
Nathan tahu jika Senja tidak mengatakan semua nya mungkin dia sengaja melakukan nya agar Elang tidak membuat masalah karena dia tapi meskipun dia tidak mengatakan nya tapi Elang tentu tidak akan melepaskan siapapun yang sudah berani mengganggu senja bahkan para sahabat nya saja termasuk diri nya juga agak segan jika bercanda dengan Senja dan itu semua karena leader mereka Elang yang tidak suka candaan mereka jadi mereka pun juga tidak berani melakukan nya saat ini
"Lo gak tahu kan tadi di sekolah Elang bagaimana ketika dia mendapat kan kabar Lo di tarik paska oleh Ben ". Kata Hans
"Maksud kalian dia berantem lagi di sekolah ?". Tanya senja
"Menurut Lo bagaimana ". Kata Leon
"Kenapa kalian tidak mencegah nya sih ". Kata Senja dengan nada tinggi membuat Elang pun kaget di buat nya
"Lo ya sakit masih saja marah-marah kan tadi sudah gue bilang duduk saja yang manis ". Kata Elang
"Lo kenapa sih Lang suka sekali buat gue pusing ". Kata Senja
"Buat Lo pusing maksud Lo bagiamana, gue menyiapkan makanan buat Lo kenapa malah Lo menuduh jika gue membuat Lo sakit ". kata Elang heran dengan ucapan Senja
"Lo tadi pasti menghajar kak Ben kan dan itu membuat gue pusing saat ini Lang karena ulah Lo itu nanti gue juga akan kena imbas nya ". Kata Senja
"Jika Lo dapat hukuman atas apa yang gue lakukan maka gue akan bakar sekolah itu langsung ". Kata Elang
"Huh dasar psikopat bodoh ". Kata Senja sambil menoyir kepala Elang kesal sekali dia dengan Elang
"Ini itu buat mikir senja jadi jangan main pukul sembarangan ". Kata Elang
"Lagian jika mau bertindak itu pakai otak cerdas Lo ini jangan hanya pakai otot saja bodoh ". Kata Senja
hanya senja saja yang berani sekali mengatakan jika Elang bodoh dan memang hanya dia saja yang jika menghina tidak akan mendapatkan amukan dari Elang lain hal jika sahabat nya yang lain yang melakukan itu pasti dia akan sangat marah sekali kepada mereka bahkan bisa langsung baku hantam saat itu juga
"Sudah ayo makan saja nanti keburu dingin gak enak ". Kata Elang
"Tumben tuh otak bener biasanya kan hestek ". Kata senja
"Sialan Lo ya suka sekali membully gue untung gue sayang sama Lo jadi gue tidak akan menghajar Lo ". Kata Elang
"Sayang sayang pala Lo peang ". Kata Senja
"Tante belum pulang ?". Tanya Leon
"Yah belum lah ini masih jam berapa ". jawab Senja
"Sudah makan dulu jangan banyak bicara nanti Lo tersedak terus mati gue kan yang repot ". kata Elang
"Mana pernah gue merepotkan Elo yang ads Lo yang suka bikin gue repot ". Kata Senja
"Hanya minta makan doang Nja tidak merepotkan kali ". Kata Elang
"Dan itu setiap hari apa Lo pikir rumah gue ini warung makan apa ". Kata senja
"Kalian berdua ya kenapa selalu saja ribut sih dan akur nya hanya sebentar saja ". Kata Alex
"Maklumi saja itulah kita tom and Jerry ". Kata senja
"Nanti malam nongkrong yuk Nja sudah lama juga Lo gak ikut ". Kata Hans
"Lihat nanti saja ya karena gue sibuk sekali bantu Tante buat kue dan beberapa makanan lain nya juga ". Kata Senja
" Mending buka toko sendiri dari pada terus di titipkan ". Kata Leon
"Ya ini juga masih ngumpulin modal kan buka warung juga butuh modal kali ". Kata Senja
"Lo lupa jika punya sahabat seperti gue kenapa harus menunggu langsung saja buka dan gue akan bantu Lo ". Kata Elang
"Gue tahu kali jika kalian banyak uang apalagi gue juga tahu banget kalian pasti mau lah bantu Gue tapi sampai kapan coba gue harus terus bergantung kepada kalian terutama elo Lang, jika terus begitu gue nya merasa jika tidak akan bisa melakukan apapun jika kalian tidak membantu dan itu buruk sekali bagi gue ". Kata Senja
"Gue dan Elo berteman sudah sangat lama dan memang nya apa yang salah jika kita saling membantu senja bahkan menurut gue itu sangat wajar sekali". Kata Elang
__ADS_1
"Menurut Lo kan tapi tidak menurut gue. gue tidak mau jika harus terus bergantung kepada elo Lang dan kepada yang lain nya juga karena gue tahu tidak mungkin bukan jika kita akan terus bersama pasti akan ada saat nya nanti kita akan hidup dengan jalan masing-masing ". Kata Senja
