Si Cuek Milik Si Tampan

Si Cuek Milik Si Tampan
hari pernikahan


__ADS_3

"Udh pokonya Minggu depan kita harus datang ke pernikahan tari dan memberikan hadiah yang spesial di hari pernikahan nya"😈


"Oke"jawab mereka kompak


hari hari berlalu tari dan Ali sudah membagikan undangan pernikahan nya kepada teman teman nya serta keluarga Ali dan tari sudah mempersiapkan semuanya


***HARI PERNIKAHAN TIBA"


"Maa syaa Allah kakak tari cantik banget"melihat tari yang menggunakan gaun gamis berwarna putih di lengkapi dengan jilbab syar'i yang berwarna putih sehingga membuat penampilan nya tambah elegan


"Apakah kau meledek ku?"mencubit pipi adiknya


"Aduh sakit"mengelus pipinya yang sudah memerah


"Siapa juga yang meledek kakak, aku serius kakak hari ini cantik banget"


"Jadi maksud mu hari hari biasanya aku jelek? Begitu?"


"Iya hahahha" tertawa meledek


"Kakak hari ini akan menikah, kakak harap kamu kedepan bisa jaga dirimu baik baik ya" mencium kepala adik nya


"Iya kak, kakak tenang aja aku kan udah dewasa, jadi kakak gak usa kawatir berlebihan tentang ku"tersenyum


"Kenapa aku punya firasat buruk tentang adik ku ini? Ehh gak gak aku gak boleh berpikiran buruk tentang adik ku"berbicara dalam hati sambil menatap wajah adik nya


"Hari ini adalah hari terakhir mu di sini" papa tari yang tiba tiba muncul


"Apa maksud papa?" Tanya tari yang heran


"Papa gak bisa jagain kamu lagi, papa harap kamu jaga diri baik baik ya, kalo suami kamu bersikap kasar kepada mu, kamu bisa pulang kesini lagi!! Kamu ngerti" cemas yang berlebihan


"Iya pah"


"Yaudah kalo gitu ayah ke bawah dulu takut nya calon suami kamu udh nunggu, nanti kalo udh sah baru kamu keluar dan temuin suami kamu oke" megancungkan jari jempol nya kepada tari(👍)

__ADS_1


"Oke pah"


***DI RUANGAN LAIN***


"Ali kamu udah siap belum? Bentar lagi acaranya di mulai" teriak ayah dari luar kamar


"Iya yah Ali udah siap" berlari menuju ayah dan ibu nya


Ayah dan ibu Ali terkejut melihat anak nya yang menggunakan kemeja berwarna putih,jas dan celana dasar berwarna hitam


"Anak ku ganteng banget" memeluk Ali


"Ibu Ali malu ni" wajahnya memerah


"Anak kita, sayang"


"Iya iya"


"Yaudah Li ayo kita ke bawah takut acaranya udh mau mulai"


Mereka turun bersama sama, tak lama kemudian acara akad pun di mulai


"Saya nikah kan dan kawin kan kau dengan anak saya yang bernama mentari Arsya zulfiyana binti Heriyanto dengan Ali dermawan bin Herman dermawan dengan seperangkat alat sholat di bayar tunai" kata kata suci itu keluar dari mulut papa tari


"Saya terima nikah dan kawin nya mentari Arsya zulfiyana binti Heriyanto dengan Ali dermawan bin Herman dermawan di bayar tunaiiii" jawab Ali dengan lantang


"Bagai mana para saksi? Sah?"


"Sah" para saksi menjawab kompak


"Alhamdulillah"


"Ma tolong bawa tari ke bawah" pinta papa tari


"Baik pa"

__ADS_1


Mama tari berjalan ke kamar tari untuk menyuruh tari keluar dari kamar nya


"Tari ijab kabul udh selesai kamu bisa keluar untuk menemui suami mu sekarang" mama yang memangil tari dari luar kamar


"Baik ma"tari yang keluar kamar dengan cantik dan elegan


Tari berjalan menuju suaminya yang di iringi oleh mama tari di belakang nya, ketika turun semua orang terkejut melihat tari yang begitu cantik dan elegan (karena tari orangnya gak suka berdandan jadi kalo di hiasin sangat cantik) tari langsung duduk di dekat ali


"Hari ini kau sangat cantik tari" bicara dalam hati sambil melihat dan menatap tari


"Ali silakan pasangan kan cincin ini ke jari tari dan begitu juga sebaliknya" pinta penghulu yang ada di hadapan mereka


"Baik pak"


Ali memasangkan cincin ke jari tari, tari yang melihat dan merasakan tangan nya di pegang oleh laki laki kini tubuh nya pun mulai gemetar dan di tambah dia memasangkan cincin ke jari ali, tari begitu gugup dan gerogi karena ini pertama kalinya iya menyentuh tangan laki laki dengan sengaja begitu juga dengan ali, tak selang beberapa lama penghulu menyuruh pengantin


Perempuan mencium telapak tangan pengantin laki laki


"Apakah aku harus mencium telapak tangan nya?" Tari yang bertanya dalam hati sambil menahan seluruh tubuh nya supaya tidak terlalu gerogi dan gemeteran


"Sepertinya tubuh tari gemeteran, apakah dia tidak enak badan?" Tanya Ali di dalam hati yang melihat tubuh tari gemeteran


Tari pun langsung saja mencium telapak tangan Ali dan kini penghulunya meminta pengantin laki laki nya mencium kening pengantin wanita, tari benar benar gemetar, setelah Ali mencium kening tari, tiba tiba tari jatuh pingsan karena terlalu gerogi dan gemeteran


"Tari .... " Teriak Ali


"Cepat bawa dia kekamar" pinta ayah Ali dan papa tari


"Baik"


Ali menggendong tari dan langsung membawa nya kekamar di susul dengan ibu Ali dan mama tari, Ali yang begitu cemas melihat keadaan tari


"Udah li gak usa cemas tari cuman pingsan kok mungkin dia terlalu gerogi" mama tari yang berusaha menenangkan Ali


"Emmm ... Iya ma"

__ADS_1


__ADS_2