Senja Dan Kisahnya

Senja Dan Kisahnya
BAB 15


__ADS_3

Suasana di sekolah akan terlihat sangat tenang sekali jika Elang tidak membuat masalah dan duduk dengan tenang saja sekarang bahkan semua akan berjalan dengan baik jika memang Elang bisa diam dan bersikap biasa saja


"Lang coba selesaikan soal ini ". Kata Bu Lala


Hanya Bu Lala yang berani meminta Elang untuk melakukan nya dan Elang pun tanpa banyak protes menurut saja . Elang dan para sahabat nya bukan lah tipe orang yang tidak bisa dia sangat cerdas sekali bahkan kecerdasan dia juga di atas rata-rata semua murid di sekolah itu hanya saja dia tidak terlalu suka belajar dan jika dia mengerjakan soal itu pun jika dia ingin saja dia menjawab nya jika tidak ya tentu saja dia biarkan saja kosong tanpa jawaban


"Kamu itu pintar Lang tapi kenapa malas sekali ". komentar Bu Lala


"Sudah kan Bu jadi saya boleh pergi dari kelas ". Kata Elang


"jam pelajaran belum habis kenapa kamu ingin pergi dari kelas sebaik nya tetep di kelas duduk manis saja ". Kata Bu Lala


"Yakin Bu mau menahan Elang ". Kata Hans


Sebenarnya Bu Lala juga ragu namun dia mencoba nya siapa tahu Elang akan duduk dengan tertib di kelas tapi nyatanya itu salah dia kini malah mengganggu teman nya yang sedang belajar


"Lang cukup kamu boleh keluar ". Kata Bu Lala


"Nah gitu dong Bu dari tadi ". kata Leon


Mereka berlima pergi dari kelas menuju markas dan tak lupa juga Elang memberi tahu senja jika dia ada di markas agar dia tidak mencari nya ketika pulang sekolah


"Ah belajar memang sangat membosankan sekali bahkan gue sama sekali tidak tertarik untuk pergi ke sekolah ". Kata Alex


"Jika tidak tertarik maka pergi saja ke perusahaan bokap Lo dan bekerja saja di sana bukan nya di sana banyak cewek cantik nya jadi Lo bisa bebas Gonta ganti pasangan ". kata Hans


"Kalau itu Leon bukan gue ". kata Alex


"Gue tidak seperti itu jika sudah menemukan yang cocok ". Kata Leon


"Lo mana pernah cocok sama cewek sejak dulu juga Gonta ganti Mulu ". Kata Hans


"Ya mau bagaimana lagi Mereka semua tidak asik kalau mereka seperti senja ya gue mah betah ". Kata Leon


Tatapan tajam Elang pun kini mulai terlihat dengan jelas bahkan terasa suasana tidak mendukung terjadi di sana


"Apa Lo bilang coba katakan lagi ?". Tanya Elang


Leon menyengir saja dia lupa jika ada Elang bersama dengan mereka saat ini "Gue hanya bercanda Lang jangan menatap seperti itu ". kata Leon


"Dia memang sudah bosan hidup Lang ". Kata Hans


"Gue ingat kan sekali lagi jika kalian ada yang mencoba menggoda Senja maka gue tidak akan sungkan menghajar kalian hingga kalian tidak terlihat lagi di bumi ini ". kata Elang


Dia sangat serius sekali dengan apa yang di ucapkan nya tadi bahkan dia masih menatap tajam ke arah Leon juga saat ini


"Iya bro iya kita dapat mengingat hal itu dengan baik ". Kata Leon


Salah bicara membuat kini Leon seperti sedang di tatap oleh Elang yang siap menerkam mangsa nya dia hanya bisa memaksakan senyum saja karena Elang seperti nya dalam mood kurang baik juga setelah mendengar apa yang dia katakan tadi tentang Senja


"Maka nya jaga bicara Lo apalagi tentang senja ". Kata Alex


"Sudah Lex kenapa masih di ingatkan lagi kan tadi gue juga sudah bilang hanya bercanda saja ". Kata Leon


"Hal seperti itu jangan di buat bercanda tidak baik apalagi jika ada yang mendengar bisa saja mereka mengadu domba kita dengan Elang ". Kata Nathan


Di antara mereka semua memang rata-rata nyaman dengan senja sebab dia adalah cewek yang sangat simpel sekali tidak terlalu banyak menuntut dan tidak suka aneh-aneh juga bahkan mereka juga suka dengan keceriaan senja jadi bukan tidak mungkin jika mereka bisa menyukai senja hanya saja ada Elang yang akan menghajar mereka jika dia tahu ada yang mendekati Senja


"Tapi Lang jika senja suka salah satu dari kita bagaimana , selain elo ya ". kata Hans


"Kenapa selain gue ?". tanya Elang


"Yah kan kalian sudah sahabat sejak lama jadi seperti nya tidak mungkin juga jika kalian saling menyukai satu sama lain apalagi Lo juga banyak yang mendekati bukan mungkin ada yang membuat Lo tertarik seperti Rani ". Kata Hans

