
Senja sangat heran sekali kenapa juga saat ini Edrick mulai baik kepada nya bahkan tidak ada adu mulut lagi bahkan dia juga mau membantu nya kemarin di luar dugaan sekali bagi senja
"Lo kenapa menemui dia mau cari masalah dengan Elang ". Kata Max
"Gue hanya melihat dia saja apa masih sakit karena ulah Reno kemarin ". kata Edrick
"Perduli sekali Lo sama dia ". Kata Max
"Hanya pemikiran Lo saja menurut gue juga biasa saja ". Kata Edrick
"Biasanya jika kalian bertemu akan adu mulut tapi kali ini tidak bukan jadi gue heran saja kenapa Lo terlalu baik sama dia ". Kata Max
"Tidak ada gue baik sama si jutek hanya ingin lihat dia saja tadi ketika gue tahu dia di UKS ". kata Edrick
Max hanya bisa menggelengkan kepala nya saja dia heran dengan sikap sahabat nya ini seperti bukan Edrick yang biasanya
"Elang sudah tahu jika dia sakit pasti dia akan mencari tahu penyebab nya bukan ". Kata Max
"Itulah kenapa gue tidak pernah menyerah fisik dia karena akan mudah di selidiki oleh Elang ". kata Edrick
"Jika seperti itu Reno dalam bahaya saat ini ". Kata Max
"Tenang saja jika dia terlalu gegabah maka akan bisa di tebak oleh Elang dengan baik tapi jika kita tenang tentu nya dia tidak curiga kepada kita ". Kata Edrick
Bruk
Elang menabrak bahu Edrick dan itu dia lakukan dengan sengaja
"Lo kalau jalan Kenapa suka nabrak apa gak punya Mata ". Kata Max
"Jangan coba-coba mendekati senja atau Lo akan berurusan dengan gue ". Kata Elang dengan sorot mata yang sangat tajam dan dia pun terlihat tampak sangat tidak suka sekali dengan Edrick saat ini
Elang baru tahu ketika senja terjatuh kemarin yang menolong nya adalah Edrick jadi dia pun sangat marah saat ini, kenapa harus Edrick musuh dia kenapa tidak dia saja yang membantu senja ketika dia dalam masalah
"Lo hanya sahabat nya bukan jadi kenapa Lo suka mengatur dia . Apa yang Lo lakukan tentu saja pasti membuat dia sangat tertekan sekali Tanpa Lo tahu ". Kata Edrick
"Jangan sok tahu Lo ". Kata Elang
"Ya gue hanya menebak saja karena dengan Lo yang suka dekat dengan dia membuat dia pun menjadi jomblo akut seperti tidak laku saja atau mungkin dia memang tidak ada yang menyukai karena dia terlalu buruk ". kata Edrick
"Jaga bicara Lo ". Kata Elang langsung meninju wajah Edrick dan belum sempat Edrick menghindar dia sudah kena oleh pukulan Elang
__ADS_1
"Lo gak apa-apa Rick ?". Tanya Max
"Gila Lo kenapa main pukul padahal tidak sejak tadi Lo yang mancing kita ". Kata Max
Keributan kini kembali terjadi dan ini pun Karena informasi yang baru di terima oleh Elang tadi dari Tante Marta bahwa Edrick kemarin membantu senja
Keributan membuat beberapa kelas yang dekat dengan mereka pun kini jadi gaduh bahkan guru pun menatap mereka yang tengah berkelahi
"Elang ". teriak Senja yang kini berjalan dengan wajah emosi nya karena lagi dan lagi Elang membuat onar
"Kenapa malah ke sini sudah gue bilang bukan jika Lo harus beristirahat ". kata Elang
"Lo yang buat gue gak bisa istirahat dengan tenang karena keributan kalian bertiga". Kata Senja
"Dia yang memulai bahkan dia memukul terlebih dahulu ". Kata Max
Elang terdiam karena tatapan senja yang kesal kepada diri nya dan belum lagi kini mereka berempat menjadi pusat perhatian semua murid yang mendengar kegaduhan ini
"Ayo lanjutkan kalau begitu gue juga ingin tahu bagaimana kalian saling tonjok ". Kata senja sambil melipat kedua tangannya di dada sangking kesal nya dia dengan mereka yang suka sekali membuat Masalah di sekolah
"Ayo kembali ke UKS ". kata Elang
"Gue mau melihat Lo adu jotos dengan dia sekarang juga jadi ayo lakukan jangan malah mengalihkan ". Kata Senja
