kita jadi kita harus bekerja sama membuat nya ma ". kata Rani
"Sangat setuju sekali memang seharusnya kita membantu Tante karena itu adalah kesenangan untuk kita jika membantu Tante ". Kata Dewi
"Ya sudah kalau begitu nanti ayo kita masak bersama sekalian juga Tante mau ajari Rani resep baru ". Kata Laras
"Hebat ya Rani jago masak sama seperti Tante ". Kata Dewi
"Tidak Sejago mama kok lagi pula mana bisa juga aku memasak seperti mama Karena masakan mama juga tidak ada dua nya ". Kata Rani
"Bisa sekali kamu memuji mama sayang ". Kata Laras sambil mengelus rambut anak nya
Dia sangatlah menyayangi Rani bahkan dia selalu berusaha keras agar Rani bisa bahagia dan tidak merasa kan masa sulit ketika kehilangan papa nya dulu bahkan Laras bekerja keras untuk Rani agar tetap bisa bersekolah di tempat terbaik hingga dia menikah lagi dan semua biaya Mereka pun menjadi agak ringan juga karena suami Laras saat ini memang orang mampu dan berkecukupan juga jadi dia merasa beruntung menikah dengan nya apalagi dia juga menerima Rani anak sambung nya
"Ayo kita segera eksekusi semua bahan dan kita bisa membuat menu kesukaan kalian juga ". Kata Laras
"Baiklah ma sini Rani bantu bawah juga belanjaan nya ". Kata Rani
Mereka bersama menuju dapur untuk memasak hari ini dan terlihat juga mereka senang akhirnya bisa kembali memasak bersama juga bertiga seperti sebelumnya
Di tempat tadi Max masih tidak percaya jika Edrick tadi membahas tentang kecelakaan Senja di depan umum karena dia hanya takut saja jika sampai ada yang mendengar dan Elang tahu bisa gawat nanti nya
"Kenapa membahas hal itu tadi bukan nya kita sepakat tidak lagi membahas nya jika Elang tahu akan panjang urusan nya ". Kata Max
__ADS_1
"Sudah lah tidak perlu mempermasalahkan nya lagi sebaik nya kembali ke markas karena gue juga sudah cukup mengetes Motor nya ". Kata Edrick
Dia keluar bersama dengan Max untuk mengecek motor yang akan dia gunakan balapan melawan Gerald bahkan mereka memang sangat sering sekali pergi berdua saja karena kedekatan kedua nya memang begitu erat sekali
"Mau makan dulu sebelum balik markas ?". Tanya Edrick menawarkan kepada sahabat nya
"Bungkus saja sekalian juga untuk anak-anak juga ". kata Max tidak enak juga jika hanya dia saja yang di belikan oleh Edrick sementara yang lain nya tidak maka Dari itu dia pun memilih untuk membeli dan bungkus saja agar bisa makan bersama dengan yang lain nya di markas karena kebersamaan bagi max sangat penting dan lagi dia tidak ingin jika nanti Geng akan pecah jika ada yang tahu dia hanya makan berdua saja dengan Edrick di tempat mewah pula
Sama hal nya dengan Laras yang tadi memasak kini Senja pun juga sudah selesai memasak bahkan dia kini sudah menyiapkan semua nya agar sahabat dan Tante nya bisa makan siang bersama
"Loh sudah selesai kenapa tidak bilang kan Tante bisa bantuin ". kata Marta
"Tante kan masih tidak enak badan jadi tidak masalah kok senja memasak sendiri lagian sudah selesai juga jadi ayo makan bersama ". Kata Senja
"Yang lain nya mana ?". tanya Marta karena terlihat ruang tamu sepi sekali tidak ada tanda-tanda mereka ada di rumah
"Seperti nya di luar Tante tadi mereka bilang ingin mengecek juga desain tempat yang cocok untuk bilyard nanti ". kata Senja
"Tante lupa siapa mereka bahkan jika mereka ingin melakukan sesuatu yang lain nya pun juga bisa ". Kata Senja
"Ya sudah sana panggil mereka suruh masuk dulu untuk makan nanti kurus lagi jika tidak makan ". Kata Marta
"Senja panggil dulu ya Tante mereka ". kata Senja
Dia berjalan keluar untuk memanggil para sahabat nya dan benar saja mereka sedang berdiskusi untuk memilih di bangun seperti apa tempat tongkrongan mereka nantinya
"Makan dulu masakannya sudah matang ". Kata Senja
"Cepat sekali Nja masak nya , gak gosong kan ". kata Alex
__ADS_1
"Ya enggak lah jangan mengejek deh karena waktu itu gue lagi banyak pikiran maka nya makanan nya gosong ". kata Senja
Dia tidak melihat Elang bersama dengan mereka saat ini membuat Senja heran karena Elang tidak gabung dengan yang lain nya
"Elang mana kok gak ada tapi motor nya ada ". Kata Senja
"Masih tidur dia di kamar Lo ". Kata Leon
"Hah sejak tadi masih tidur, apa dia sudah gila masih tidur terus kenapa juga tidak kalian bangunkan ". Kata Senja
"Mana mungkin kita berani masuk kamar Lo bisa mati kita ketika keluar dari sana ". kata Hans
Mereka masuk mengikuti Senja dan kini senja pun pergi ke kamar nya untuk membangun kan sang raja karena makanannya juga sudah siap jika terlalu lama nanti malah dingin jadi dia pun akan membangun kan Elang
"Lang bangun ayo makan ". kata Senja namun Elang masih dia Saja membuat senja pun memukuli nya dengan guling
"Apa sih sayang masih ngantuk ". Kata Elang
"Sayang sayang ngigau Lo ya . ayo bangun makan dulu setelah itu Lo pulang tidur di rumah Lo ". kata Senja
Dan seperti tadi Elang sama sekali tidak perduli dia masih Saja tidur dengan pulas nya membuat Senja pun melakukan langkah akhir yang selalu dia gunakan yaitu menjambak rambut Elang dan hal itu sangat berhasil sekali membangun kan sang raja udara saat ini
"Sakit Senja kenapa selalu saja sadis sih sama gue gak kasihan apa Lo sama gue ". kata Elang
"Makan jangan banyak bicara lagi". Kata Senja sambil menyeret Elang sekarang ini karena dia sudah tidak bisa lagi menunggu Elang yang memang sangat lama sekali dan susah untuk di bangunkan juga
Mereka yang melihat Elang di tarik oleh senja hanya bisa tertawa saja karena tidak akan ada yang berani melakukan nya selain senja dan mereka lun menikmati saja momen seperti ini karena sangat jarang sekali momen seperti ini terjadi dan Alex pun mengabadikan nya
"Awas saja jika kalian mengunggah video nya ". Kata Senja
__ADS_1
"Mana mungkin juga gue lakukan itu mati gue sama Elang ". Kata Hans
"Ayo makan sekarang ". Ajak Marta dan mereka pun mengangguk kan kepala nya . Kini semua makan bersama dengan rusuh nya Karena masih saja berebut makanan padahal makanan nya sangat banyak tapi masih saja rebutan