__ADS_1


"Jika memang senja suka dengan kalian ya gue akan melarang kecuali dengan Nathan karena gue tahu bagaimana dia di banding kan dengan yang lain nya dia memang lebih baik ". kata Elang


"Gue juga baik kali Lang ". Kata Leon


Dia memang suka sekali jika di tatap Elang dan mungkin juga dia ingin di terkam oleh Elang saat ini juga apalagi Leon selalu saja memancing nya dengan membicarakan soal senja


"Lo player jadi senja tidak akan bahagia bersama dengan Lo malah dia akan sakit hati jika gue biarkan lelaki seperti elo mendekati nya ". kata Elang


"Jahat sekali Lo Lang sama sahabat sendiri pun masih saja pilih kasih ". kata Leon


"Sudah lah Leon apa Lo secinta itu dengan senja hingga masih berusaha dengan keras untuk mendapatkan nya ". Kata Alex


"Gue hanya bicara apa ada nya dan kalimat mana juga yang menandakan gue cinta sama senja tidak ada bukan jadi jangan membuat Elang kembali salah paham dengan gue bisa mati di cincang gue sama Elang nanti nya ". Kata Leon yang merasa jika sahabat nya sangat senang sekali jika dia mendapat kan amukan Elang


"Kalian ya memang benar-benar gak bisa apa buat gue tenang dan fokus belajar ". Bentak Senja membuat mereka semua menoleh ke arah senja saat ini


"Ngapain ke sini ?". tanya Hans


"Seharusnya gue yang tanya apa kelas pindah ke sini hingga kalian berada di sini di jam pelajaran ". Kata senja sambil melipat kedua tangannya di dada dia . Senja kini terlihat seperti seorang ibu yang sedang mengomeli para anak lelaki nya yang sedang bolos pelajaran


"Kita tadi sudah belajar Nja jadi ya sekarang bersantai di sini ". Kata Alex


"Enak banget ya mentang-mentang kalian cerdas sekali jadi bisa Se enak nya saja meninggalkan kelas di jam pelajaran ". kata Senja


Dia kesal sekali kenapa mereka masih saja se enak nya meksipun Senja tahu jika mereka memang sangat cerdas bahkan tanpa belajar pun mereka bisa menjadi yang utama tapi sayang nya Mereka ini suka sekali se enek nya sendiri membuat guru di sekolah kewalahan jika menghadapi mereka berlima dan Al hasil Senja yang bisa di bilang sebagai pawang Mereka pun akan turun tangan membuat mereka kembali mematuhi aturan sekolah yang telah ada


"Kita sudah belajar dan tadi guru nya pun membolehkan kita pergi jadi ya sudah ". Kata Alex


"Memang nya jika di larang apa kalian akan tetap tinggal tentu tidak bukan ". Kata Senja


"Kita kembali ke kelas sekarang ". Kata Elang sambil mengacak rambut senja


"Ih Lang malas gue Lo selalu saja begini jadi jelek kan gue nya ". Kata Senja


"Lepas gak jangan sok mesra deh nanti malah banyak yang salah paham ". Kata Senja


"Itu pemikiran mereka saja yang dangkal jadi jangan perduli tapi jika ada yang menyakiti Lo ucapan mereka katakan saja pada gue nanti gue yang beresin ". Kata Elang


"Gak ada yang melakukan hal itu bahkan gue sangat adem sekali selama bersekolah di sini ". kata Senja


Mereka berjalan bersama menuju kelas Elang dan senja pun masih saja mengomeli mereka bahkan senja pun berjalan sambil menatap mereka tidak fokus ke depan


Dug Aku


"Tuh kan Lo sih kenapa ngomel Mulu jadi kepentok kan ". Kata Leon


"Gak usah ketawa gak lucu sekali .Dasar bodoh ". kata Senja


Elang pun mengelus senja agar dia tidak kesakitan lagi


"Maka nya lihat depan jangan Meleng Mulu ". Kata Elang


"Permisi Bu Lala ". Sapa Senja dengan senyuman


"Eh senja kenapa kamu ke sini apa ada perlu dengan ibu ?". Tanya Bu Lala


"Senja hanya ingin mengantar kan mereka saja Bu karena sekarang kan masih jam pelajaran jadi harus nya mereka belajar tidak malah bersantai tidak jelas ". kata Senja


"Ibu memang membolehkan mereka pergi tadi jadi tidak masalah juga karena tugas mereka juga sudah selesai di lakukan ". Kata Bu Lala


Bu Lala tidak ingin jika mereka masuk dan akan mengganggu proses pembelajaran seperti tadi jadi dia pun tidak masalah jika mereka tidak masuk kelas nya


"Kalian tidak ingin masuk kelas ?". tanya senja menatap satu persatu mereka semua

__ADS_1


"Masuk ". Kata Elang lalu berjalan kembali menuju tempat duduk mereka di ikuti para sahabat nya juga