"Tidak ada kata seperti itu bahkan jika gue memiliki kekasih sekalipun Lo akan tetap bersama dengan gue dan gue pun akan selalu ada untuk Lo ". kata Elang
"Itu hal yang tidak mungkin Lang". Kata senja
"Kenapa tidak mungkin". kata Elang
"Ya karena nanti Lo pasti akan sibuk dengan kekasih Lo dan gue pun juga tidak mau jika dia salah paham dengan pertemanan kita nanti nya ". Kata senja
brak dengan keras Elang memukul meja dia merasa senja terlalu banyak alasan dan kenapa juga dia bisa bicara seperti itu
"Lo terlalu banyak menduga bahkan belum tentu itu benar tapi Lo masih saja menduga. kapan gue tidak ada untuk Lo bahkan selama ini gue selalu membantu Lo bukan dan gue pun selalu mengutamakan Lo jadi bagian mana yang terlihat jika gue meninggalkan Lo ". Kata Elang emosi
"Bukan itu maksud gue Lang , gue hanya berkata jika nanti kita memiliki pasangan masing-masing pasti tidak akan bisa sedekat ini ". Kata Senja
"Lo terlalu banyak alasan dan terlalu banyak menerka juga . Gue heran sekali kenapa Lo bisa berpikir seperti itu padahal Lo sendiri tahu siapa gue dan bagaimana gue tapi bisa-bisa nya Lo berkata seperti itu , gila Lo ". kata Elang lalu pergi meninggalkan Senja begitu saja
"Lo kenapa bicara seperti itu sih jadi marah kan dia ". kata Leon
"Makan saja Nja kita pergi dulu untuk mengejar Elang dia hanya emosi sesaat saja jadi Lo tenang saja tidak akan hubungan kalian rusak hanya karena hal seperti ini saja ". Kata Nathan
Mereka pun memilih untuk tidak melanjutkan makan nya dan mereka kini memilih pergi untuk mengejar Elang bahkan kini senja hanya diam saja di tempat dia juga merasa mungkin sudah sangat keterlaluan tadi kepada Elang tapi apa yang dia katakan dia anggap benar karena tidak mungkin juga jika mereka terus bersama apalagi jika sudah memiliki kekasih. Bagi senja dia memang merasa sangat beruntung bisa memiliki mereka sebagai sahabat nya karena mereka juga tidak memandang senja yang sangat berbeda dari mereka dari segi materi Namun mereka tetap bisa menerima diri nya bahkan mereka pun suka sekali membantu Senja juga dalam banyak hal termasuk bersekolah di sana juga atas bantuan Elang
"Lo kenapa sangat emosional sekali sih Lang, senja juga tidak ada niatan buruk Lang dia hanya mengatakan apa yang ingin dia katakan saja kenapa Lo se emosi itu sih ". Kata Nathan
"Gue tidak ingin membahas nya untuk saat ini jadi jangan membuat mood gue semakin rusak ". Kata Elang
"Ok lah bung dari pada hanya diam saja di markas mending kita ke kafe saja cari suasana agar asik juga ". Kata Leon
Mereka kembali naik ke motor nya dan kini pun pergi menuju kafe tempat di mana biasa nya mereka nongkrong bareng dan kali ini kembali Senja tidak ikut bersama dengan mereka biasanya dia akan ikut dan akan di bonceng oleh Elang tapi karena pertengkaran tadi membuat Elang tidak ingin mengajak senja
sesampainya di sana mereka pun duduk di tempat biasanya. terlihat sekali tempat itu sangat rame pengunjung karena kafe itu memang sangat cocok sekali untuk bersantai bersama teman atau keluarga
"Sudah lah Lang rileks saja jangan memasang wajah menyeramkan seperti itu lihat lah mereka semua takut dengan Lo ". Kata Alex
"Gue pergi ke toilet dulu ". Kata Elang
Mereka hanya mengangguk kan kepala nya saja dan kini mereka sibuk dengan topik pembahasan yang lain nya
"Apa sih lepas gak kan tadi aku sudah minta maaf bahkan yang menabrak ku duluan pacar mu tadi ". kata Rani
"Lo salah masih saja berani ngelawan ". Kata sang cewek
"Kita tidak salah kan tadi memang Lo yang jalan tidak lihat-lihat hingga menabrak teman gue ". Kata Dewi
"Kurang ajar sekali Lo berani menyalahkan gue padahal teman Lo yang jalan tidak pakai mata ". Kata nya
"Apa yang kalian lakukan di sini ?". Tanya Elang dengan tatapan tajam nya
Kekasih dari cewek yang marah kepada Rani tadi pun tahu siapa Elang dan dia tidak ingin berurusan dengan Elang jadi dia mengajak kekasih nya untuk pergi apalagi tatapan Elang sudah siap menerkam bisa bahaya jika salah bicara sedikit saja kepada nya