"Sorry gue tadi kebawah emosi tidak akan gue ulangi lagi ". Kata Elang
"Bosan gue dengar nya , setiap kepergok ya begitu ucapan Lo tapi sama sekali tidak ada perubahan ". Kata Senja
"Gue janji kali ini tidak akan gue mengingkari nya ". Kata Elang sambil mengelus rambut senja
"Ayo pergi masuk kelas gue sudah baik-baik saja ". kata senja kini sudah menggandeng Elang untuk masuk kelas agar dia tidak ribut lagi bersama dengan Edrick
"Lihat lah dia ssbgst emosi sekali jika menyangkut senja , mungkin memang dia ada perasaan dengan senja tapi tetap tidak mau mengaku ". kata Max
"Ayo masuk kelas saja tidak usah perdulikan Elang ". Kata Edrick
Mereka kembali ke kelas sambil Edrick pun juga menyeka darah yang ada pada bibir nya . Dia tidak membalas Elang karena tidak ingin ribet jika harus berurusan dengan para guru di sekolah lebih enak jika nanti di luar sekolah baku hantam nya menurut Edrick
"Sana masuk ". Kata Senja
"Gue antar Lo ke kelas ". Kata Elang
__ADS_1
"Gak usah ayo cepat masuk sana ". kata senja kembali
Mau tidak mau Elang menurut karena jika tidak maka senja akan kesal lagi kepada nya
"Tunggu di kelas nanti jika istirahat gue akan ke kelas Lo ". Kata Elang
"Ya gue akan tunggu Lo sekarang masuk sana kasihan guru nya Lo terlalu nakal sekali ". Kata Senja
Elang masuk ke dalam dia pun tidak perduli dengan tatapan mereka semua dan setelah nya senja pun juga pergi ke kelas dia sendiri saat ini
"Lo gak apa-apa ?". Tanya Mira ketika Melihat senja sudah masuk kelas
"Gak apa-apa hanya saja Elang itu terlalu lebay sekali ". Kata Senja
"Hari ini tidak usah ke kafe dulu setelah sembuh saja baru bekerja ". kata Mira
"Gak bisa begitu dong kan gue di sana kerja jadi perlakuan gue sama saja seperti yang lain nya ". kata senja
"Lo mau jika kafe bokap gue hilang lenyap . justru Lo membuat banyak karyawan kehilangan pekerjaan nya ". kata Mira
"Lo di ancam Elang ?". tanya senja
"Tidak tapi gue antisipasi saja sebelum hal itu terjadi ". Kata Mira
"Ayolah mir gue baik-baik saja kok dan masih bisa berdiri dengan tegak itu tanda nya gue bisa bekerja hari ini ". kata Senja
"Gue gak mau ambil resiko senja jadi tolong lah ngertiin gue ". Kata Mira
Mira tahu bagaimana Elang jadi dia pun harus melakukan pencegahan sebelum Elang membuat kekacauan agar kafe itu tetap ada tidak di ganggu oleh Elang tentu nya
Senja sangat kesal malah bertambah kesal saja dengan Elang karena memang banyak yang tidak bisa dekat dengan dia karena dia dekat dengan Elang dan juga beberapa hal menjadi tidak berjalan dengan baik karena mereka pun takut dengan Elang tentu nya
Tidak terasa kini jam istirahat pun sudah tiba terlihat juga Santi dan Nina menghampiri senja dan juga Mira
"Gak ke kantin kalian berdua ?". tanya Santi
"Gue nanti saja nyusul nunggu Elang dulu dia tadi bilang akan ke sini ". Kata Senja
"Lo nunggu Elang ya sudah gue tinggal ke kantin duluan kalau begitu ". Kata Mira
"Ya pergi saja Lo ". Kata senja yang kini masih duduk santai menunggu sang sahabat datang menemui diri nya karena dia sendiri yang mengatakan jika akan menemui senja jadi senja harus menunggu agar Elang tidak ribut lagi seperti tadi lagi yang akan membuat nya kesusahan sebab dia akan di marahi oleh guru jika Elang membuat keributan lagi di sekolah karena mereka yakin jika keributan yang Elang buat itu penyebab nya adalah senja jadi ya pasti senja yang akan di salahkan jika Elang baku hantam dengan murid lain nya di sekolah sesuai dengan ucapan kepala sekolah sebelum nya kepada senja namun sang pelaku pemukulan tidak mengetahui hal itu
__ADS_1