"ingat jangan membuat keributan belajar dengan rajin anak-anak ku sayang ". kata senja dengan tatapan tajam nya


"Baiklah mama kami akan belajar dengan giat di sini ". Kata mereka bersamaan


"Bu saya permisi dulu ". Kata Senja


"Iya terima kasih banyak senja ". Kata Bu Lala


Senja kini kembali pergi ke kelas nya dan dalam perjalanan menuju kelas dia tidak sengaja bertabrakan dengan Edrick


"Heh jelek kenapa Lo kalau jalan suka sekali menabrak apa itu memang hobi Lo ". Kata Edrick


"Apa sih kan Lo yang nabrak kenapa malah menyalahkan gue sih kak . " kata Senja


"Sudah jelas Lo yang Meleng tadi . masih jam pelajaran malah keluyuran Lo ya ". Kata Edrick


"Suka-suka gue , awas gue mau lewat ". kata senja


Beberapa langkah senja berjalan namun dia pun kini berhenti mendadak membuat Edrick pun hampir saja menabrak nya namun Untung saja dia bisa mengatur badan nya hingga tidak sampai menabrak senja tadi


"Seperti nya benar ya jika tidak ada kak Elang mana mungkin senja bisa sekolah di sini ". kata salah satu murid di sana


"Ya itu memang benar sekali bahkan dia berasal dari kalangan bawah jika Tanpa bantuan kak Elang mungkin saja dia tidak di sini karena dia juga tidak sepintar itu ". Kata salah satu nya


"Dia pintar merayu hingga kak Elang pun termakan rayuan nya hingga dia membantu senja bisa sekolah di sini ". Kata nya


Edrick yang juga mendengar hal itu pun menutup telinga senja agar dia tidak lagi Mendengar kan ucapan mereka lagi dan Edrick pun juga membawa senja pergi sekarang Dari sana agar suasana hati nya tidak kacau setelah mendengar obrolan mereka tadi


"Penilaian orang tidak terlalu penting jadi jangan per dulikan mereka ". Kata Edrick mencoba menenangkan senja


"Itu sudah biasa gue mendengar nya kak jadi tenang saja tidak akan gue perduli juga karena memang benar bukan jika tanpa Elang gue juga tidak akan bisa sekolah di sini jadi ya sudah kenapa harus gue marah dengan ucapan mereka sebab itu adalah fakta nya ". kata senja tersenyum menatap Edrick membuat Edrick pun kini menarik dia dalam pelukan nya membuat senja ingin memberontak namun tidak bisa


"Gue tidak berpikir hal itu bahkan gue tahu jika Lo itu cerdas sekali jadi mereka itu salah menilai Lo sebab mereka hanya melihat saja tanpa tahu bagaimana Lo yang sebenarnya ". kata Edrick


"Kak lepas deh gak enak sekali jika seperti ini ". Kata senja dan Edrick pun kini melepaskan pelukannya dari senja


"Lo hebat dan gue mengakui nya ". kata Edrick


"Dih sejak kapan Lo baik sama gue bukan nya kita seperti tom and Jerry ya jika bertemu ". Kata senja


"Sekali kali kita berdamai boleh kali tidak perlu terus bermusuhan juga ". Kata Edrick


"Siapa juga yang menganggap Lo musuh mungkin Lo saja yang menganggap gue musuh Lo gue sih enggak ". Kata Senja


Edrick mencubit pipi senja lalu dia pergi meninggalkan senja


"Lo memang lain dari yang lain senja pantas saja Elang dekat sekali dengan elo karena Lo memang beda sekali ". Batin Edrick


Kini senja hanya duduk sendiri saja dia tidak terlalu perduli dengan ucapan mereka tadi karena dia tahu memang semua pasti juga berpikir seperti itu tentang dia karena dia memang sangat dekat sekali dengan Elang dan selalu bersama dengan nya bukan jadi hal itu pun sudah lama juga dia dengar dan sekarang dia kembali mendengar nya itu pun sudah biasa tidak kaget lagi senja Dengan ucapan mereka yang seperti itu yang selalu menilai dia buruk sekali


"Hem terserah kalian saja lah yang penting gue tidak merugikan kalian semua ". Kata senja yang kini sudah kembali pergi ke kelas nya dengan wajah biasa saja seperti tidak mendengar apapun juga


"Dari mana Lo kok lama sekali ?". Tanya Mira


"Dari kelas Elang tadi ". kata Senja


"Kenapa ke sana apa kak Elang membuat masalah lagi ?". tanya Mira


"Dia kabur di jam pelajaran. Mereka itu memang benar-benar membuat gue kesal sekali ". kata Senja


"Lo memang pawang mereka bahkan mereka pun selalu saja menurut dengan ucapan Lo ". Kata Mira

__ADS_1


Senja kesal jika mereka seperti itu karena senja juga tidak ingin jika mereka terus saja tidak hormat kepada para guru di sekolah apalagi Elang dia yang paling parah di antara mereka berlima


__ADS_2