"Awas ya kalian urusan kita belum selesai ". Kata sang cewek lalu pergi bersama kekasih nya
"Terima kasih kak sudah menolong kami ". Kata Rani
Elang tidak menjawab dia malah pergi begitu saja tanpa sepatah kata pun yang keluar dari bibir nya
"kenapa ya Kita selalu saja bertemu dengan kak Elang seolah dunia ini sangat sempit sekali ". Kata Dewi
"Entahlah aku juga tidak mengerti tapi ya sudah lah karena kak Elang juga kan mereka pergi tidak lagi mengganggu kita . ya sudah ayo kembali saja ke meja ". Ajak Rani
Kedua nya pun kini segera pergi menuju meja lagi setelah selesai dari toilet tadi
"Cantik boleh gabung kan kita di sini ". Kata seorang lelaki yang tengah berdiri dan hendak duduk bersama dengan kedua sahabat nya
__ADS_1
"Maaf tapi masih banyak kan kursi yang kosong jadi sebaik nya kalian cari tempat lain saja ". Kata Rani dengan lembut nya
"Tapi kami ingin di sini bersama dengan kalian karena kami ingin berkenalan juga dengan mu cantik ". Kata nya lagi
"Eh yang sopan ya kenapa malah pegang-pegang ". Kata Dewi kesal
Brak
Elang memukul meja membuat semua pengunjung menatap nya "Lo pergi sendiri atau gue tendang pergi dari sini ". Kata Elang
Mereka pun pergi dan kini Elang bersama dengan sahabat nya duduk gabung bersama Rani dan juga Dewi
"Kalian tidak apa-apa ?". tanya Hans
"Tidak apa kak terima kasih banyak ". Kata Rani
"Ya sama-sama. kalian hanya berdua saja ?". Tanya Hans
"Iya hanya berdua kak ". jawab Rani
"Ran cantik banget sudah punya pacar belum ?". Tanya Leon
"Ya kan si playboy mulai deh aksi nya , jangan kemakan rayuan dia bisa bahaya Lo nanti ". Kata Alex
"Lo jatuhin gue banget ya Lex gak bisa apa lihat sahabat nya senang sebentar saja ". Kata Leon
"Lagi pula Rani juga pasti sudah tahu kali kalau si singa ini playboy bahkan hampir semua siswi di sekolah pernah menjadi kekasih nya ". Kata Hans
"Bohong sekali kalian , jangan percaya dengan gosip yang tidak benar ada nya Rani ". Kata Leon
Rani hanya tersenyum saja sementara itu Elang sejak tadi hanya diam sambil memegang ponsel nya saat ini
"Oh ya kalian pesan saja biar aku traktir hari ini sebagai tanda terima kasih karena tadi sudah menolong ". Kata Rani
"Pantang bagi kami di traktir cewek jadi biar kami saja yang membayar nya kalian boleh pesan apapun ". Kata Hans
Di rumah nya senja kini sibuk membuat makanan yang akan di jual bahkan dalam keadaan kurang baik pun dia masih melakukan nya
"Assalamualaikum senja Tante pulang ". Kata Tante Marta
"Wa'alaikumsalam senja di dapur Tante ". Kata Senja
Marta pun menaruh tas nya dulu serta berganti pakaian kemudian dia menghampiri senja yang terlihat sangat sibuk sekali di dapur
"Makanan dari mana senja ini kok banyak sekali ?". Tanya Marta
"Tadi Elang dan para sahabat nya datang ke sini Tan dan semua itu makanan Elang yang membeli nya ". jawab Senja
"Kenapa tidak di habiskan makanan nya jika mereka datang malah masih banyak ". Kata Marta
"Kata nya buat Tante saja agar Tante sehat dan bergizi juga ". Kata senja
"Ya Allah kenapa dengan muka kamu ?". tanya Marta kaget dengan melihat luka memerah di wajah senja
Senja menyunggingkan senyum nya kepada sang Tante sebelum menjawab pertanyaan dia tadi
"Biasa Tan jatuh kepentok tadi karena senja sangat ceroboh tadi ". kata senja
"Kamu ini kebiasaan sekali sih tidak pernah hati-hati. sudah di obati belum itu luka nya ?". tanya Marta
"Sudah dong ". Kata Senja
"Ya sudah istirahat saja sana biar semua ini Tante yang menyelesaikan nya ". Kata Marta
"Tidak apa Tante ini tanggung juga kok dan lagi senja sudah mengobati nya jadi sudah tidak sakit lagi ". Kata senja
__ADS_1
"Kamu ini memang sangat bandel sekali tidak bisa di beri tahu ya sudah kalau begitu ayo kerja sama agar cepat selesai dan kita bisa beristirahat nanti nya ". Kata Marta
Dia dan Senja kini bekerja sama untuk membuat makanan dan beberapa kue yang akan di jual bahkan kedua terkuat sangat senang dan menikmati nya juga tanpa terlihat rasa lelah pada diri kedua nya apalagi Marta juga baru pulang kerja dan dia langsung membantu senja di dapur